[ FF ] Nothing On You – Special Chapter : The Secret I –

Annyeong ini Adaya kasih NOY Special Chapter … Biasa ya dalam chapter Special banyak banget kisah kisah lain selain SOWOON tapi gak kalah penting dan justru jadi kunci semua masalah di NOY, jadi yang ngikuti FF ini gak boleh terlewat ok 🙂 happy reading 🙂

Title              : Nothing On You

Author          : Adaya Muminah Aljabar ( oe09@live.com )

Main Cast     : Choi Sooyoung dan Choi Siwon ( Soowon Couple )

Other Cast    :

  • Cho Kyuhyun –> Cho Kyuhyun
  • Shim Chang Min –> Cho Changmin — > Max Changmin 
  • Song Qian –> Victoria Song –> Victoria Choi

Type            : Chapter

Genre          : Romance, Sad Ending , Family

Rating          : PG-18 ( All reader who Open mind )

Disclaimer : This story pure my imagined and my fantasy. All the Cast just belong to God but the story is my own. Hope you like it guys. Not for to copy and Please don’t be plagiator!

Special Chapter

The Secret I

“Jealousy is a disease, love is a healthy condition. The immature mind often mistakes one for the other, or assumes that the greater the love, the greater the jealousy – in fact, they are almost incompatible; one emotion hardly leaves room for the other.”
Robert A. Heinlein, Stranger in a Strange Land

**********************

Author POV –

Seoul , Korea Selatan 2012

Changmin sedang memutar otaknya untuk mencerna semua fakta mencengangkan tentang Victoria. Dia memijit pelipisnya dengan keras, denyut kepalanya tak tertahankan lagi. Semua ketakutan dan kecurigaanya ternyata benar selama ini. Sejak dia melihat Sooyoung untuk pertama kalinya, dia sadar ada yang salah dengan fakta, atau tepatnya opini yang diketahuinya soal kematian adiknya.

Jaejoong, orang yang disewanya untuk menyelidiki kematian Kyuhyun juga sama muramnya. Dia membalik-balik kertas yang ada di hadapannya dengan geram emosi. Walau dia sudah terbiasa dengan hal kejam yang terjadi di sekitarnya. Tapi tetap saja dia masih bisa mengernyit tak percaya saat membaca laporan yang berhasil dikumpulkan anak buahnya.

“ Dia gila Changmin.”

“ Jelaskan.”

“ Victoria sebelumnya bernama Song Qian, dia adalah anak satu-satunya dari Keluarga Song. Imigran dari China, yang sukses dengan bisnis makanan instanya di Korea. Pada masa kejayaanya Song-Group mampu mengunguli Mary Joshep. Sampai pada tahun 1995, Mary Joshep memenankan tendernya dengan pihak Finlandia dan Prancis, untuk membuat sup instan yang saat ini sangat populer di Eropa. Song-Group mengalami kelumpuhan total hingga harus menutup dua pabrik besarnya di Daegu dan Gumi. Mereka mencoba mengembangkan produk baru dan menjalin kerjasama dengan Jepang, tapi tak berhasil. Mereka tertipu dan mengalami kehancuran. Aku rasa tuan Song tak cukup bijak dengan meminjam uang dari lintah darat yang menyebabkan dia kehilangan semua yang tersisa. Dia mulai menjual istrinya untuk dijadikan pelacur di club malam dan …” Jaejoong berhenti seketika. “ Dia melakukan kekerasan fisik pada anak perempuanya, Song Qian. Pada tahun 1996 Song Qian ditemukan tergeletak lemas di depan gerbang rumahnya oleh pihak keamanan yang berpatroli. Tulang rusuknya remuk dan sepertinya tuan Song menghantamkan benda keras seperti palu di pipi Victoria, wajahnya hampir rusak dan dia kehilangan pengelihatanya untuk sementara karena pukulan keras di oksipitalisnya menyebabkan pembuluh otak tengahnya pecah. Song Qian kembali ke rumah setelah tuan Song diamankan. Tapi sehari sebelum penahanan tuan Song, dia ditemukan tewas di kamarnya. Wajahnya remuk dan tak dikenali lagi. Dan hemmm …” Jaejong kembali mengernyit untuk menahan rasa getirnya. “ Kemaluanya dipotong. Dia meninggal karena tusukan benda tajam di perutnya sebanyak enam kali tusukan. Kau pasti penasaran siapa pembunuhnya?”

