[FF] Melody of a Summer Nights -Chapter 1- + AIH Teaser C.2 [END]

This Story is Adapted from Lisa Kleypas Rainshadow Road, Asking For Problem by Elizabet Young, and The Wish List by Melanie La’Brooy

Hope you enjoy it. Happy Reading.

The Greatest Season Series #4

Melody of a Summer Nights

jadi

Title                : Melody of a Summer Nights

Author           : Adaya Muminah Aljabar ( @AdayaOe09 )

Main Cast     : Choi Sooyoung and Choi Siwon

Other Cast   :  Im Yoona, Hwang Tifanny, Cho Kyuhyun

Type                : Chapter / Series

Genre              : Romance, Family,Friendship, Fantasy, Sad or Happy?

Rating            : PG-17 ( All reader who Open mind )

– Chapter 1-

Author POV –

Kindness is never waste – Sylvain Reynard, Gabriel’s Inferno

******************

Whitefish, Montana 2012

“Kau gila!”

Sooyoung terkekeh lirih saat mendengar nada kesal dalam suara Fanny di seberang telepon. Sooyoung bisa membayangkan wajah Fanny yang cemberut dengan bibir maju sesenti dan mata membelalak terkejut.

“Demi Tuhan, Soo. Dia itu bajingan!” geram Fanny sekali lagi.

Sooyoung melangkah ke arah dapur, mencoba mengapit telepon portabelnya diantara pundak dan pipinya, dia membuka lemari pendingin dan mengambil karton susu rendah kalori kesukaannya. Dia meneguk susu langsung dari karton sebelum menjawab Fanny yang terdengar gusar. ” Dia tidak seburuk itu.”

Sooyoung tersenyum saat mendengar Fanny mencemoohnya. ” Dia tidur dengan adikmu,” jerit Fanny. ” Tidak hanya sekedar tidur siang, tentunya. Tapi tidur yang membuat mereka lelah karena aktifitas membara di atas tempat itu. “

Sooyoung tersenyum lirih, dia tahu hal itu, tapi itu sudah berlalu. ” Aku sudah memafkannya, Fanny. Ini sudah hampir dua tahun. “

Well,Soo. Jika aku memergoki calon suamiku sedang bercinta habis-habisan dengan adikku, sehari sebelum pernikahan kami, aku bisa memastikan padamu, aku akan memotong Mr. P -nya dan memakannya sebagai sarapan pagiku.”

Sooyoung meledak dalam tawa. Dia tahu sahabatnya serius dengan ucapannya. ” Tapi aku bukan dirimu.”

“Oh, yeah. Kau memang bukan aku. Karena aku tak akan sebodoh dirimu. Sungguh, mulanya aku kira kau terlalu baik dan…,” Fanny berhenti sejenak, mencoba mencari kata yang pas. “Naif.”

” Yang dalam kamusmu berarti bodoh?”

“Tepat sekali.”

Sooyoung menghela nafas lirih. ” Dia sahabatku Fanny. Bahkan sebelum menjadi kekasih atau calon pengantinku.”

“Dan itu membuatnya berbeda?” sahut Fanny dengan nada sinis. ” Dengar, Soo. Aku tak perduli. Tapi, jika dia sahabatmu, dia seharusnya tak melakukan hal menjijikkan itu …”

“Fanny,” potong Sooyoung lelah. ” Kita sudah membahas hal ini berkali-kali. Dan aku sudah hampir bosan mengulangnya.”

Fanny terdiam sesaat. ” Maafkan aku, ” Sooyoung mendengar Fanny menghela napas. ” Aku hanya ingin kau bahagia. Menemukan cinta lagi, sebuah cinta baru, Soo. Kita sudah hampir melampaui masa muda kita. Sampai kapan kau bertahan dengan pola ini.Bersahabat dengan Siwon, berkutat hanya dengannya, seolah tak ada lelaki lain di luar sana? Percayalah. Jika kau terus seperti ini, tak akan pernah ada lelaki lain dalam hidupmu. Yang kau butuhkan adalah memakai make-up yang kuhadiahkan padamu di natal tahun lalu, membongkar lemari pakaianmu dan membuang semua busana perawan tua itu, dan pergi. Keluar. Bersenang-senang. Dan yang terpenting, mencari lelaki yang pantas untuk menerima kebaikan hatimu.”

