[FF] Autumn In Hampshire -C.2- [Pre-END]

Annyeong Adaya Back dengan AIH

 177

Setelah NOY yang buat saya vomit karena ngarang sambil geliyengan, saya mau deh ya bahagia dengan menyiksa reader #loh? #dor? 🙂

Saya balik dengan ujung lain dari FF saya, satu – satu akhirnya terselesaikan juga. #Sigh

Dari semua FF yang menurut saya paling asik dan gak bebeani nulisnya adalah AIH :), Karena ini konsep awalnya emang chick and witty FF , kalau NOY bisa bangt bikin saya gila 😀 –> tapi itu sudah berlalu #Tabur bunga.

Udah yah sekarang nikmatin aja yang ringan dan lumayan menghibur, Pre- ENDING AUTUMN IN HAMPSHIRE .

()– HAPPY READING –()

9

Title               : Autumn In Hampshire

Author          : Adaya Muminah Aljabar ( oe09@live.com )

Main Cast    : Choi Sooyoung–> hemself (23 thn ) , Choi Siwon–> himself (31 thn)

Other Cast   : Max Changmin — >   himself (27 thn) , Yunho — > Choi Yunho (32 thn ) , Sooyoung Brother, Im Yoona (23 thn) 

Type              : Chapter

Genre            : Romance, Friendship, Family , Happy Ending 

Rating          : PG- 17 ( All reader who Open mind )

  Disclaimer : This story inspired from Just Like Haven Novel by Julia Quinn ,  It Happened One Autumns Novel by Lisa Kleypas, Leoharted by Diana Palmer,  The Viscount Who Loved Me Novel by Julia Quinn , The Vampire Diaries Season 3 Delena Moment, Goodbye by Miley C, Long Vocation J-Drama, Aski Memmnu Turkey Telenovela. Hope you like it guys. Not for to copy and Please don’t be plagiator!

Chapter – C. 2- [Pre-END]

Life is short. Break the rules. Forgive quickly. Kiss slowly. Love truly. Laugh uncontrollably. And never regret anything that made you smile.

– J.A. Redmerski, The Edge of Never 

******************

Author POV-

Siwon bergerak mendekati Sooyoung, mengurung wanita itu di bawah tubuhnya. Tangannya menyentuh pundak Sooyoung dan menekannya lembut di sana. Kelebatan marah di matanya terlihat mencair dan menghangat saat tubuh mereka bersentuhan. Siwon mengerang frustasi saat kulit telanjanganya menyentuh katun lembut pakaian Sooyoung. Siwon bisa merasakan dada mungil Sooyoung di bawah tubuhnya.

Napas Sooyoung tercekat saat dia memandang dua mata yang selalu memancakan rasa jail dan menggoda itu menggelap. Tatapan Siwon menyiratkan segalanya, hasrat dan keinginan yang dipendamnya untuk Sooyoung. Ada detak aneh menjalari hati Sooyoung saat melihat mata hitam itu bersungguh-sungguh, rasa takut dan getaran ingin tahu yang menggelitik perutnya. Dia penasaran dengan kelanjutan kedekatan mereka, disatu sisi Sooyoung merasa takut bahwa Siwon akan melemahkan hatinya. Lagi.

” Apa…yang akan kau lakukan?” bisik Sooyoung terbata saat jemari Siwon menyentuh ujung rambut ikalnya. Sooyoung terpejam nikmat saat Siwon menghembuskan napasnya di sela lehernya. ” Hen..tikan.” Tolak Sooyoung setengah hati.

Bibir Sooyoung kering. Pikiranya membeku saat Siwon kembali membunuh jarak diantara mereka. Sooyoung bukan tak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya. Bagaimanapun, umurnya sudah hampir seperempat abad. Walau pengalamanya tentang lelaki begitu sedikit, Sooyoung tahu, Siwon akan menciumnya. Sooyoung tak mau memungkirinya, berada di dekapan Siwon saat ini terasa begitu menyenangkan. Walau ada ego yang menahanya untuk bersikap waras, tapi harapan untuk berdekatan dengan lelaki itu mengalahkan segalanya.

Sooyoung dapat merasakan lelaki itu tersenyum di kulit lehernya saat mendengar rintihan penolakan Sooyoung yang diwarnai hasrat kasar. ” Jika kau cukup belajar dari lelaki itu, kau tak akan menanyakan perbuatanku saat ini, Soo,” Kata Siwon setelah mengangkat kepalanya kembali, dia meraih kepala Sooyoung untuk melihat ke matanya. ” Bukankah dia mengajarkanmu segalanya? Jadi tidak masalah bagiku untuk menilai seberapa ahli dirimu saat ini?” ujar Siwon kasar sebelum menyatukan bibir mereka.

Siwon menyentuhkan bibirnya dalam rayuan lembut. Sooyoung bisa merasakan seiring desakan hasrat mereka saling mengadu, tangan Siwon meluncur turun dari pinggang ke pinggulnya. Bibir Sooyoung terbuka semakin lebar seiring dengan sentuhan itu. Siwon menggerakkan jemarinya menaiki tulang punggung Sooyoung dan mengusap pelan dibalik balutan piyama katunya. Sooyoung bisa mendengar geram frustasi Siwon karena tak mampu menyentuh kulit di balik katun itu.

Sooyoung tersikap perlahan saat Siwon menggigit bibir atasnya di sela giginya. Lidah lelaki itu menyusup ke dalam mulut Sooyoung dan mulai mencari-cari kehangatan disana. Perpaduan gerakan sensual tubuh Siwon, gelitikan jemari, dan kehangatan bibirnya membuyarkan pertahanan Sooyoung seutuhnya. Dengan mengikuti dorongan dalam hatinya, Sooyoung melengkungkan punggungnya mendekati Siwon. Tangannya mulai menjarah punggung Siwon dengan jemari dan kukunya. Dia menginginkan lebih saat salah satu tangan Siwon menyusup ke balik piyamanya. Dia bisa merasakan tangan lembut itu menangkup dadanya menyeluruh.

Sooyoung merintih ringan saat Siwon membuka pengait branya dan mulai menggoda puncak dadanya. ” Ya Tuhan….” Sooyoung mengerang tertahan. Erangan itu membuat Siwon membeku. Jika apa yang dikatakan Sooyoung benar, gadis itu tak akan mendesah penuh kepuasan hanya karena sentuhan kecil di dadanya. Wanita yang cukup belajar, tak akan pernah melakukan rintihan polos dan penuh rasa ingin tahu itu.

Siwon mengangkat kepalanya dan mencari-cari dalam mata Sooyoung yang terkejut saat Siwon menghentikan sentuhannya. “Mengajarkan segalanya? Apa kau yakin lelaki itu mengajarkanmu segalanya? Jika kau tidak berbohong, Soo. Aku yakin lelaki itu bukan guru yang baik.”

Sooyoung mengerjap-ngerjapkan matanya bingung, mencoba mencerna perkataan Siwon. Lelaki itu? Changmin. Sooyoung mendorong tubuh Siwon menjauh darinya. Dia baru ingat kalau saat ini dia sedang berpura-pura menjadi tunangan sahabatnya. Ya Tuhan, apa yang merasuki Sooyoung. Siwon pasti berpikir Sooyoung gadis murahan. Bagaimana dia bisa membalas ciuman Siwon saat tunanganya tinggal di rumah yang sama dengannya.

” Jika aku jadi Changmin, aku tak akan membiarkan kekasihku bisa menikmati ciuman dari lelaki lain, Soo. Tak akan!” Siwon mendecak lidahnya mengejek. Dia melirik ke arah Sooyoung yang terbaring gamang di bawahnya. Siwon senang mengetahui fakta itu, Changmin tak benar-benar mengambil hati Sooyoung. Kesempatan untuk mendapatkan gadis itu masih terbuka lebar di depan matanya. Perlahan, sangat perlahan Siwon kembali membunuh jarak diantara mereka. Lelaki itu mengangkat dagu Sooyoung dengan ujung jemarinya. “Segalanya, huh? Kau menikmati ciumanku, bukankah begitu, lass? Aku kasihan sekali dengan tunanganmu itu. Dia tak mampu menjaga hatimu untuk tetap bersamanya hingga kau mengerang dalam ciumanku, ” Ejek Siwon seraya tersenyum penuh kemenangan.” Aku harap Changmin mampu memberimu lebih, atau kau bisa lari kegirangan setiap ada lelaki yang menawarkan kehangatan padamu. ” Tambah Siwon yang kemudian langsung disesalinya.

Mata Sooyoung membelalak karena rasa nyeri di dadanya. Ucapan Siwon terasa menusuk jantungnya. Dia secara tak langsung telah menyamakan Sooyoung dengan wanita murahan. Sooyoung tak berteriak atau membalas hinaan yang dilontarkan dengan nada mengejek itu. Siwon pasti menikmati posisinya saat ini, dan berteriak tak akan membantu memulihkan perasaan hancur yang merasuki hati Sooyoung. Siwon tak pernah berubah. Siwon selalu merasa segalanya adalah penaklukan, pembuktian jika Sooyoung miliknya. Siwon tak pernah memikirkan, penyerahan diri Sooyoung yang dilakukan secara gegabah, semata-mata karena rasa rindu yang ditahannya selama ini.