Changmin merasakan desir aneh saat meyakini siapa pembunuh itu. “ Ya Tuhan.” Bisiknya lirih saat Jaejoong membenarkan dugaanya dengan anggukan kecil .

“ Victoria murka, di usia tak lebih dari 12 tahun, dia mengalami desakan melawan saat melihat ayahnya memukuli ibunya. Dia mengambil pistol yang ada di laci ayahnya dan menembak punggung tuan Song. Menurut pengakuan Victoria, tuan Song belum meninggal sebelum dia menghunuskan pisau untuk merobek perutnya. Dia mengakui semua karena dia ingin melindungi ibunya. Tapi ….”

“ Tapi ?” , ulang Changmin.

“ Tapi sesaat setelah dia meremukkan wajah ayahnya. Dia membunuh ibunya yang sedang sekarat.”

Changmin membelalak kaget. “ Kau pasti gila?”

“ Percayalah, mulanya aku juga berfikir demikian. Ini belum bagian terburuknya. Dia mengaku pada terapis kejiwaan jika dia mencintai ibunya, dan ingin mengakhiri penderitaan ibunya dengan cepat. Dia menikam tepat di jantung ibunya dan mengukir tanda cinta di dada ibunya. “

“ Lanjutkan…” Desak Changmin saat Jaejoong menunggunya untuk menilai penjelasannya.

“ Karena masih dibawah umur untuk menerima hukuman pidana Victoria akhirnya dikirim ke pusat rehabilitasi kejiwaan di Gonjiam, dia di sana selama setahun sebelum dia dikirim ke panti asuhan tempatmu tinggal.” Jaejoong menghentikan pejelasannya saat melihat laporannya. “ Kurasa aku tak perluh menjelaskan kekerasan fisik yang dialaminya di panti asuhan. Kau cukup mengenalnya saat itu. “

Changmin mengangguk. “ Apa yang terjadi setelah aku pergi. Setelah aku diadopsi oleh keluarga Max.”

“ Sebelum itu aku ingin menjelaskan sesuatu padamu. Ini akan sedikit melukaimu. Tapi …”

“ Apapun itu jelaskan padaku. Aku siap.”

“ Ini soal Kyuhyun. “

Changmin berhenti membaca laporan di hadapannya. Dia memandang Jaejoong dengan kernyit penuh tanda tanya. “ Ada apa dengan dia ?”

“ Sebelum kepergiannya ada saksi yang melihat dia bersama Victoria di halte bus membawa dua tas jinjing besar. Teman sekamar Kyuhyun mengatakan Victoria sering mengunjungi Kyuhyun saat malam tiba dan membisikkan kalimat-kalimat aneh dan membuat Kyuhyun menangis ….” Jaejoong kembali berhenti untuk menilai ekspresi temannya. “ Minho mengatakan Victoria sering memojokkan Kyuhyun dan menyuruhnya untuk ..ehmm.. meninggalkanmu.”

“ Demi Tuhan. Kenapa kau baru bilang padaku sekarang?”

“ Maaf. Saat penyelidikan pertama aku mengalami kesulitan untuk mencari saksi mata. Minho baru pulang dari Alaska bulan ini. Aku harus mencarinya hingga kutub dingin sialan itu untuk mendapatkan faktanya. Sialnya dia cukup terbelakang untuk memasang sesuatu yang disebut internet di rumahnya,“

“ Ada juga sebuah kesaksian dari seorang tukang cuci panti asuhan yang sempat ketakutan saat Victoria mengancam akan membunuhnya jika dia mengatakan kejadian sebenarnya saat dia memukuli Kyuhyun di tengah padang rumput di belakang panti kalian.”

Changmin ingat Kyuhyun babak belur, dia ingat adiknya menangis dan menolak untuk berbicara padanya selama seminggu.