Sooyoung merenung sejenak, Fanny ada benarnya, dia sudah berusia 28 tahun sekarang. Dia bukan lagi remaja yang mampu bersenang-senang untuk mencari penghiburan. Dia juga memiliki mimpi untuk memiliki keluarganya sendiri. Menikah dan melahirkan anak-anak yang mirip dengan suaminya atau dirinya. Impian itu pernah ada saat Sooyoung meletakkan seluruh harapannya di pundak mantan sahabat yang akan segera menjadi suaminya. Dia pernah bermimpi menikahi sahabatnya begitu indah. Siwon dan dirinya sudah mengenal hampir seumur hidupnya. Sooyoung mengira dengan dasar persahabatan, maka kehidupan pernikahan mereka bisa lebih nyaman. Karena mereka sudah menghabiskan seumur hidup mereka untuk saling mengenal, tapi Sooyoung salah. Tak ada batasan waktu untuk saling mengenal, tak pernah ada kata cukup untuk mengenal pribadi seseorang. Sooyoung membuktikannya, dua tahun lalu. ” Ini Montana Fanny. Semua lelaki yang sudah cukup baik untuk dinikahi tentu sudah menikah. Kota kecil yang selalu mendengingkan sirine setiap pukul 12 malam.” Sooyoung tersenyum lirih.

” Aku tak memintamu untuk menikahi pria Whitefish, Soo. Demi Tuhan. Amerika serikat bukanlah negara kecil, kalau kau belum tahu.” Sindir Fanny lirih. ” Aku tahu kau menganut faham ‘cinta tanah kelahiran’ akut. Kau hanya takut jika kau bertemu lelaki di luar Montana, yang cukup menarik, yang pasti akan membuatmu lupa akan Siwon, kau akan meninggalkan rumah tua peninggalan orangtuamu itu?”

“Kau tahu itu.” Tegas Sooyoung.

“Yah, jadi masalahnya hanya itu? Kau bisa mencari lelaki yang mau tinggal di Montana setelah menikah. Yang terpenting saat ini aku mau kau menjauhi Siwon.”

” Dia sahabatku.”

” Sahabat? Ah yeah, sahabat platonis, huh?” ejek Fanny. “Katakan padaku, apa dia pernah merasa bersalah atau malu karena perbuatannya?”

” Kita kembali ke topik Siwon-anak-badung ya?”

” Soo.” Geram Fanny lirih saat mendengar Sooyoung tertawa. Sahabatnya benar-benar tak tertolong. Di hati kecilnya, Fanny bisa merasakan Sooyoung masih mencintai Siwon. ” Tidak. Dia tak pernah, bukan begitu? Dia melenggang ke dalam rumahmu, bersikap seolah dia tak pernah menyakiti hatimu. Dia memakan masakanmu, meneleponmu seolah kalian kekasih, mengajakmu keluar untuk nonton atau makan malam. Dan….ini yang paling tak kusuka. Memamerkanmu pada kawannya seolah kau adalah tipe wanita ‘hey-dia-gadis-yang-sudah-aku-hianati-dan-masih-mengemis-di-kakiku-untuk-tetap-berkawan-dengannya’ ”

” Dia tak seperti itu Fanny. Percayalah, dia cukup menyesali perbuatannya. Dia tak pernah memamerkanku, dia hanya mengajakku untuk menjadi pendampingnya saat ada acara di perusahaanya.”

“Oh, jadi itu beda, ya? ” olok Fanny lagi. ” Bagiku tak ada bedanya.”