Sooyoung menatap tepat di mata Siwon. Jemarinya mengelus rahang lelaki itu perlahan. ” Aku ingin sekali menamparmu saat ini, ” Gumam Sooyoung dengan nada sendu yang membuat hati Siwon perih. Dia tahu ucapan terakhirnya sangat melukai Sooyoung, lebih dari itu, dia menghina gairah murni diantara mereka. ” Kau tak pernah berubah, Oppa.” Lanjut Sooyoung dengan penuh makna.

Sooyoung menjauhkan tubuh Siwon, sebelum berdiri membenahi piyamanya yang berantakan. Dia berbalik ke arah Siwon yang masih menatapnya kebingungan. ” Kau tahu, Changmin adalah lelaki yang menghormati kekasihnya. Dia tak akan mencoba membuktikan apa-apa padaku. Dia tak membutuhkan ciuman menggebu untuk membuatku jatuh cinta padanya, karena satu hal yang patut kau ketahui. Dia mengajarkan padaku bahwa kehidupan pasangan di luar tempat tidur lebih menarik….”

” Tapi kau membalas ciumanku, Soo,” Sahut Siwon dengan nada cemburu. “Dengan bergairah.” Tambah Siwon sekali lagi merasakan kemenangan pada pihaknya.

Sooyoung mencoba menelan gumpalan yang mencekat tenggorokannya sebelum menjawab Siwon dengan penuh harga diri. ” Tetap saja, pada akhirnya, Changmin yang akan kunikahi. ” Jawab Sooyoung dengan nada sengit.

Sooyoung melirik Siwon yang terlihat murka di atas tempat tidur. ” Kuharap kau bisa tidur nyenyak malam ini, Oppa. Selamat malam. “Ujar Sooyoung sebelum menarik pintu terbuka dan membantingnya dengan keras.

“Sial.” Geram Siwon penuh rasa frustasi. Seharusnya dia tak perlu menuruti kenjengkelanya karena mengetahui kebohongan Sooyoung. Dia seharusnya tahu sejak awal. Sooyoung terbata melihat ketelanjanganya, Sooyoung terbata saat menjawab pertannyaannya. Dia pasti ingin melindungi harga diri tunangannya. Dia seharusnya mengambil kesempatan itu untuk menyatakan cintanya, bukan malah memperkeruh suasana. Siwon merasa akal sehat sudah menjauhinya sejak pengumuman pertunangan itu.

*********************

Sooyoung masih menggenggam kenop pintu kamar Siwon saat air matanya jatuh di pipi. Sooyoung mencengkram dadanya yang sesak dengan sebelah tangannya. Dia ingin mengutuk gairah dan rasa rindu yang ditujukan pada Siwon. Dia mengutuk rasa cinta dan sikap lemah yang membuat pertahanan dirinya hancur saat bibir Siwon menyentuh bibirnya. Dia ingin marah pada jiwanya yang hanya bisa terluka. Seharusnya dia menampar lelaki itu, dia sudah mengejek Sooyoung yang kurang berpengalaman dengan lelaki, tapi dia melecutkan perkataan pedas yang menyamakan Sooyoung dengan gadis murahan.

Sooyoung merasa menyesali penantiannya empat tahun ini. Penantian kosong yang ditujukan pada orang yang hanya mampu cemburu dan berburuk sangka. Siwon tak pernah berubah, tapi dia memiliki satu tambahan sifat dalam dirinya. Kemuraman. Dia bukan lagi lelaki yang mengajarkan dansa tanpa musik atau menciumnya lembut di meja makan.

Sooyoung tahu, dia sudah berbohong pada Siwon. Changmin tak akan pernah menjadi suaminya, hubungan mereka hanya kepura-puraan untuk menjaga harga diri Sooyoung. Tapi dia membutuhkan tameng untuk mempertahankan harga dirinya. Sooyoung merasa hal itu tak masalah, Siwon akan segera kembali ke Korea saat pesta pernikahan Yunho usai. Sooyoung tak perlu menemui Siwon lagi. Dan kebohongannya akan terlupakan seketika.

Sooyoung tak menyadari mata yang memandangnya di ujung tangga. Mata itu terlihat penuh tanya dan rasa ingin tahu yang mengancam. Pemilik mata itu menunggu, menunggu hingga Sooyoung melangkahkan kakinya yang  lemas menuju kamarnya sendiri.

*******************

Yoona dikenal dengan sikap tak sabarannya, dia akan menerjang apapun yang menghalanginya, termasuk pintu kamar Siwon.

BRAK!

“Sial, apa lagi kali ini!” geram Siwon saat melihat Yoona berdiri di ambang pintu kamarnya dengan wajah cemberut. Siwon baru akan menjernihkan otaknya dengan membaca saat Yoona menerjang pintunya seperti angin topan.

Siwon membalas tatapan tajam Yoona dengan kerut tak setuju. ” Kalau kau ingin bertengkar, kurasa kau salah kamar, Yong,” Jawab Siwon lirih. ” Kalau kau belum tahu, kamar Yunho ada di samping kamarku. Dua kamar di sebelah kamarku tepatnya.” Lanjut Siwon tak acuh sebelum kembali menekuni majalah yang dibacanya.

“Kau idiot. Otak udang.” Maki Yoona dengan suara murka. “Aku mendengarnya dari Yunho. Kau ingin melamarnya, tapi kelakuan bodohmu malah membuat Sooyoung menjauh.”

Siwon melirik Yoona dengan tatapan mematikan. ” Kalau suasana hatimu sedang buruk, sebaiknya kau bilang dari tadi. Karena aku sedang tak ada hasrat untuk bertengkar.”

“Dia menangis.” Kata Yoona tak senang. Dia tak senang melihat sahabatnya tersiksa. Dia sudah cukup tahu penderitaan Sooyoung saat menanti kabar Siwon, tapi kali ini, seharusnya kebahagiaan yang ada di hatinya, bukan tangisan lain. Yoona tahu Sooyoung dan Changmin hanya berpura-pura, dia tahu sama seperti Yunho. Tapi kenapa orang yang seharusnya lebih tahu perasaan Sooyoung malah tak mampu membaca ke dalam hati wanita itu. Yunho dan Yoona sudah sepakat untuk tidak memberitahu Siwon demi menjaga ego Sooyoung. Siwon harus menemukan jawabannya sendiri, tapi Yoona ragu jika cara Siwon seperti ini, dua orang yang dikasihinya itu akan berakhir bersama. ” Ceritakan apa yang terjadi?” paksa Yoona dengan nada tak sabar.

” Kalau kau ingin tahu kenapa kau tak bertanya padanya. ” Geram Siwon seraya menjaga ekspresinya  untuk tetap tenang, alih-alih memperlihatkan keterkejutannya karena Yoona memaparkan kepedihan Sooyoung.

“Karena dia menangis, idiot. Dia meraung seperti orang gila di kamarnya. Aku tahu kau yang membuatnya menangis. Tak ada orang lain disini yang mampu membuatnya menangis kecuali kau.”

” Terimakasih pujiannya, aku sungguh tersanjung.” Ejek Siwon.

Sesaat, hanya sesaat, Yoona bisa melihat kelebatan pedih di mata lelaki itu. Tapi detik berikutnya, mata itu kembali menunjukkan sirat acuh yang menyakitkan hati.

Yoona berusaha menekan hasratnya untuk membunuh Siwon. ” Kau selalu membuatnya menangis. Aku heran, jika kau ingin menjadikannya istrimu, kenapa kau tak berusaha membuatnya bahagia. Apa tak cukup bagimu membuatnya menunggu begitu lama?”

” Ini caraku mencintai , Yong.” Sahut Siwon kasar. Dia membanting majalahnya dengan frustasi. Sial. Dia sudah cukup frustasi dengan Sooyoung, dia frustasi karena pertunangan gadis yang dicintainya itu dengan lelaki lain. Dia frustasi karena cincin yang akan digunakan untuk melamar Sooyoung masih tergeletak lemah di kotaknya, dia frustasi, dan dia tak membutuhkan kemarahan Yoona untuk menambah rasa pening di kepalanya.

” Oh yah? Dengan menyiksanya dalam ketidakpastian selama 4 tahun? Dengan cara menertawakan cintanya? Ayolah, Oppa. Kau bukan lagi remaja yang patut mempermainkan dan menertawakan cinta Sooyoung.”

” Sooyoung tahu aku mencintainya.”

“Ya, dia tahu kau mencintainya, tapi apa itu cukup? Kau bayi besar terbodoh yang pernah aku temui. Kau memainkan sakiti dan cintai secara bersamaan. Seandainya kau tahu bagaimana ekspresi Sooyoung setiap membuka kotak suratnya, seandainya kau tahu selama empat tahun lalu dia selalu memaku dirinya di depan telepon. Kenangan itu menyiksanya, tapi tak sekalipun kau menepati janjimu. Dia menunggu, dan aku rasa waktu 4 tahun sudah cukup untuk membunuh perasaan apapun diantara kalian. Dan setelah apa yang kau lakukan kau meminta dia tetap menerimamu, mencintaimu? Kau pasti idiot, Choi Siwon.”

” Hentikan Yoona, aku tak mau bertengkar dengan calon istri sahabatku.”

” Oh yah, dan aku tak mau berdebat dengan orang idiot yang ingin aku tendang bokongnya karena menyakiti sahabatku. Pergi saja kau ke neraka, Choi Siwon.” Teriak Yoona sebelum membanting pintu dengan keras.