“Changmin aku percaya Victoria melakukan banyak hal pada adikmu. Saat semua tak melihat. Saat semua pergi. Kyuhyun masih terlalu kecil untuk berani berbicara padamu. Adikmu tak benar-benar meninggalkanmu. Dia dipaksa meninggalkanmu.”

Changmin mengutuk pelan. Kecurigaanya benar adanya. Dia menelisik ke laporan Jaejoong saat melihat nama Choi Sooyoung di sana. “ Jelaskan hubungan Victoria dan Sooyoung.”

“ Saat kau diadopsi oleh keluarga Max. Victoria menjadi tak terkendali. Tunggu … aku rasa kau special bagi gadis ini? Apa kalian kekasih?” ejek Jaejoong saat melihat laporan saksi yang menyatakan kedekatan Victoria dengan Changmin.

“ Demi Tuhan. Aku hanya menolongnya. Aku merasa dia sangat lemah. Aku tak suka pem-bully-an.”

Well, bagaimanapun kau menolong orang yang membuatmu kehilangan adikmu.”

Fakta itu menikam Changmin. Dia hanya merasa kasihan pada Victoria yang selalu duduk di ujung ruangan saat mereka semua makan di ruang makan. Dia hanya merasa kasihan saat pertama kali pandangan mereka bertemu ada sayat luka di mata wanita itu. Ketiadaan jiwa dan tikaman rasa kebencian yang menaun. Victoria bahkan tak menjerit saat anak lelaki yang jumlahnya hampir setengah lusin itu menendanginya di perut dan menjambak rambutnya hingga keluar dari akar. Dia hanya meringkuk kaku di kaki mereka. Diam. Tanpa setetespun air mata. Sekarang dia tahu alasanya. Victoria sudah sangat terbisa dengan pukulan dan rasa sakit. Tapi demi apapun di dunia yang disebut suci, tak ada manusia yang bisa mati rasa seperti itu. Kebencian di mata itu ….

“ Victoria diadopsi oleh keluarga Choi, tepat sebulan setelah adobsimu.”

Changmin memincingkan alisnya. “Tapi keluarga Choi adalah pemilik Mary Joshep, musuh ayahnya. “

“ Sudah ku bilang dia gila. Dia sepertinya menjual jiwanya pada setan untuk mendapatkan semua kebetulan yang menimpanya. Dia dibesarkan oleh musuhnya sendiri. Dirawat dengan layak. Victoria mendapat prestasi bagus di sekolahnya, dia tergolong jenius. Dan pada umur 17 tahun dia sudah diterima di Universitas ternama Korea. Kau pasti penasaran bidang apa yang diambilnya?”

“Apa?”

“ Psikologi dan kejiwaan. Orang sakit  jiwa yang berhasil mengusai ilmu kejiwaan. Kau tahu betapa menakutkan mereka?”

Changmin bisa membayangkannya. “ Lalu apa yang terjadi dengan Choi Sooyoung, kenapa dia ada dalam daftar korban Victoria. “

“ Sebelumnya, saat usia Sooyoung masih 12 tahun, dia pernah sekarat karena kehabisan nafas. Dia ditemukan di dalam lubang sumur tua yang sudah tak terpakai lagi di taman kaca rumahnya. Jika tukang kebun itu terlambat menyelamatkannya dia pasti sudah meninggal saat itu. “

“ Apa Victoria yang melakukannya….”

“ Entahlah Choi Sooyoung tak pernah mau mengakuinya, tapi salah seorang pembantu di rumah itu melihat Victoria menggandeng Sooyoung menuju rumah kaca itu. Ada banyak kejadian kecil yang menunjukkan kelainan jiwa Victoria yang akhirnya membuat dia dikirim ke asrama putri oleh tuan Choi, kakek Sooyoung. Dia hampir menggunduli Sooyoung dan melukai wajahnya karena merasa bekas luka di pipinya akan terasa indah jika dimiliki Sooyoung. Selain itu anjing kesayangan Sooyoung tiba-tiba mati dan lehernya menghilang entah kemana. Dan banyak lagi, kau bisa membacanya sendiri. Saat tes sikologi dilakukan tak ada gejala yang menunjukkan kecenderungan Victoria mengalami gangguan jiwa. Well aku tak terkejut, dia tahu semua teori dan dasar pemikiranya, si jenius Victoria. “