Sooyoung mendengar bel pintu berbunyi. Dia berbalik menuju ruang tamu dan membuka pintu mahoni bergaya kuno itu. Siwon ada di sana dengan senyum miring dan sekeranjang makanan yang sudah dijanjikannya. “Fanny, aku kedatangan tamu. Aku akan meneleponmu lagi.” Sooyoung memutus panggilan itu, dia tak ingin Fanny berteriak-teriak dari telefon. Teriakan penuh makian untuk Siwon. Sooyoung tahu Fanny sangat membenci Siwon. Sebelum ini mereka bertiga sahabat, sampai Siwon menghianati Sooyoung dengan Yoona. Fanny selalu tak tahan untuk tak memaki Siwon dan Yoona, jika mereka ada dalam satu ruangan. Dan Sooyoung cukup bijak untuk menjauhkan mereka agar tidak saling bertatap muka. ” Bagaimana harimu?” tanya Sooyoung saat Siwon meletakkan keranjang belanjaanya di meja dapur.

” Membosankan.” Kata Siwon lirih seraya tersenyum lembut pada Sooyoung. ” Tak pernah terasa lebih menyenangkan tanpa dirimu.”

Sooyoung membalas senyum Siwon dan meraih soda diet untuk diletakkan dalam lemari pendingin. Sooyoung meraih kotak sereal dan satu box telur ternak untuk ditata dalam lemari pendingin. ” Kau belanja banyak sekali. Aku kira kita hanya akan menghabiskan waktu membaca ulang semua karya Leo Tolstoy?”

Siwon meraih sebuah apel segar dan melemparnya lirih di udar sebelum menangkapnya kembali. ” Kau lupa ini.” Katanya seraya membuka satu paket kaset erotis dari negri Viking. ” Semua tahu, seni bercinta orang Norwegia tak terkalahkan.”

Sooyoung meledak dalam tawa. Dia meraih tomat di hadapannya dan melempar kesal ke arah Siwon. ” Oh Tuhan. Ada apa dengan para pria. ” Keluhnya dengan nada berlebihan.

Siwon tersenyum lirih, dia senang mendengar tawa Sooyoung. Suara serak setelah tawa puas itu selalu menghangatkan hatinya. Bagaimanapun Siwon masih menyimpan permintaan maaf tak berujung karena telah meniduri Yoona. Siwon tak tahu setan apa yang merasukinnya, dia tak pernah menghianati Sooyoung dengan wanita manapun. Benar, Siwon bukan orang suci, sebelum Sooyoung memintanya menikah. Sebelum persahabatan mereka berubah menjadi cinta. Dia memang petualang wanita, tapi sejak menjadi kekasih Sooyoung, dia selalu hidup selibat, walau itu bukan gayanya. Tapi dia mencoba menahan diri, untuk menyimpan Sooyoung sebagai hidangan terakhirnya. Untuk menyimpan Sooyoung seperti hadiah natal yang diperolehnya lebih dulu. Dia ingin bersabar. Dia ingin Sooyoung menikmati saat pertama mereka, setelah jalinan sah terucap dari bibir mereka. Siwon ingin Sooyoung merasa special. Tapi dia telah bersikap bodoh, kebodohan tak termaafkan dengan meniduri Yoona malam itu. Siwon mengutuk dirinya, saat dia melihat Sooyoung berlari menuju lift. Sesaat sebelum pintu lift tertutup Siwon mendapati air mata di pipi Sooyoung. Esoknya Siwon ingin menjelaskan segalanya, dia berharap respons yang semestinya, tamparan, makian, hinaan dari Sooyoung. Tapi tidak. Wanita itu hanya tersenyum dan meminta maaf padanya. Dia bahkan menawarkan diri untuk menjelaskan pembatalan pernikahan pada orangtua Siwon. Walau ibu Siwon pada akhirnya tetap kecewa dengan dirinya, dan memutuskan untuk tak bicara dengan Siwon hampir sebulan.