“Demi Tuhan, ada apa dengan para wanita hari ini.”

Siwon melihat pintu yang masih bergetar karena bantingan Yoona. Dia mengumpat dengan keras, sebelum membanting kotak cincin yang ada di nakasnya. Semuanya sia-sia, segalanya berantakan.

**********************

Esok harinya, Sooyoung mengurung dirinya di kamar, melewatkan jamuan minum teh, dan makan malamnya. Sooyoung meminta maaf dalam hati pada Eommanya, dia tak ingin membuat Eommanya khawatir, tapi dia ingin sendiri.

Tiga jam yang lalu Yoona membawa nampa berisi kudapan dan sepoci teh ke kamarnya, tapi Sooyoung tak merasa haus maupun lapar. Dia hanya ingin menenangkan diri. Sooyoung melihat ke arah jendelanya yang mulai menyiratkan cahaya rembulan ke kamarnya yang gelap. Entah kenapa suasana di kamarnya juga tak membantunya untuk meredakan sakit hatinya. Lantunan lagu dari radio tuanya membuat Sooyoung kembali meledak dalam tangisan. Dia tahu dia seperti anak kecil yang tak berhasil mendapat boneka yang diinginkannya, tapi Miley Cyrus tak membantunya dengan melantunkan lagu yang membuat hatinya tersayat.

I can honestly say you’ve been on my mind
Since I woke up today, up today
I look at your photograph all the time
These memories come back to life
And I don’t mind

I remember when we kissed
I still feel it on my lips
The time that you danced with me
With no music playing

I woke up this morning and played are song
And throwing my tears, I sang along
I picked up the phone and then put it down
‘Cause I know I’m wasting my time
And I don’t mind

But I remember those simple things
I remember ’til I cry
But the one thing I wish I’d forget
The memory I wanna forget
Is goodbye

Kelebatan ingatan Siwon di hatinya memenuhi pikiran Sooyoung. Semua tentang lagu itu menggugah kembali kenangan terdalam di hati Sooyoung. Ciuman kecil yang begitu manis, kehangatan yang tak pernah dilupakannya selama ini. Sooyoung hanya berlindung dalam dinding pertahanan yang dibangunnya, dia mencoba melupakan, tapi tetap, ingatan dansa kecil yang tak romantis itu, dansa tak romantis tapi begitu berkesan di hatinya. Ingatan penantianya juga menelusup, membuyarkan kenangan manis di pikirannya. Membayangkan mengangkat telepon dan menekan nomor Siwon, hanya untuk mendengar mesin penjawab yang menjawabnya. Dia menyia-nyiakan waktunya selama ini. Pikiran perpisahan terakhir mereka, rengkuhan, dan janji Siwon untuk kembali. Segalanya, Sooyoung hampir membenci segalanya, jika dia bisa.

Kau bodoh Choi Siwon, kau bodoh. Kau tak pernah berubah, dan kau tak pantas untuk mendapat cintaku.

************************

Changmin mengetuk pintu Sooyoung perlahan. Setelah mendapat informasi dari Yoona yang terlihat begitu marah, Changmin yakin ada sesuatu yang terjadi diantara Sooyoung dan Siwon, hingga keduanya menolak untuk menghadiri makan malam. Changmin memasuki kamar gelap itu dan mendapati Sooyoung menangis memeluk tubuhnya sendiri. Wanita itu terlihat begitu berantakan dan kacau. Lagu sendu yang melantunkan kasih dan perpisahan membuat suasana kamar itu semakin muram. Changmin tersenyum iba, dia ingin menghibur Sooyoung, tapi tak tahan untuk tak tersenyum. Dengan langkah tegas Changmin meraih tombol di radio antik itu, memutar perlahan tombol volume, untuk menngecilkan suara yang menyayat hati itu. Dia tak ingin Sooyoung mengikuti pola lama, bersedih dan mendengarkan lagi lagu yang mengundang kepedihan.

“Hai,” Sapa Changmin seraya menempatkan dirinya di samping Sooyoung. ” Kau tahu kenapa orang cenderung suka dengan lagu sedih?” tanya Changmin seraya merengkuh Sooyoung bersahabat.

Sooyoung menggeleng lirih. Changmin tersenyum sabar. ” Karena itu tidak nyata, lass,” Kata Changmi seraya menjentikkan jarinya di dahi Sooyoung. ” Kau tahu apa yang harus kau lakukan saat ini? Bangun, keluar dari kamar, dan membuktikan bahwa kenyataan lebih indah dibanding mimpi. Kau tak boleh memberi musuhmu kepuasan dengan menyerah.”

” Aku hanya ingin bersantai sejenak Changmin. Aku lelah, sungguh.”

Changmin terkekeh perlahan seraya menyibakkan rambut ikal yang menjuntai di wajah Sooyoung. ” Waktu istirahat sudah habis, lass. Saatnya menghadapi dunia. Kau mau menceritakan apa yang terjadi padaku?”

Sooyoung menunduk malu. Changmin bisa meraba dalam hati, sesuatu yang mengakibatkan wanita menunduk malu sekaligus menangis, adalah masalah intim yang tak bisa diceritakan. ” Apa dia menciummu?”

Sooyoung terhenyak sebentar. ” Lebih dari itu. Lebih..” Sooyoung berdehem kecil. “Sedikit.”

Senyum Changmin kembali terkembang. ” Baik. Apa kau membalasnya?”

” Kau tak sopan. Bagaimana kau bisa menanyakan hal seperti itu padaku?”

” Jadi jawabanya adalah iya. Aku mengerti.”

Sooyoung tak menyadari air matanya berhenti. ” Oh hentikan, kau menggangu saat merenungku.”

” Merenung? Tapi di mataku in lebih terlihat seperti emosi dramatis dari wanita yang patah hati.”

Sooyoung mencoba menahan tawanya, tapi tak berhasil. ” Bagaimana kau melakukannya, kau selalu membuatku tertawa pada akhirnya.”

“Karena aku mengerti hatimu, Soo. Kau saja yang tak menyadarinya.” Ujar Changmin dengan nada misterius. Changmin tersenyum saat tatapan Sooyoung menelisik ke matanya dengan penuh tanda tanya. Aku sudah tak sabar memainkan perananku secara utuh, Soo. Tapi ini belum saatnya, aku akan menunggu sebentar lagi. Hingga saat itu tiba…..

**************

Saat itu tiba, tak lama setelah hari itu…….

Siwon duduk di mejanya dengan wajah tertekuk murung. Dia tak mendengar pidato dari sebagian tetuah dari keluarga Choi saat malam penyambutan tamu, resmi dibuka. Beda dengan hari pertama, kali ini ada ratusan tamu yang mengisi bangku-bangku yang ditata melingkar dengan meja besar di tengahnya. Pesta perdesaan yang begitu khas terasa dari antusiasme para tamu yang mulai melangkah ke lantai dansa diiringi musik country yang membuat semua tamu menari dengan kebahagiaan.

Siwon bisa melihat kebahagiaan di wajah Yoona yang sedang menari di bawah taburan bunga ivy. Sesuai tradisi di Inggris, bunga ivy melambangkan kebahagiaan abadi bagi pasangan yang menikah. Siwon terpaksa harus menekan emosinya saat melihat sahabatnya turut menabur bunga ke tubuh calon istrinya, bersama dua gadis cilik bermata biru. Siwon tersenyum tipis saat paman Yunho memberi Yunho sepatu berkuda yang dihiasi pita untuk digantung di depan pintu rumahnya, tradisi lain dari adat pernikahan Inggris. Siwon cukup menikmati irisan kue pengantin yang terbuat dari buah cherry kering, kismis, kacang almond, dan selai marzipan, sampai Sooyoung keluar dari pintu garasi yang sengaja dibuka untuk keperluan dapur. Gadis itu begitu cantik malam ini, dia tak mengenakan gaun mewah seperti yang dipakai kebanyakan gadis disini, tapi Sooyoung selalu terlihat menonjol diantara kerumunan gadis dengan rambut berwarna pucat.

Sooyoung mengenakan gaun dari bahan linen lembut dan sedikit transparan di bagian lengannya yang dijahit bersama brokat halus berwarna hitam. Gaun Sooyoung memiliki garis pinggang yang tinggi dan pinggiran gaun yang dihiasi bulu imitasi halus. Gaun itu terlihat pas di tubuh rampingnya. Potongan dadanya yang berbentuk V menonjolkan dada indah Sooyoung yang dilapisi oleh korset hitam dengan benang perak mengintari ujungnya. Sooyoung begitu cantik dan bersinar saat rambutnya tergerai indah merangkul tubuhnya, bandana kecil berwarna gelap menghias rambutnya yang terurai menggoda. Siwon ingin menyentuh gadis itu, membelai rambutnya, dan mencium bibir merahnya.

Siwon akan melangkah ke arah Sooyoung untuk membicarakan kebodohannya dimalam lalu, tapi Changmin tiba-tiba muncul dari balik tubuh Sooyoung. Lelaki itu jelas membuat perhatian Sooyoung teralih padanya. Siwon ingin mematahkan hidung Changmin saat Sooyoung tersenyum pada lelaki itu sebelum mengecup pipinya lembut. Sontak ingatan perkataan Sooyoung merasuki pikirannya. ” Tetap saja, pada akhirnya, Changmin yang akan kunikahi. “ Siwon secara tak sadar telah membuat salah satu wanita setengah baya di sampingnya berdiri ketakutan saat dia menggeram tanpa sadar.