“ Dan belum cukup dari semua epic kejadian yang diakibatkan si Victoria, hemm.. Choi Victoria maksudku. Dia membunuh teman sekamarnya di asrama yang membuat gelarnya sebagai seorang master pendidikan dalam bidang sikologi dicabut, dia dikeluarkan dari institut dan dimasukkan dalam rumah sakit jiwa pada tahun 2005. Lagi, pihak berwajib tak menganggap tindakan Victoria sebagai sebuah tindak pidana. Tapi hanya penyakit mental. “

Jaejoong memberi folder tebal lain pada Changmin. “ Sekarang kita lihat apa yang terjadi pada Kyuhyun…. “ kata Jaejoong sebelum melihat air mata Changmin. Air mata saat membaca satu baris paragraf di kertas tebal itu.

“ Aku … aku yang membunuhnya.” Bisiknya sebelum menutup folder itu. Dia tak kuat melihat laporan yang ditulis temannya. Kyuhyun. Wajah Kyuhyun yang tergeletak kaku ada di dalam laporan itu.

*************************

Changmin melihat enam anak laki-laki bertubuh besar sedang berkerumun di dekat hutan di samping bangunan lama panti asuhan yang sedang direnovasi. Mereka tertawa dengan keras hingga memekakan telinga Changmin yang saat itu sedang mencoba menenangkan pikiranya yang sedang kacau karena rencananya rusak. Semuanya berantakan. Petugas sosial panti asuhan berhasil menemukan mereka, tepat kedatangan mereka di terminal Seoul.

Changmin sekali lagi melihat ke arah kerumunan anak yang sebaya dengannya. Yang paling besar memiliki tubuh gemuk dan keras, dia hampir setinggi Changmin. Matanya sangat kejam, hitam kelam yang memancarkan hawa penindasan. Dan 5 lainnya tak terlalu besar hanya saja mereka cukup besar untuk membunuh gundukan yang ada di kaki mereka. Changmin terkejut saat menyadari ada gelungan manusia di bawah kaki mereka. “ Dasar gadis aneh ..mati..mati…mati…”

Anak yang lain, yang berambut hitam dan keriting sedang membawa ember berisikan air kencing yang sudah mereka kumpulkan ke dalam ember berkarat itu. Dia menyiramkan ke arah anak yang sedang bergelung di bawah kaki teman-temannya dengan kepuasan di matanya. “ Minum itu aneh! Kau pantas mendapatkanya setelah kau berani merusak bola kami.”

“ Jin … gadis ini tak mau minta maaf. Apa yang harus kita lakukan padanya.” Teriak anak bermata coklat yang memiliki rambut berminyak dan sangat panjang hingga menjuntai ke dagunya. Anak yang dipanggil Jin adalah anak yang bertubuh paling besar diantara mereka semua. Si ketua. Anak yang memiliki mata bengis dan kejam.

Jin mengambil ember kosong yang dibawa anak keriting itu sebelum menghantamkannya ke kepala gadis di bawahnya. “ Sialan. Pelacur kecil. Apa kau ingin aku membunuhmu dan membuatmu menyusul kedua orangtuamu!”

Gadis itu hanya bergelung di sana. Changmin tak bisa melihat dari kejauhan, tapi gadis itu mencoba untuk tegak. Dia memandang ke arah Jin dengan sorot tak acuh. Dia meludah pada Jin dan membuatnya menerima pukulan di belakang lehernya. Gadis itu ambruk lagi. Changmin segera meraih tongkat besi yang dia temukan di samping sisa konstruksi bangunan panti asuhan dan menerjang ke arah kerumunan itu. “ Apa yang kalian lakukan … lepaskan dia. “ Changmin mencoba memukulkan besi itu ke punggung anak yang bisa dijangkaunya. Tapi Jin malah meraih tongkat itu semudah dia menepis lalat. Dia membalikkan tubuh Changmin dan membuatnya tersungkur di kakinya.

“ Lihat siapa yang mencoba datang menolong. SUPERMAN?” semua anak tertawa serempak saat Jin menghantam pelipis Changmin dengan bogeman mentahnya. Changmin merasa pening sesaat sebelum rasa sakit dan denyut aneh merambati kepalanya. Dua anak yang lain kembali melayangkan pukulan di tubuhnya, mereka menginjak perut Changmin dengan kaki mereka yang bersepatu.