“Kau tega. Kau tega. Bagaimana kau bisa setega itu pada Sooyoung. Dia tulus mencintaimu. Kau mencari ke ujung dunia manapun, tak akan ada wanita yang cukup berlapang dada untuk memafkanmu setelah apa yang kau perbuat. Kau tahu bagian buruknya? Kau meniduri adiknya? Choi Siwon, Demi Tuhan, kami tak pernah mengajarkanmu untuk bertingkah seperti itu.”

Jeritan ibunya masih menggaung di telinganya. Siwon memejamkan matanya lirih. Dia tahu Sooyoung memafkannya sebagai seorang sahabat, bukan sebagai seorang lelaki. Walau terlihat normal, Siwon bisa merasakan Sooyoung menarik diri darinya. Tak ada. Dan dia pasti bodoh karena mengharapkan penerimaan penuh dari Sooyoung.

” Hei, apa yang kau lamunkan?”

Siwon kembali pada pikirannya saat dia merasakan tangan lembut Sooyoung di lengannya. Wanita itu sudah meletakkan dua iris cake berbeda rasa di atas dua piring kecil di hadapannya. Siwon meringis ringan dan mengambil Genoise cake yang terbuat dari krim dan telur. Sooyoung menahannya. ” Itu bukan milikmu, Tuan. ” Cegah Sooyoung lirih. Dia menyodorkan piring lain yang berisi Dobos cake berlapis coklat dan kacang walnut. Sooyoung tersenyum lirih sebelum mengiris kecil krim berbusa yang mengembang di atas Genoise cake-nya.

” Genoise cake selalu lebih enak dibanding dengan Dobos cake, kenapa kau selalu memintaku membeli keduanya?” protes Siwon, seraya mengiris kecil kue Sooyoung.

Sooyoung tertawa renyah mendengar kejengkelan di suara Siwon. ” Karena aku ingin mencoba keduanya. Jika aku menyuruhmu membeli masing-masing dua iris, tentu itu bukan hal yang bijak. Satu iris cukup.”

“Kau selalu curang ya?”

” Itu kau tahu.” Goda Sooyoung yang kemudian mendapat cubitan lirih di pipinya.

Mungkin benar kata Fanny, tak akan pernah ada pria lain dalam kehidupanku jika aku terus bersamanya. Aku tak tahu perasaan apa ini, tapi aku merasa aku tak aka bisa jauh darinya. Walau cinta diantara kami sebagai seorang kekasih sudah mati, tapi kasih yang tumbuh dari persahabatan ini tak akan pernah sirna. Jika benar kehidupanku hanya akan berpusat pada Siwon, mungkin aku memang harus pergi. Aku harus menjauh dan menjaga jarak diantara kami. Entah bagaimana memang kedekatan kami tak pada tempatnya. Kami terlalu akrab, terlalu intim, hingga aku terkadang lupa jika kami hanya sekedar teman. Mungkin ini saatnya, saat dimana aku harus mencari lelaki lain. Siwon akan menikah suatu hari nanti, memiliki anak dan istrinya sendiri. Aku tak mungkin terus bisa mempertahankan keadaan seperti ini….

*********************

” Bagaiman? Ini rumah tua yang bagus. Kau bisa menghasilkan musik keren di tempat terpencil ini.”

Kyuhyun memandang ke arah managernya dengan tatapan datar. Dia menginginkan sebuah rumah yang bisa ditinggalinya dengan nyaman. Tak terlalu besar dan tak terlalu kecil. Dia ingin rumah dengan suasana tenang yang memiliki sentuhan klasik. Kyuhyun mendapatkannya, di sini. Montana. Kota yang kecil dengan masyarakat sosial yang ramah. Kyuhyun yakin dengan tinggal di sini semua kenangan tentang kecelakaan yang menimpanya bisa sedikit terhapus. Kyuhyun tersenyum lirih pada George, asistennya. ” Ini lumayan. ” Gumam Kyuhyun dengan nada sedikit kagum. Dia berkeliling dan menapaki tangga dari batu alam yang dingin. Kyuhyun tiba di ujung tangga dan melewati pintu geser dari cermin hias yang berpendar seperti warna pelangi.