Siwon menegakkan tubuhnya dan melupakan sisa kue yang masih separu utuh di hadapannya. Lelaki itu menderap seperti prajurit yang sedang menuju medan perang. Langkah Siwon terhenti saat dia kembali melihat kesempatan untuk menarik Sooyoung ke suatu tempat, dimana mereka bisa bicara tanpa gangguan siapapun, khususnya Changmin.

Sooyoung sedang meletakkan piring-piring cantik di samping kue yang berjajar di meja persegi panjang saat dia merasa sentakan yang membawanya menuju semak juniper. Sooyoung mencoba mengimbangi langkah tegas dari orang yang membawanya. Dia mengumpat lirih saat menyadari Siwon yang menariknya. ” Hentikan. ” Geram Sooyoung saat Siwon menarik Sooyoung lebih jauh menjauhi tempat pesta, hampir memasuki hutan yang ditutupi humus kuning.

Siwon menghentikan langkahnya hanya untuk memutar tubuh Sooyoung ke arahnya. Lelaki itu mendekap Sooyoung penuh rasa rindu. Dia bodoh kemarin, tapi tidak hari ini. Selama hampir seminggu, Sooyoung menghindari bertatap muka dengannya, memalingkan wajahnya setiap Siwon mencoba memandangnya. Wanita itu begitu marah, dan sepertinya tak ada tingkah Siwon yang dapat meredakan kemarahan wanita itu.

Siwon sudah menahan dorongan hati untuk tidak menarik Sooyoung di depan para tetuah saat jamuan makan malam dua hari sebelumnya, dia tak ingin menyakiti harga diri Sooyoung dengan menariknya di depan tunangannya sendiri. ” Maafkan aku.” Bisik Siwon lirih.

Sooyoung membeku di tempatnya. ” Tak ada yang perluh dimaafkan.” Jawan Sooyoung seraya menggeliat untuk melepaskan pelukan Siwon. ” Changmin mencariku, aku harus pergi.”

Mendengar nama ‘Changmin’ disebut, membuat amarah Siwon tersulut. ” Kita harus bicara, Soo.” Ujarnya dengan nada penuh peringatan.

Sooyoung merasa ketegangan di wajah Siwon, lelaki itu setengah mabuk, karena Sooyoung mencium bau Sherry dari mulutnya. ” Tak ada yang perlu dibicarakan.” Tegas Sooyoung seraya berbalik.

“Berhentilah merajuk, Soo.” Cegah Siwon yang mencengkram pergelangan tangan Sooyoung dengan erat. Lelaki itu mengurangi tekanan di tangan Sooyoung saat melihat Sooyoung mengernyit kesakitan. ” Dengarkan aku….”

Sooyoung mencoba mendang Siwon, tapi gagal, hal itu membuat Sooyoung kehilangan keseimbangannya dan terjatuh di dada Siwon. ” Lepaskan aku, Sial!” ronta Sooyoung, saat melihat senyum puas di bibir Siwon.

” Dengarkan aku.” Tegas Siwon dengan nada yang lebih mantab. ” Kita harus membicarakan kesalah pahaman yang terjadi diantara kita.”

Sooyoung berhenti meronta, sebagai gantinya dia menginjak kaki Siwon dengan keras. ” Dan kau, Choi Siwon, dengarkan aku! Tak ada yang perlu dibicarakan.” Maki Sooyoung seraya berbalik pergi.”

Sooyoung tak secepat harapannya, rengkuhan di pinggannya membuktikan segalanya. Jika perlawanan pertamannya membuat Siwon merasa lucu, perlawanan keduanya membuat laki-laki itu benar-benar kesal. ” Berhenti meronta, Gadis nakal.” Gumam Siwon parau. Perlawanan Sooyoung membuat wanita itu menempel padanya semakin erat, Siwon tak tahu lagi, dengan emosi dan pengaruh Sherry, membuat otaknya tak bekerja normal, dia hanya melihat satu cara untuk menenangkan Sooyoung, cara yang mungkin akan dibenci Sooyoung, tapi itu satu-satunya cara.

” Maafkan aku…..” Bisik Siwon sebelum menyatukan bibirnya ke bibir Sooyoung dengan lembut.

Sooyoung meronta di bibir Siwon, tapi lelaki itu mencengkram tubuhnya erat. Sooyoung berusaha memalingkan wajahnya, tapi bibir Siwon mengikutinya hingga Sooyoung merasa kelelahan. Sooyoung hampir menangis karena merasa terhina, tapi Siwon mengelusnya perlahan. Tangannya mengurangi tekanan saat merasakan isak tertahan Sooyoung. Ciuman lelaki itu melembut dan membuat Sooyoung tenang. Jika situasinya lain, Sooyoung pasti akan membalas ciuman itu dengan antusias. Tapi dia merasa keputusasaan dan rasa jengah merambat ke hatinya. Dia bergetar rindu tapi dia membenci Siwon. Dia selalu seperti itu, kembali saat Sooyoung sudah memutuskan untuk melupakannya.

” Maafkan aku, Soo.” Bisik Siwon lirih saat pangutan bibir mereka terlepas.

Siwon melihat bibir Sooyoung membengkak merah. Bibir wanita itu bergetar, ada setetes air mata muncul di ujung matanya. ” Aku membencimu.” Bisik Sooyoung lirih, kemudian menyerah saat Siwon kembali menyatukan bibir mereka. Sooyoung merasakan kelembutan itu dengan perasaan putus asa. Dia tak mampu membalik hatinya, dia ingin membenci, tapi dia malah mencintai bajingan bodoh itu. Jika saja Sooyoung mampu menghapus kenangan manis itu, jika saja Sooyoung lebih merasa sakit karena penantian itu.

Sooyoung mengalungkan lengannya di leher Siwon dengan lemah. Isakan tertahannya pecah menjadi tangisan kerinduan. Dia wanita bodoh. ” Aku tahu kau mencintaiku.” Geram Siwon dengan suara parau. ” Aku tahu kau akan menungguku, aku tahu kau akan selalu ada untukku. Kau tahu aku juga mencintaimu….”

Sooyoung membeku. Siwon merasakan respon Sooyoung yang mendadak menghilang. ” Ada apa?”

” Aku mencintaimu, dan bagimu tak masalah meninggalkanku? Kau tahu aku akan selalu menunggumu tapi kau tetap menyiksaku?” Jerit Sooyoung penuh amarah. ” Apa kau tahu penderitaanku selama empat tahun ini?”

Siwon tahu, topik itu masih ada diantara mereka. ” Aku minta maaf, Soo. Ada sesuatu yang sangat penting. Perusahaan…”

“Apa sulit bagimu menghubungiku, apa sulit bagimu membalas emailku?” sahut Sooyoung. Wanita itu menyentak pelukan Siwon, sebelum mundur dengan sorot terluka. ” Apa aku terlalu tak penting bagimu? Aku hanya minta satu menit, Oppa. Aku hanya ingin mendengar kabarmu. Aku hampir mati kesal karena kau mengacuhkanku. Apa sulit bagimu untuk mengerti? Empat tahun, Choi Siwon. Empat tahun.” Sooyoung membuang muka, dia tak ingin memperlihatkan kepedihannya di masa lalu.

“Tidak. Bukan masalah waktu. Penantian tetaplah penantian, penantian tetap menyakitkan. Sejam, sehari, setahun, atau empat tahun. Kau menyiksaku tiap detiknya. Dan kau sadar dengan semua itu?”

Siwon kehabisan kata. Dia ingin menjelaskan segalanya, tapi alasan itu mendadak terlihat begitu lemah. ” Maafkan aku, Soo.”

” Mencintaiku?” ulang Sooyoung dengan senyum terluka. ” Mencintaiku, kau bahkan tak mengatakan apapun saat itu. Aku hanya bisa menebak dengan akal tumpulku, apa dan bagaimana perasaanmu padaku. Aku lelah, Oppa. Aku sudah memaafkanmu, berkali kali selama ini. Tapi itu tak cukup….Miane.” Ujar Sooyoung sebelum berbalik pergi.

Siwon mematung di tempatnya. Cincin di sakunya kembali terlupakan. Dia tak pernah mendapat waktu untuk menyatakan keinginanya meminang Sooyoung. “Kau menghukumku. Aku tahu kau menghukumku Tuhan.”

Siwon akan berbalik saat dia melihat sosok gelap bersandar santai di pohon tak jauh darinya. Lelaki itu terkekeh perlahan saat keluar dari balik bayang-bayang pohon. Changmin berdiri di sana dengan wajah tenang tak terbaca. ” Pertunjukkan yang menarik.” Ujarnya dengan nada tenang.

Siwon menggeram lirih. ” Kau mengintip?”

” Aku melihat. ” Koreksi Changmin.

Siwon tersenyum mengejek saat menyadari amarah yang ditekan dalam suara Changmin. Jika lelaki itu berdiri cukup lama, dia pasti melihat segalanya. Pengakuan Sooyoung dan ciuman mereka. “Dan itu berbeda?,” ejek Siwon. ” Aku harap kau menikmati pertunjukkannya. “

” Sangat. Kecuali ciuman implusif yang menurutku tak perlu.”