“ Lari …lari…. lari….” Geram Changmin pada gadis yang menatapnya dengan pandangan kosong dihadapannya. Gadis itu hanya terdiam memandangnya. Changmin merasa marah saat gadis itu hanya diam dan melihatnya dipukuli habis-habisan oleh anak-anak yang tadi menyiksa gadis itu. “ Lari bodoh ….” Saat bogem terakhir Jin mendarat di rahang Changmin. Jin dan kawan-kawanya mengambil dompet Changmin dan mengejek foto tua keluarganya, sebelum mengambil uang Changmin yang tak seberapa. Dia menepuk-nepukkan uang itu di kepala Changmin sebelum berlalu dan mendaratkan tikaman perih di rusuk gadis di hadapan Changmin.

Saat semua anak bengis itu berlalu, gadis itu mendekat ke arah Changmin dan melihatnya dengan tatapan aneh. Dia memungut dompet Changmin dan memasukkan kembali foto hitam-putih yang sudah diremas oleh Jin. “ Milikmu ….” bisik gadis itu. Changmin baru sadar bau urine yang berasal dari gadis itu, dia menyibak rambutnya sedikit untuk melihat darah yang mengucur dari pelipis Changmin. Gadis itu tak lebih baik. Bibirnya bengkak dan seluruh tubunya membiru, tapi dia sama sekali tak mengeluh ataupun menangis. “ Terimakasih.” Kata gadis itu perlahan.

“ Tak perlu. Harusnya kau berlari saat aku datang.”

“ Dan melewatkan menumpuk dendamku? Tidak. Aku beterimakasih pada mereka karena perbuatan mereka. Karena mereka aku akan memiliki alasan untuk hidup. Untung menghancurkan mereka dengan tanganku ….”

Changmin tertegun saat melihat kilat asing yang bahkan tak nampak saat dia dipukuli. “ Kau gila.” Gumam Changmin lirih.

Gadis itu tersenyum dengan gembira. “ Siapa namamu?”

Changmin mencoba duduk dan meraih dompet di tangan Victoria. “ Cho Changmin. Dan kau gadis aneh, siapa namamu?”

“ Victoria…Victoria Song.”

*******************

Sooyoung terperanjat dari tidurnya. Kepalanya berdenyut kaku saat mencoba untuk menghirup udara yang menyesakkan. “ Soo, kau baik-baik saja?” tanya Siwon dari arah meja kerja yang terletak tak jauh dari tempat tidur mereka. Sooyoung membalasnya dengan senyum kecil saat melihat Siwon menuju ke arahnya.” Ada apa? Apa kau bermimpi sesuatu yang tak menyenangkan?”

Sooyoung tersenyum lemah pada Siwon. Dia menepiskan rasa khawatir Siwon dengan mengecup bibir suaminya perlahan. “ Gwencana, hanya …sesuatu yang sudah lama tak kuingat.” Gumam Sooyoung perlahan. Dia menarik nafas perlahan sebelum mimpi itu kembali bergelayut di ingatanya. Mimpi yang begitu terang.

***********************

“ Soo ….”

“ Unnie.” 

“ Soo, apa kau menyayangiku?”

Gadis kecil yang dipanggil Sooyoung itu mengagguk mantap ke arah gadis yang lebih tua . Gadis itu tersenyum kaku saat melihat jawaban gadis kecil di hadapannya itu. Dia mengelus lembut rambut panjang Sooyoung dengan buku-buku jarinya. “ Apa kau percaya padaku?”

Gadis kecil itu terdiam sesaat sebelum mengangguk dengan penuh semangat, senyum kecil terlukis di bibirnya saat melihat senyum puas di wajah unnienya. “ Kalo begitu maukah kau melakukan sesuatu untukku?” tanya gadis yang lebih tua itu sekali lagi.

“ Ne, Unnie. Apapun. “

“ Bagus.” Bisik gadis itu dengan seringai asing yang sempat membuat degup jantung gadis kecil itu memacu. “  Bukankah kau bilang kau sangat merindukan Appa dan Eommamu yang sudah menjadi bintang?”