Musim panas baru tiba, Kyuhyun bisa merasakannya saat melangkahkan kakinya menuju balkon di lantai dua. Dengan senyum puas Kyuhyun menilai pemandangan dari ketinggiannya saat ini. Dia bisa melihat pemandangan tenang dari sekawanan orangtua yang sedang bermain catur di taman dua blok dari rumahnya. Dia juga bisa melihat kerumunan anak kecil yang sedang bermain di petak pasir di depan rumahnya. Kyuhyun hampir bisa melihat pada jarak tiga blok jauhnya. Senyum kecil terkembang di bibir Kyuhyun, ini pasti akan menjadi liburan musim panas yang akan menyembuhkannya dari beberapa trauma pasca tragedi berdarah itu. ” Aku suka tempat ini.”

George meringis puas dan membawakan berkas dokumen untuk ditandatangani oleh Kyuhyun. ” Kau tahu, wanita yang tinggal di samping rumahmu adalah perawan tua yang sedang haus cinta. Kau bisa menggodanya sesekali dan mengajarkan dia tentang hasrat.”

Kyuhyun mengernyit tak senang saat George membicarakan wanita itu seolah dia wanita murahan. ” Apa maksudmu?”

” Kabar yang kudengar, dia ditinggalkan kabur oleh calon suaminya. Menurut kabar yang beredar dia sudah cukup tua dan kaku. Dia juga sedikit pemarah. Saat malam tiba, dia akan menangis di balkon kamarnya. Sialnya balkon itu terletak di seberang balkon ruangan yang akan menjadi kamarmu.”

” Aku tak suka gosip, George.”

” Aku tak bergosip, aku hanya tak sengaja mencuri dengar saat aku mengurus surat kontrak pembelian rumah ini di badan hukum terdekat.”

Kyuhyun menilai informasi itu sambil lalu. Disisi lain dia juga sedikit terusik dengan fakta itu. Jika itu benar adanya, dia tak mungkin akan tahan untuk tidur di tempat yang dipilihnya sebagai kamar. Membayangkan mendengar tangisan wanita -yang kedengarannya cukup tua- menangis setiap malam, bukan termasuk dalam daftar impian indah Kyuhyun untuk menghabiskan liburan musim panasnya dari kepenatan New York. ” Terserah. Jika itu benar, aku hanya perlu menghubungimu dan memindahkan kamarku.”

George meringis perlahan. ” Kau bisa mengandalkanku.”

Saat George dan Kyuhyun akan masuk ke dalam rumah kembali, dia mendengar suara teriakan dari taman tetangganya. Kyuhyun melongok dan melihat gadis muda dengan kaki indah dibalut jelana pendek usang dan kemeja putih yang membalut pas dadanya memekik tertawa saat pria seumurannya merenguhnya dari belakang. ” Oh Choi Siwon, hentikan. Aku sudah cukup tua untuk bermain kejar-aku-kau-ku-tangkap (eh sumpah ini judul sinetron ya?).” Wanita itu memprotes lirih saat lelaki itu mengangkatnya lembut.

Kyuhyun berbalik pada George yang tercengang. ” Perawan tua kaku? Dia cukup muda di mataku. Dan sama sekali tidak kaku.”

George kembali meringis. ” Maaf aku tak akan menyampaikan kabar yang kucuri dengar lagi padamu.”

Kyuhyun bergidik lirih dia akan berbalik tapi teriakan lelaki itu menghentikannya. “Ya! Choi Sooyoung.”