Siwon terkekeh. ” Itu bukan pertama kali bagi kami, kalo kau belum tahu,” tantang Siwon mencoba untuk menunjukkan pengaruhnya terhadap Sooyoung. ” Maaf, aku juga mencuri kecupan darinya malam sebelumnya. Lain kali kau harus berhati-hati.”

Giliran Changmin yang tertawa renyah. Siwon seperti anak kecil yang takut kehilangan mainan kesayangannya. Lelaki itu jelas mencintai Sooyoung. Tapi dia harus belajar mengungkapkan perasaanya lebih sering lagi. Dia bahkan tak tahu wanita selalu marah karena hal kecil, bukan sebaliknya. ” Aku tahu. Aku tahu segalanya. Sooyoung tak pernah menyembunyikan apapun dariku. Aku tahu semua perkataanmu yang menyakiti hatinya, cerita kalian di masa lalu, dan rasa cintanya padamu.”

Siwon terkejut dengan pengakuan Changmin. Lelaki manapun akan merasa marah atau cemburu jika wanita yang dicintainya menceritakan segalanya tentang pria lain. ” Bagaimana kau bisa setenang itu, apa kau sinting?”

” Aku hanya mencoba untuk mengerti hatinya, Siwon. Aku tak ingin mengusainya dengan cintaku. Aku mengutamakan kebahagiaannya atas cintaku. Satu hal yang tak pernah kau lakukan.”

Siwon memberi tatapan membunuh pada Changmin. ” Kau terlalu lama berkutat dalam bisnis sehingga keluwesanmu dalam mencintainya menghilang.” Olok Changmin.

” Aku tak butuh pelajaran dari musuhku.” Sahut Siwon kasar.

” Oh, tapi kau perlu,” jawab Changmin tegas. “Cinta tak pernah menyuruh untuk menanti Siwon, dia mengambil kesempatan atau mempersilahkan. Karena kau sudah membuat Sooyoung menanti, dan tak mengambil kesempatan di depan matamu untuk mendapatkan hatinya kembali, maka aku pikir kau mempersilahkanku untuk memiliki dia seutuhnya. “

Siwon mengejang. Apa yang dikatakan Changmin menyentak hatinya. Dia membuang sia-sia kesempatannya untuk memiliki Sooyoung dengan dasar Sooyoung mengerti cintanya. Tapi yang sebenarnya, Siwon telah berbuat egois dengan menyuruh Sooyoung menantinya.

” Semata-mata karena aku mencintainya, untuk itu aku tak ingin berlaku egois padanya. Aku tak ingin memaksakan diriku sedangkan dia masih mengingatmu. Kau tahu? Aku hanya menunggu hingga saat yang tepat sampai aku menunjukkan taringku, mengingat kau sudah mengambil start dariku, jangan harap kau mampu melakukan untuk ketiga kalinya. Jika dia benar-benar milikku Siwon, aku akan membuat dia terlalu sibuk di atas tempat tidurku hingga dia tak memiliki celah di hati dan pikirannya untuk memikirkanmu. Tapi tetap, aku menghormati rasa cintanya padamu.”

” Apa kau menantangku?” Geram Siwon, menolak mengakui kebenaran dari ucapan Changmin.

Changmin terkekeh. “Apa aku terdengar seperti menantangmu?” ulang Changmi dengan nada santai. Dia semakin menikmati permainan ini. ” Kau harus mulai belajar membedakan antara menginformasikan dan menantang.”

Siwon terdiam sejenak, pikiran kalut mendadak merambati hatinya. “Apa yang akan kau lakukan?”

Sesuai dugaan Changmin, Siwon memakan umpannya, lagi. Cinta selalu membuat orang pintar menjadi idiot emosional. ” Sooyoung hanya pantas diperlakukan dengan satu cara, menghargai dan menerima keutuhan jiwanya. Seperti kebanyakan gentelmen, aku akan memintanya menikahiku…” Changmin ingin tertawa saat melihat kedut amarah di bibir Siwon.” Sekarang.” Tambahnya dengan nada puas.

” Brengsek! ” bentak Siwon. Dia terlihat seperti orang gila yang sedang kambuh, tapi dia tak peduli, dia tak akan membiarkan lelaki itu merebut Sooyoung. ” Langkahi dulu mayatku.” Geramnya sebelum menghantam wajah Changmin dengan bogem mentahnya. Siwon meringis senang saat melihat Changmin mengernyit kesakitan karena pukulan di wajahnya. Tapi kepuasan itu tak bertahan lama, Changmin membalas Siwon sama kerasnya. ” Sial kau!”

Changmin tersenyum diiringi rasa nyeri di bibirnya. ” Kami sudah bertunangan Siwon, kenapa sulit untuk melaksanakan pernikahan? Lagipula aku tak menginginkan curi cium itu terjadi lagi. “

” Aku akan membunuhmu.” Ancam Siwon yang membuat Changmin semakin senang.

“Oh, itu juga hal yang kurasakan. Setidaknya aku tak perlu merasa terlalu bersalah lagi, mengingat kau juga membenciku,” Changmin mengusap darah yang keluar dari bibirnya perlahan. ” Jangan membeci aku karena mencintai Sooyoung, Siwon. Benci aku karena suatu ketika nanti aku akan membuatnya jatuh hati padaku. Dan aku tak pernah mengikari perkataanku, camkan itu!” Changmin berbalik untuk kembali ke  pesta.

” Tunggu.” Ujar Siwon menghentikan Changmin. Suara lelaki itu sudah tak terdengar marah, lebih dari itu, dia terlihat putus asa. Rasa frustasi bergelayut di matanya. ” Kau bilang kau tak akan memaksakan dirimu padanya.”

Changmin berbalik sepenuhnya pada Siwon. Dia tersenyum penuh pengertian. ” Aku lupa mengatakannya padamu Siwon. Yang pertama adalah pengorbanan dan yang kedua adalah keberanian,”  Changmin menghela napasnya perlahan. ” Aku mengorbankan cintaku atas kebahagiannya, tapi aku akan memberanikan diriku mengambil kesempatan untuk membelotkan hatinya. “

Siwon tertegun. Changmin bukan lawannya. Dia tak memiliki ketulusan yang dimiliki Changmin. Untuk pertama kalinya, Siwon merasa Changmin bukan saingan. Dia merasa malu, dia seharusnya tahu itu, konsekuensi dari pengabaiannya.  ” Aku mengerti.”

Changmin menatap iba pada lelaki itu. Tapi dia merasa itu yang dia butuhkan untuk mencapai tujuannya. ” Terimakasih.” Ujar Changmin sebelum berbalik pergi.

****************************

Saat Siwon kembali ke pesta, para tamu sudah kembali duduk di tempatnya untuk menikmati hidangan utama pesta. Mereka mendentingkan gelas dan berceloteh dengan bahagia. Siwon terduduk kalah di tempatnya. Dia memandang berkeliling dan melihat Sooyoung memandang penuh kekahwatiran pada Changmin. Siwon merasakan sakit hati yang begitu dalam. Dia merasa kalah sekaligus bodoh bersamaan. Dia tak ingin menyerah, tapi dia tak tahu apa yang harus dilakukan.

Semua berjalan pada tempatnya sampai suara denting gelas itu meminta perhatian para tamu yang ada. Ratusan kepala melihat ke arah lelaki yang mengangkat gelas wine di tangannya. Lelaki itu tersenyum dan berpidato kecil, Siwon tak memperhatikan Changmin yang sedang berbicara, lalu kata itu membuatnya tersedak. ” Kami akan segera menikah…..”

Siwon menatap ke arah Sooyoung yang berdiri linglung di samping Changmin. Lelaki itu berbisik lirih di telingannya, kemudian dengan senyum lirih Sooyoung mencoba ikut dalam euforia pengumuman pernikahan itu. Siwon tahu Changmin serius dengan perkataannya. Tapi dia tak tahu, efek dari perkataan itu benar-benar meremukkan hatinya.

**********************

 ” Kami akan menikah, bersama Yunho dan Yoona. Ini saat yang tepat bagi kami, kami sudah membicarakan ini sebelumnya, dan mencapai kesepakatan. Tak ada waktu yang lebih tepat dibanding saat ini. Saat semua orang dan keluarga berkumpul. “

Eomma Sooyoung tampak tersedak dengan ucapan Changmin yang mengejutkan. ” Maaf?”

” Maafkan aku, Eommonim. Aku mencintai Sooyoung, aku ingin menjadikan dia milikku seutuhnya. Apa kau keberatan dengan keputusan ini?”

Mrs. Choi jelas tampak kacau, tapi dia terlihat begitu antusias. Dia memandang putrinya yang terlihat kosong. Sooyoung masih sama kagetnya dengan semua tamu undangan di sini. Changmin? Menikah? Ya Tuhan….

Sooyoung berbalik menghadap Changmin dan memberinya isyarat aneh utuk segera menjelaskan segalanya, atau dia akan pingsan. “Apa kau kira aku mendekatimu, membantumu menjalankan kepura-puraan ini atas dasar persahabatan?. Ayolah Soo, kau bukan anak kecil yang bisa berpikir senaif itu. Aku menginginkanmu Soo, menginginkanmu untuk diriku sendiri, dan kau tak akan mampu menolakku, tidak di depan semua orang yang mengira kita saling jatuh cinta. Tidak . Aku akan membuatmu jatuh hati padaku, Soo. Tapi aku akan memastikan kita terikat terlebih dulu.”