Kyuhyun membeku di tempatnya. Dia berbalik perlahan dan melihat dengan seksama gadis itu dengan matanya. Dia tetap sama seperti empat tahun lalu. Parasnya begitu elok dengan senyum cerah di bibirnya. Mata kelam dan alis yang melengkung indah. Rambut hitam yang tergerai hingga melewati punggungnya. ” Ya Tuhan, George. Katakan ini mimpi. Dia tak mungkin Choi Sooyoung yang kukenal.” Ujar Kyuhyun lebih untuk meyakinkan dirinya sendiri. Tapi dia tak salah, sinar mentari musim panas itu memantul indah di kulitnya, sama seperti empat tahun lalu di pantai Tybee Island. Cintanya, Kyuhyun menemukan cinta pertamannya.

***********************

-TBC-

[TEASER AUTUMN IN MY HAMPSHIRE (The Greatest Season series #2) END ]

” Apa kau yakin, Soo. Apa kau yakin aku melakukan semua ini hanya untuk membantumu? Apa kau kira aku semuliya itu? Tidak, Soo. Aku juga ingin mendapatkan dirimu sendiri untukku. Menikahlah denganku , Soo. Menikahlah denganku.” – Changmin

Image Clue

  vlcsnap-2012-12-15-14h26m52s213

vlcsnap-2012-12-15-13h40m39s125

Ok Don’t Be SHIDER …

Bye …

Mianeo bila banyak Taypo dan jelek dan aneh. Yang pasti AIH akan segera habis, dan ini adalah series terakhir dari TGS Series, nikamatin yaaa.

NOY masih dalam perbaikan karena fell author belom bisa nyampek, jadi diendapkan ke draf dulu. Kesimpulanya after MSN ini adalah AIH 😀

Happy Reading………

Advertisements

42 thoughts on “[FF] Melody of a Summer Nights -Chapter 1- + AIH Teaser C.2 [END]

  1. Ahhhhhh….knp harus ada tbc sih
    bagus thor ceritanya lain dari pada yg lain, gak biasa2nya soo jadi perawan tua
    Cinta segitiga yg bikin hati diobok2 lagi ya thor
    next partnya ditunggu….

  2. Dear Adaya Muminah,
    Berikut komentar saya terhadap karya barumu ini :
    1. Kok pendek sekali
    2. Saya rasa lebih bagus bila diceritakan awal-awal Siwon meniduri Yoona yang notabene adeknya Sooyoung itu. Ups kenapa adegan ini mirip sama One Chance-mu ya ? Sooyoung yang memergoki Siwon dan Yoona lagi bergulat ranjang.
    3. Jadi sebenarnya Siwon itu mencintai Sooyoung dan sudah menunggu untuk pernikahan dan malam pertamanya mereka ? Tapi mengapa dia melakukan perbuatan bodohdohdohdoh dengan meniduri adiknya ? Bukankah berarti dia sama sekali tidak mencintai dan menghargai Sooyoung ? Dan tentu aja secara pribadi sangan membenci lelaki seperti itu. Pengan mau ngegantung aja euhhh..!
    4. Oh lihat diatas ! Ada Kyuhyun ! Apakah mau kamu buat akhiran Sooyoung-Kyuhyun disini ? Please jangan bilang Sooyoung dengan hati malaikatnya itu akan memaafkan Siwon dan bersedia menikah dengannya lagi. *nangis nangis reader* karena perselingkuhan itu…. kenapa ya ? gak suka aja 😦
    5. Tolong jangan jadikan ff ini sedih 😦 semacam NOY.
    Oke, sekian surat dari saya. bukan bermaksud kritik and no offense. Semangat Adaya !!

    Dengan penuh kasih,
    Nidya Cahya

  3. Unnie unniee Halooo 😀

    Unnie Nanti kasih flash back pas siwon sama yoona yang d lihat sooyoung itu ya?Aku penasaran gimana siwon bisa gituan sama yoona.Katanya dia cinta sama sooyoung 😦

    Terus unnie kejam banget deh nulis ”… dia ditinggalkan kabur oleh calon suaminya. Menurut kabar yang beredar dia sudah cukup tua dan kaku. Dia juga sedikit pemarah. Saat malam tiba, dia akan menangis di balkon kamarnya…” Tapi kalo d pikir-pikir umur 28 emang aga tua sih tapi,.

    Nah kejar-aku-kau-ku-tangkap lebih d perbanyakin lagi ya unnie.Biar romantis kaya d sinetron-sinetron atau novel gitu..LOL 😀

    Dan Moment KyuYoungnya juga d Tunggu..Buat siwon merasa bersalah.haha..Tapi Tetap soowon dumps unnie ‘-‘) hehe..Sekian

    Maaf unnie kalo kurang berkenan 🙂 *Bow

  4. Kenapa udah tbc duluaaan.. Ah kan belum puas bacanya.. Loh soo unnie cinta pertamanya kyu oppa kok bisa? Sayang banget siwon oppa kok kesannya kayak nyia-nyiain soo unnie gitu sih

  5. sukaaaaaaaaa,,
    soo tegar bgt sie,,ehm….gimana reaksi won oppa klo kyu oppa mulai ngedeketin soo iia??terheran2 d,,
    ditunggu part selanjutnya,,

  6. kak ,, yg bener itu Autumn In Hampshire / AUTUMN IN MY HEART ???
    aq jdi bngung sndiri !!!
    gamsa !!!

    FF.ny bagus kak …
    mian gg prnah comment ….
    kkk~

  7. harus kah soo terus teraniayaya di setiap ff mu chingu?
    sumpah demi nikah sama GaemGyu
    itu teaser AIH bikin penasaraaaaaaaannn
    changsoo Andwae * hehehehe peace*
    mau nya SooWon
    Maksaaa

  8. haruskah soo terus teraniayaya di setiap ff mu chingu?
    sumpah demi nikah sama GaemGyu
    itu teaser AIH bikin penasaraaaaaaaannn
    changsoo Andwae * hehehehe peace*
    mau nya SooWon
    Maksaaa

  9. Pkok.a buat Siwon menderita thor, kalo bisa buat Siwon ma Yoona menderita entah itu oleh cacian Tiffany atau apapun.
    Pkok.a aku mw ada pmblasan buat YoonWon dan aku harap kesan Soo dimata orang tidak terlalu buruk.
    Next chapter dtnggu, NOY dbuat happy ending yah 🙂
    BDC jga jangan dtunda-tunda lagi postnya, cause aku takut para readersnya udh lupa ma crta.a

  10. Annyeong Author..
    Wuahhh Wonoppa langsung bikin nyesek diawal cerita. Penasaran sama alasannya kenapa bisa ngelakuin hal itu sama Sooennie. Padahal oppa sama sekali gak ada niat untuk itu. Aduh Aduh..
    Waah Sooennie benar2 buat terharu, hiks. T_T
    Ditunggu kelanjutannya Author dan Kyuyoung storynya juga.
    Semangat selalu Author!!! Yeah Yeah.. \(^0^)/

  11. Pasti ini kalo ada si kyu ini pertanda cinta segitiga.
    lagi seru banget iki mba kenapa di tbc..
    Jan itu sopo to sing dak nikah? Itu AIH..Ugh apakah soo sama changmin? Bener? Oh god semoga bukan.

  12. seruuu,, hati soo emang trlalu malaikat bgt.. Tp aku pngen tau knpa siwon nya bsa sma yoona.. Pengen bgt menghujat klakuan siwon yg ini ihk, keterlaluan sgt..