Sooyoung membuka bibirnya sedikit. Perkataan Changmin membuat lututnya lemas. Dia memandang linglung ke semua orang sampai matanya bertemu dengan mata Siwon yang terluka. Sooyoung kembali mendengar bisikan Changmin agar dirinya tersenyum. Dia tersenyum, begitu sedikit, kecil dan lemah. Sooyoung menunduk karena kebingungan, dia masih bingung dengan pengakuan Changmin. Ini bukan yang diharapkan olehnya. Tapi Changmin benar, Sooyoung tak akan mampu menolaknya di depan semua tamu. Sial.

” Opera ini semakin menarik, huh?” bisik Yunho di telinga Yoona.

“Tentu.” Jawab Yoona penuh kebahagiaan. Dia melirik pada Yunho dan memberinya kedipan menggoda. Semuanya akan terasa lebih menarik, ini baru babak pembuka. Kita lihat apa dua orang idiot itu mampu mengarungi segalanya. Jika mereka gagal, Yoona tak akan mampu berbuat apa-apa lagi. Semoga Tuhan membantu mereka.

******************

-TBC-

Sungguh, sebenernya saya berat mau pos FF ini, tapi setelah membaca SURAT CINTA yang begitu menggetarkan saya jadi merasa bersalah dengan reader setia saya. Saya minta maaf pada kalian karena telah memukul rata kalian dengan SHIDER. FF ini saya persembahkan buat kalian. Tapi setelah AIH tamat, saya mungkin akan benar-benar hiatus dari SAC, atau mungkin ada jalan lain selain di protec, sesuatu yang membuat saya tak bisa melihat jumlah viewernya. Sesuatu yang akan membuat saya ikhlas dan tetap pada tujuan saya semuala, berbagi dalam tulisan saya. Karena saya yakin kalo saya kalah dengan ego saya, tulisan saya tak ubah dengan tulisan kering tanpa nyawa.

Saya bukan tak suka dipuji, tapi maksud saya, pada para SHIDER, apa sulit mengkertik orang, saya kan bukan minta dipuji, saya minta kritikan apa sulit, karena saya yakin pujian para Reader juga semangat bagi saya.  Saya mungkin belajar lagi satu hal, berbesar hati. Dan untuk Riyah semoga kakaknya cepat sembuh, semoga FF ini bisa menghibur dia.

Terimakasih banyak dan maaf karena telah membuat kalian pedih, saya harap AIH bisa jadi pengobatnya, terimakasih karena menyentuh hati saya, saya tak tahu bahwa tulisan aneh saya begitu berarti.

Mian jika ada Taypo dan Aneh .

Wassalam .

Advertisements

72 thoughts on “[FF] Autumn In Hampshire -C.2- [Pre-END]

  1. wahhh kamu udah kembali update….hurayyyy
    sebenernay aku nggak pernah baca ff kamu yang ini, kerna aku takut aku jadi sedih kayak NOY…
    Aku baru baca part ini di kantor, hahaha bolos kerja….tapi aku janji setelah ini kau baca part sebelumnya biar ngerti sdikit…
    Tapi serius lohhh setelah baca part ini aku jadi penasaran di part sebelumnya…
    Changmin oppa mahu bikin rencana apa ya kayaknya…..
    Aku suka bnget Siwon oppa jadi kesel setelah Changmin bilang mahu nikah….hehehe
    Biar tahu rasa tu siwon kerna membuat Soo nunggu terlalu lama….
    thanks ya udah menulis semula di blog ini….fighting!!!!!!!!!

  2. woahh.. terimmakasih author sudah mau melanjutkan thor… Ngga sia2 bolak balik ke SAC buat ngecek semoga ada Keajaiban.. Kkk~ dan ternyata benar2.. Ayo thoor terus berkarya tak usah kau dengarkan si shider itu.. Dengerin saya aja thor. Kkkk~
    Ini masih TBC ya thorrr..
    Kirain udah END.. Oke deh lanjuuttt..

  3. Adaya kembali hiks hiks, entah kenapa ngeliat post kamu bertengger manis di sini bener2 menyejukkan.. AIH emang bikin tegang + kesel sendiri bacanya. Kenapa sih siwon oppa bener2 kaya awam banget buat ngedapetin hatinya soo unnie

  4. Iseng-iseng masuk k SAC, eh taunya ada ff kak adaya. 😀
    Seneng buaaaanget bisa baca ff kakak lg, sempet uring2an baca postan yg kemarin tp sekarang terobati. 🙂
    Jangan pergi lagi ya kak 😥
    Beneran kak ff kakak tuh udh paling beda banget ceritanya bener2 gk ketebak.
    Soo eon pasti berakhir dgn Wonppa pasti dan harus 🙂
    Semoga postan yg kemarin bikin sadar para SHIDER 😛

  5. Unnie Aku senang 🙂 😀 Terima Kasih 🙂 🙂 🙂 Chuu ~ ~

    Aku Benci Siwon d sini serius 😦 Euh Bikin Changmin Lebih Keras lagi unnie.Tapi Kasian Sooyoung juga sih kalo perasaannya Tersiksa 😦

    Dan Sebenarnya Changmin serius?Atau mereka ada kerja sama dengan Yunho dan Yoona?

    Ahh aku penasaran 😦

    Aku Tunngu lanjutannya,Aku ga maksa 😦 Takut unnie sakit lagi 😦 Fighting unnie!! 🙂

  6. sampai kapan??
    Sampai kapan soowon kayak gtu?
    Sling cinta tpi ga bsa bersatu. :”
    siwon sih,
    terlalu egois! :/

    changsoo bkalan nikah?
    Jangan dong.. T.T
    ga rela gw 😦 :/

    next part ditunggu ^^

  7. huaaa ,, akhrinya eonnie kembali lagi update FF ,,
    hehehe .. mian aku baru muncul lagi di part ini ,,
    dan OMMO , changsoo bakal nikah ,, huaaaa jgan dong eonn ,,
    harusnya kan itu soowon yang nikah , aku malah ngedukung bangedt klu itu dua yang nikah ,,
    hehe .. tpi di sini changmin oppa bilang mw nikahin soo eonnie itu hanya untuk sandiwara atau itu dari lubuk hati yang paling dalam ??
    *-__- bahasa aku*

    lanjut eonn ,, next part di tunggu 🙂

  8. setelah frustasi baca postingan adaya kmrn
    akhrny adaya kembalii
    gomawoyo adaya
    🙂

    i2 siwon oppa baru ketar ketir kn klw soo eonni udh mw d rebut org
    mentang2 soo eonii sllu menunggu n mencintainy
    siwon oppa malah keenakan
    tp knp cara siwon oppa untuk merwbut perhatian soo eonni malah kyk gitu
    aduuh complicated bgt crtany
    saat siwon opa udh mw jjr dg prsaanny malah changmin oppa pun mulai mencari perhatian soo eonni
    bener2 kebawa emosiny dehh q
    hheheee

    buat adaya semangat aja yaa
    smga ttp selalu menulis
    krna karya adaya sangat2 bagus
    kn syg klw d gantungin
    fightinggg! !!!
    🙂

  9. Eonni ceritanya daebak..
    Kata”nya pas banget, jarang ada ff kyak gini..
    Maaf eon aku sempet jadi siders, tp yah pas baca curhatan eonni itu membuat aku sadar..
    Aku tunggu keleanjutannya..

  10. kak.. ceritanya baguss ! jjang ! daebak !
    suka kamu bersedia mengubah sedikit baris pas sooyoung menangis 😀
    i appreciate it 🙂
    sory ya kak,, sya tadi jadi shider … 😦 view 5 kali di hape baru koment sekarang..
    #sumpah gak jelas komentarku 😛
    mianneyo …. #kaburrrrrrr

  11. °ǡķư˚ pernah ngrasain apa yg soo eonnie rasain..
    Menanti tanpa sebuah kejlasan…

    Sebenernya lbih baik pilih changmin..tp krna gw guardian jdi soowon 4ever lahhh…

    Siwon oppa hwaiting..jgan nyerah..

    Adaya..saranghaeyo..^^

  12. Joengmal gomawoyooo….
    Bolak balik buka SAC brhrap ada keajaiban yg d buat sma adaya..
    N akhrnya.. Sesuatu yah.. Kekeke…
    Thx thor… Mksih mw post AIH…

  13. Ya Allah part ini benar’ menguras emosi greget bgt konfliknya meliku’ pdahal tinggal dkt lagi mereka bsa brsama..
    sempet kaget plus geram bgt ktika changmin blg mu nikahin soo ,apa’an dia jd kaya ga tlus dh, ehk tp stlah liat ada percakapan yunho sma yoona bru dh nemu titik terang jd inget gambar pengantin lari itu dan semoga pemikiranku ga meleset itu siwon sma soo kan?

    kaka knpa dirimu ga nyoba ngirim ceritamu ke penerbit atw sudah adakah rencana itu?

  14. Kyyyaaa!!!!
    Akhirnya eonni kembali lagi!!^^
    Alurnya selalu keren seperti biasa,
    Tapi soo eonn kasian bgt disini… 😦
    Siwon oppa payah nih…
    masa kalah ama changmin oppa sih!!
    Ayo dong tunjukin kalo oppa cinta sama soo eonn*emosi*
    Next partnya ditunggu ya…
    btw kalo bisa jgn hiatus dong eonn…T_T
    Aku kan selalu nunggu ff eonni..
    Semoga eonn berubah pikiran deh…
    Fighting!