    AIH itu bnran soo d ajak nikah sma changmin? Itu cwe cwo nya kaya pke bju nikahan ya, kawin lari apa gmana itu nya, jd tambh pnsaran ajj nih

  13. OMG eonniiiii!!!!!!!!! ga sabar ga sabar nungguuuuu yang AIH itu kenapa jadi changmin mau sama sooyoung?? arggghhhhh nice eon^^ next chapter ditunggu!!!

  14. unnieya…..
    Neomu DAEBAK !!
    Tapi kependekan thor..
    Nanti next chapternya panjangin ya..
    Oh ya nanti siwonnya di buat menderita ya,, misalnya soo jadi deket sama kyu terus siwon cemburu. Pokoknya buat siwon bener bener nyesel sama kelakuannya udh nidurin yoona,
    Sama ceritain siwon oppa sama yoona knp bisa begituan, yayayaya

    gomawo,, mian banyak request..
    Hwaiting !!

  15. Aishhh… Siwon Oppa kenapa kau menghianati eonniku?
    Adaya eoni apakah ff ini sad kayak NOY…
    Aku bingung eon, siwon oppa itu sebenarnua gimana perasaannya sama soo eoni?
    Trus kenapa siwon oppa malah sama yoona?

  16. Aigo adaya dirimu bener” the Real Queen of drama story dwh,

    Menurut q adegan sooyoung ngeliat Siwon sama Yoona selingkuhnya
    Disini flat bgt, belum da emosi”nya sama sekali
    Sooyoung baik n cinta mati ma Siwon? Pdhal dah dikhianati tetep ja maafin dan baik bgt
    Ditunggu part 2nya, penasaran sama masa lalu kyuhyun n Sooyoung sama cerita knpa Siwon bisA selingkuh sama calon ade iparnya sendiri
    SEMANGAT ADAYA!!!

  17. Kyuhyun punya masa lalu sama Soo?
    Fanny benar tuh, seharusnya Soo cari pria lain dari pada harus sama Siwon #peace
    lagi, kenapa kejadiannya di buat sengaja^^
    Fighting chingu^^

  18. Siwon oppa tega bnget ya curang sama Soo…untung aja Soo bisa memaafin…
    Ini udah ada Kyu oppa pasti Soo bakal direbutin oleh 2 cowok , hehehe
    Moga aja Siwon oppa cepet ambil langkah….agar Soo nggak jatuh cinta sama orang lain

  19. maaf thor baru bisa commet 🙂 . aku kesel deh sama siwon oppa knp sih bisa berbuat ituh dng yoona ? juga buat yoona knp sih mau ajah di ajak gitu kan tau siwon itu calon kakak iparnya:( lanjut thor FIGHTING !!!

  20. aq suka ff mu…daebak… Kbwa kesel sm siwon oppa. Lelaki bejat! Ih rese… Demi Tuhan author sooyoung bae bgt msh mau nrima siwon jd tmnnya… Trus si yoona kmn??
    hmm sdikit pgn nny, H-1 sblm soowon mau nikah mlmny yoowon hubungan intim bkn??? Ishhh… Hebat kau dah bwt aq marah2 g jelas, gertakin gigi gr2 kesel…huft” next y… Ditunggu chapter selanjutnya. Annyeong…

  21. ih siwon ngapain jg dia msh datengin soo ga malu apa dah nyakitin soo…omo soo itu cinta pertama’a kyu ya senang’a…kalo bs buat kyuyoung aja chingu

  22. CIATTT!!! *gigit author* eonniiiee, sayangnya aku terlalu koplak karena baca Auntumn In Hampshire duluan-_- ceritanyaaaa._.aaaaaa kenapa yg dilibatkan selalu kyu sama yoon? aku benci kalo berakhir kyuyoung, kadang berakhir yoonkyu–” aku seokyu shipp thorr TT^TT keep writing <333 lope thorr

  23. wah.. soo cinta pertama kyu??
    kya moga mereka bersatu.. haha
    lagian siwon kan udh nghianatin soo..
    daebak.. d tunggu lanjutannya..
    hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s