  15. °\(‾▿‾)/° °\(‾▿‾)/° °\(‾▿‾)/° , author come back, kata2 changmin ke siwon yang “” Jangan membeci aku karena mencintai Sooyoung, Siwon. Benci aku karena suatu ketika nanti aku akan membuatnya jatuh hati padaku” jadi inget tweets nya simon curtis, hehehehe, lanjut kan ya chingu, semangat, terima kasih

  16. pengen geret changminnnnnnnn bawa kerumah simpan di pojokan. geregetan liat changmin disini

    walaupun ceritanya masih sama yaitu menyesakan
    ntah knpa aura baca nya sekarang aga berbeda
    ada rasa senang karna adaya masih menyempatkan untuk meneruskan AIH.

    gomawo chingu.
    endingnya SooWon ya Chingu pleace…….

    SOOWON Jjangggggg…

  17. Pertama2 aku gak tau harus bilang apa ampe mau mati jegeng deh waktu buka SAC ada AiH ini ciussss lho
    Yg ke2 aku mau mati ngakak liat komen2 apalg tuh…author nadia amit2 deh kok author nadia gak nyoba buat ff komedi romantis aja berbakat lho thor sekali2 ganti suasana jgn buat fantasi mulu tp klo dipikir2 gak ada yg sehebat author nadia bikin ff fantasi(adaya gak boleh nangis dipojokan soalnya blm pernah buat yg fantasi sih)
    yg ke3 aku jg baru bisa komen soalnya dari tadi bolak balik buka SAC tp digangguin mulu bayangin deh dari sore baca baru malam kelarnya
    yg ke4 nanya ya?author tuh klo buat cerita reperensinya buanyak banget ya soalnya tuh mendetail banget salut..salut..salut..
    yg ke5 kenapa oh kenapa kau buat image siwon jadi jelek?(hehe tau cuma cerita tapi bikin gemesssss….)
    yg ke6 cuma saran lho harusnya percakapan yoona&yunho yg terakhir jgn ditulis dulu biar bikin greget gitu lho
    yg ke7 terima kasih buat author adaya yg mau come back dan melanjuti ff-nya asli lho thor aku tuh sampe patah hati putus asa gundah gulana merana dan galau baca curhat author I love you author muah..(hihi ketahuan banget tuh reader lagi ngambil hati)

    Sorry ya thor kepanjangan hbs terlalu semangat sih ngeliat author udah gak galau.

  18. yippie, unnie balik lagi 🙂

    Aigoo siwon pabo, kenapa harus ngebuat soo unnie nangis?
    Ish,, kau menyebalkan siwon oppa

    Ige mwoya???
    Changmin oppa sama soo unnie mau menikah??
    Andwe !!
    Soo unnie harus nikah sama siwon oppa walaupun siwon oppa menyebalkan.

    Unne gomawo udh mau nongol(?) lagi di sini 🙂
    Cara buat unnie ga liat viewernya yah?
    Nanti aku bantu cari ide deh, tp tunggu aku punya wp dulu ya soalnya aku ga ngerti. Hehehe 🙂

    oh ya jangan pikirkan orang orang yang tidak mempedulikan kita, tp pikirkanlah orang orang yg mempedulikan kita.
    Mungkin kata” ini bisa meringankan beban tentang shider walau cuma sedikit 🙂
    Aigoo aku jadi so puitis.. 🙂
    Unniea.. HWAITING!!! 🙂

  19. wahhhhh adaya back!!! omg, aku beneran galau tingkat dewa mikirin salah satu ff favorit aku AIH! please jangan hiatus eon :((( aku suka banget baca ff autor.. gaya bahasa, style nya tuh bagus tor.. tapi mungkin suka rada takut kalo baca ff autor adaya, soalnya kata katanya sangat tajam, jadi suka parno sendiri aku.. wkwkwkwk but, it’s good torrrr… btw, chapter ini menegangkan sekali tor.. itu changmin kenapa main main mau ambil soo gitu -__- endingnya Soowon kan torr?? *sotauuu oke torrrr please jangan hiatus.. pleassseeeeeee oke tor kegalauan saya terobati setelah ada pre end AIH, tor.. please jangan hiatus, okeh? love you so much, saranghamnida, i lup you, lope lope deh pokoknya :)))) ADAYA JJANG!!! LANJUTKAAANNN!!!

  20. kudet lagi pemirsah ==
    ragara tugas ene #curcol

    adaya eon saranghae saranghaeyo saranghamnida :*
    baiknya eonnie aku ini mau berbesar hati ngepost ff ini :* :*
    gumawo eon 😀

    mm oke mulai komen ne. sumpah siwon jahat, aku benci >,<
    jujur entah kenapa ya eon aku kok lebi suka kalo end-nya jadi ChangSoo aja #soritosay
    tanya kenapa??
    karena siwon itu sudah terlalu jahat ama soo jadi uda engga pantes lagi unk soo 🙂
    #myopinon

    eon aku seneng banget lah eonnie mau ngepost lanjutan ini ff. menurut aku ni yah. AIH itu ff eonnie yang PALING bagus unk saat ini. tanya kenapa??
    karena engga kea NOY yg terlalu panjang. kira2 itu ff dari awal ampe abis nunggunya ampe setengah taun loh eon bayanagin deh lamanya kita nuggu ff eon itu dan segitu lamanya juga eon nulis ff itu ampe sakit juga kan?? trus jujur aku engga terlalu suka baca yg panjang2 ceritanya (kadang suka juga sih sebenrnya) dan eon bukan author yg punya 1 ff aja malah SANGAT banyak ff. jadi aku suka ketuker2 moment 🙂 trus tulisan eon ningkat serius deh. aku baru sadar pas nadya eon yg bilang dan aku rasa juga setuju. dulu tuh tulisan eon emang uda bagus nah sekarang tuh makin ngeribet gitu. bukan berarti ngeribet yg kea gimana mana cuma aku makin suka aja gaya tulisan eonnie 😀 #ribet banget komen gua ==
    trus trus AIH itu ceirtanya simple tapi ngegemesin. crita pokoknya (soo yg selalu ngesave cinta pertamanya, trus cinta pertamanya balik lagi, sama2 suka cuma sama2 gengsi ngungkapin) ceritanya uda banyak yg mirip2 cuma dgn gayanya eonnie ceritanya bener2 BEDA ama yg lain bener2 sesuatu dah ^^

    emm mau komen apa lagi saia?? #clingakclinguk
    komen saja lumayan yak ==
    oke sekian aja dulu komen dari saia eonnie. sangat berharap kalo eon mau berbesar hati mau terusin ini ff ampe tamat :))

    oke pai pai ~

  21. tdk smua orng ngerti dgn cara menulis.
    kbykan mrka mnikmati alur critanya.
    slah satunya y saya ini
    sya g tw cara menukus y baik itu sprti apa.
    yg sya tw sya menikmati stiap crita yg kmu buat.

    trima ksh krn sudh mw d post AIH nya.

  22. tdk smua orng ngerti dgn cara menulis.
    kbykan mrka mnikmati alur critanya.
    slah satunya y saya ini
    sya g tw cara menulis y baik itu sprti apa.
    yg sya tw sya menikmati stiap crita yg kmu buat.

    trima ksh krn sudh mw d post AIH nya.

  23. Eoni seneng banget akhirnya ngepost ff lagi 😀
    Eon kenapa menurut aku ini cerita kayak ditarik ulur
    Siwon Oppa pabo banget sih…
    kan Sooyoung eonni kasihan tuh tersiksa sama perasaannya 😦
    Walaupun suka juga sih kalo ada yang tersakiti #plak
    Changmin Oppa beneran suka yah sama Sooyoung eonni?
    Eonni…. ditunggu lanjutannya 🙂
    Hwaiting 😀
    Eon.. jangan ngambek lagi yah.. 😀

  24. Yeay! Kak adaya balik lg \(´▽`)/
    Kak, jgn pergi lg yaaa (╥_╥)
    Seneng bgt liat post an kak adaya yg baru hehe

    Soowon saling salah paham nih
    Changmin jd keliatan jhat tp baik._.
    Suka bgt sama yoona pas ngamuk sama siwon 😀

    Penasaran bgt kelanjutannya
    Soowon kan jd saling jauh, mana soo mau nikah jg

    Seperti biasa kak.. Ff kak adaya selalu keren(y)

  25. wah…changmin bneran ato hanya akting??
    Bener2 mencurigakan….
    Aduh adaya klo kgen pengen baca ff bwtan kmu aq hrus kmana?please ksh tw…

  26. huwah,,
    kau kembali adaya,,
    siapapun yg ngirim surat buat adaya, aku terima kasih bnyak…

    Siwon pervert bgt, apa2 yg berhbngan sama syoo mau cium mau nerkam aja,,
    pasti jd syoo sakit bgt hatinya,,
    changmin cma sandiwara kan,, wah gawat kalo changmin suka sama syoo,,

  27. Huwaaaaaaa \(-^_^-)/ seneng banget akhirnya eonni kembali ngepost , hikseu :”(
    aku terharu bahagia karena unni balik lagi , tapi aku jg terharu sedih karena ulah changmin yg bikin emosi , ulah siwon yang kayak patung gak bisa gentle dikit , dan ulah sooyoung yang kaya orang linglung :”(
    akhirnya harus soowon yak , titik

  28. AHA! siwon kena karma udah memperlakukan sooyoung kayak wanita ngga baik! tau rasa itu!
    tapi kasian juga sih sebenernya kalo siwon ngga jadi sm soo onnie jadi bingung -_-

  29. Wahh kau baik sekali, kak mau nge post ff lagi 🙂
    Oke untuk komen, aku tetep suka ceritanya, ringan banget tapi aku nggak suka sama sifat siwon oppa #maaf yaa 😦
    Tetap berkarya dengan caramu sendiri ya kakak, semangat 🙂

  30. Ini bener2 bagus, dan untuk saat ini belum ada yg perlu di kritik.. Kata2’a penuh makna bgt ketika Membaca dan mencoba memahami setiap kalimat’a..

    Semangat ya untuk mengembangkan bakat dibidang penulisan 😀

  31. yeey , eonni nulis ff lagi , mian ya aku bru bisa browsing , jdi ngoment disini aja ..
    jujur nih eon , aku bingung mau ngeritik /nyaran apa , soalnya aku gk tau ff yg typo-an itu kyk gimana , klau menurut aku sih yg pnting feelnya dpet .. itu aja .
    Next part ditunggu , gamsa 🙂

  32. FF adaya eonni still the best for me ❤
    Cuma ff adaya yang nyesek.nya bikin dada serasa dicabik.cabik dan konfliknya original khas adaya banget ~
    Ga bayangin kalo adaya berenti nulis ㅠㅠ

    no comment for this ff 'cause i like everything u wrote. ^_~

    Still, wish u all the best 🙂

  33. ah sumpah aku seneng banget author Adaya kembalilagi yeyeye ! thor aku mohon jng hiatus ya ! .aku kesel sama siwon oppa ih, sabar ya soo unni .dan changsoo jng menikah yah .. Lanjut thor FIGHTING !

  34. Ada sedikit taypo sih, tp gpp.
    Jujur aku malah suka.a ma changmin 😀
    perasaan yunho yg notabenenya kaka soo tp gk ngebantu malah lebih ngebantu changmin. Lebih dmunculin dOng kdekatan Soo ma yunho.a!

  35. ADAYA akhirnya post jg
    Hihihihi
    Oh iya gokil lah ffnya keren abizzzz
    Hahahay panjang pula#puas
    sking bgusx sampe lupa si aku belum comment

    Oklah klo begitu ditunggu endingnya harus soowon ywh#maksa

    SEMANGaT ADAYA!!!

  36. *lirik kanan-kiri..
    Author..
    saya ndak sanggup menggantung TBC AIH di C.1..
    jadi saya membengkalai journal saya dan mengintip kemari..
    ‘aku melihat’.. [pake nada Changmin
    Permainan.?
    Ini cuma kerjaan doubleY ato emang Changmin kepelet sama Sooyoung.?
    [penasaran-Penasaran
    *helaNapas>>bukaJournal

  37. Makin seru!!!!!

    Siwon oppa kenapa egois bgt sih…

    Omo, changmin oppa suka ama aoo eonni??
    Trus soowon nya gmana dong??

    Ditunggu next part’a ya..
    Fighting!!!

  38. hore.. author adaya come back \(^O^)/
    jangan sampe hiatus dong thor 😥 jebal kemana lagi aku harus nyari ff yang bikin penasaran setengah mati kalo udah baca 🙂
    makin gereget nih sama sikapnya siwon
    ga sabar baca endingnya
    ditunggu ya thor kelanjutannya :))

  39. hore.. author adaya come back \(^O^)/
    jangan sampe hiatus dong thor 😥 jebal kemana lagi aku harus nyari ff yang bikin penasaran setengah mati kalo udah baca 🙂
    makin gereget nih sama sikapnya siwon
    ga sabar baca endingnya
    ditunggu ya thor kelanjutannya :))

  40. ahh.. makasih banget thor udh publish lanjutannya…
    jujur aku sedih n kecewa liat pengunduran dirinya author….

    wah.. changmin berani banget lamar soo kayak gitu….
    memang siwon cemburunya tingkat akut…
    hahahaha…
    lanjut thor

  41. Yeah Author Comeback!!!! Gamsa hamnida Author.. (n_n)
    Makin penasaran sama cerita AIH, Soowon atau Changsoo dukung dua2nya.
    Author Fighting!!!!!! ^0^

  42. loh emang ada apa ya? *baru buka sac* emang adaya mau hiatus? hiatusnya kemana? boleh ikut gak? lolol

    eh changmin? apa yang dia lakuin itu?
    itu yunho yoona tau banget sama apa yang dilakuin changmin? o.O
    terus nanti sikap soo gimana dengan apa yang dilakuin changmin itu?
    siwon jadi gimana? ya berharap sih kali ini bukan soowon tapi changsoo ehehehe

    lanjut lanjutt

  43. Ini ff yg paling aku tunggu thor!!!! Rasany gregetan klo liat TBC.. Critany asik sih, trus pke latar inggris lagi… Oh, so sweett~
    btw, Sorry ya aku bru komen, soalny bru bljar komen #gaptek -_-

  44. ini pasti ada sesuatu deh sama yoona-yunho. mereka ceritanya mau nyatuin soowon deh ya kayaknya?. *sok tau banget deh!*
    ini masi TBC kan? Ditunggu loh lanjutannya. semangat terus buat ngembangin bakatnya.
    Author pernah kepikiran buat novel gak? menurut saya gaya tulisan author bagus loh. cerita ini menurut saya nih ya thor (pliss jangan membunuh saya karena ke-sok-tahu-an saya) . bisa dikembangin buat bikin novel. jadi nanti ceritanya gak terlalu terfokus ke soowonnya. coba buat bagian yang memperlihat kan emosi (apadeh bahasanya) cast yang lainnya misalnya keadaan keluarga sooyoung gimana, interaksi yoona-yunho gimana.
    euumm..gak tau deh saya ngetik apaan di atas. ngelantur kesannya. tapi saya emang suka jenis cerita yang disuguhkan author di ff ini. saya jadi ngerasa lagi baca novelnya stephenie meyer atau meg cabot (author fav saya)
    btw jangan lupa ya authooor, saya minta file pdf novel-novel di atas. haha
    ADAYA~~~ JJANG!! HWAITING . FIGHTING! SEMANGAT^^

  45. Kak adaya, Lanjutin dong !!! Penasaran melulu nih, tiap hari nge cek loh. Fanfic yang dibuat kakak bahasa nya WOW sekali.. Keren!! Salah satu author favorit aku 😀

  46. Annyeong chingu,
    sy readers bru yg lg suka2 nya ama SOOWON,n bru pertama kali baca ff nya Soowon,btw ff nya bagus bgt aku ciri khas tulisan novel2 harlequin yg jrg aq dpt di ff yg lain plus banyak nya Soowon moment dsni hehehe di tunggu next partnya yah.

  47. Annyeong readers baru…
    Crta’a menarik banget aku suka..
    Bahasanya jg ga ngebosenin..

    Disini siwon ngeselin bgt..
    Usaha utk dpetin soo kurg u,u.

  48. ini dilanjutin sama snow angel ya thorr?? U,U <333 saya cinta author demi apapun.

    Jujur ya thor aku nangis beneran waktu baca AIH Part END yang author marah marah, padahal thorr aku udah menentang (?) buat ngepel sama mijitin ibu aku demi comment sama baca cerita ini *curhaat*

    Author jangan hiatus dong, aku kirim e-mail ya ke auth, e-mail dari oulhopes@outlook.com <33 love you <33 xD

  49. Chingu, ff ini great!!! Aku suka banget!! Udah kayak nonton drama, romancenya menyentuh, jangan di protect yah:) I like this pokoknya!! 😀

  50. yawhhh eonnie.. aku ska bgt sma ceritanya.
    tpi mnurutku klo lebih d.panjangin lgi ceritanya dan siwon lebih cemburu kyanya akan smakin berwarna dehh…^^

  51. Min aku bnr2 berharap kamu nerusin ff kamu lg min,sumpah cerita kamu tw keren ßǻªππğğέΣtt,sumpah aku brharap ßǻªππğğέΣtt kamu terusin,thnks

  52. Aku tau changmin mmg mencintai soo dan punya niat terselubung dgn pertunangannya. Tp siwon jg salah. Sejak awal siwon udh salah fiuh….
    Kelasahannya ditambah ketika dia mengatakan klo soo wanita murahan.
    Aigo.. Jd makin rumit.
    Tp hrsnya siwon merasa tertantang dan tdk menyerah bgtu saja.
    Jd geregetan sy kekeke…
    Makin seru nih.
    Lanjut ya…

  53. Ini aku uda hampir satu tahun ketemu sama tulisan kakak. Dan selama itu juga aku berharap kakak melanjutkan tulisan kakak. Sayang banget kak kalo harus berhenti. Aku tetep berharap kakak nglanjutin tulisan kakak 🙂

  54. sebelumnya.. unnie gomawo aku bingung mau ngomong apa ini ff pertama yang aku baca yang berhasil memporakporandakan hati ku uni.. nyesek, dibikin ngelayang ampe lgi nyesek* juga bisa ketawa , daebak ceritanya dikemas apik banget, gomawo unnie gomawo udah mau bagi cerita yang super duper keren,, 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s