Gadis kecil itu mengetipkan matanya dengan pelan, “ Ne, Unnie.”

“ Apa kau ingin bertemu dengan mereka?” kali ini gadis yang lebih tua itu tak menunggu jawaban persetujuan dari gadis kecil di hadapannya. “ Aku akan membawamu menemui mereka, Soo. Membuat kalian bersama. Apa kau mau?”

Senyum bahagia tergambar di wajah gadis kecil itu. Dia menarik-narik tangan Unnienya dengan penuh semangat. “ Benarkah? Unnie tidak berbohong? Kakek bilang tak ada kendaraan yang bisa menuju ke sana….” Keluhnya sedih.

“ Ne. Aku tak berbohong. Aku tahu jalan menuju ke sana. Kendaraan untuk bertemu Appa dan Eommamu. Kau mau? Ikutlah aku akan menunjukkanya, tapi ini rahasia diantara kita. Kau harus menutup mulutmu rapat-rapat dan tidak boleh menceritakan pada siapapun. Tidak boleh berteriak dan mengeluh. Kau mengerti?”

“ Mengerti. “

Senyum di wajah gadis yang lebih besar itu terkembang dengan menakutkan. Matanya berkilat bahagia, dia mengambil saputangan panjang dari saku mantelnya sebelum menggandeng gadis kecil itu menuju rumah kaca yang sudah tak terpakai. Dia berhenti di depan sumur sedalam empat meter yang sudah berlumut dan tak berair lagi. Dia mengambil tali tampar yang sudah ditaruhnya di samping sumur itu dua hari yang lalu, dia melemparnya ke dalam sumur itu dengan tenang dan mengikatnya ke pasak kuat yang terpancang di dekat pohon pinus yang gundul. Dia kembali pada gadis kecil yang melihatnya dengan penuh tanda tanya, tapi ada binar senang saat gadis yang lebih tua itu menepuk kepalanya dan meyakinkan bahwa itu adalah jalan menuju bintang. “ Sekarang kita harus mengikat mulutmu. Ah tanganmu juga. “ dia kembali mengambil saputangan yang diletakkanya di dekat kursi tua di samping sumur saat dia sedang mencoba membuat katrol sederhana.

“ Unnie… sakit.” Rintih gadis kecil itu saat merasakan ikatan kuat pada tanganya. Gadis dewasa itu menenangkanya dengan bisikan lirih sebelum membungkam mulut gadis itu dengan syal yang mengikat lehernya.

“ Sudah. Sekarang aku akan mengirimmu ke dalam sana. Tempat kau bisa bertemu dengan kedua orangtuamu. Kau anak baik.”

Gadis menarik Sooyoung dengan katrol sederhana yang dibuatnya dan membuat gadis itu menggantung di tengah kegelapan sumur. Victoria bisa merasakan gadis itu meronta dan melawan dari gerakan tali yang hampir melilit tanganya. “ Gadis sial.” Makinya sebelum mendengar suara buk keras yang membuatnya tahu gadis kecil itu sudah sampai di dasar sumur. Dia mengintip sebentar gadis yang sedang menghantam-hantamkan badannya itu dengan keras ke dinding sumur dan menangis tertahan kain yang mengganjal mulutnya. Victoria tersenyum lirih sebelum menarik talinya dan menyingkirkannya jauh-jauh. Dia mengambil penutup sumur yang berat dan menggelindingkanya hingga tanganya berdarah, sesaat sebelum dia membanting tutup itu ke atas kepala sumur dia berteriak dengan penuh kemenangan. “ Selamat sampai tujuan, Soo. Ke Neraka!” Braak! Suara berisik yang meredam tangisan dan jeritan tertahan gadis itu untuk selamanya.

Victoria meninggalkan rumah kaca dengan senyum lebar di wajahnya. Terlalu mudah. Terlalu cepat. Hingga dia sedikit kehilangan keasikan untuk menyikasa musuhnya. Dia berdendang dan melaju rumah utama dengan lagu abandoned melantun dari bibirnya.

*********************

-TBC-

 Note : Pertemuan Changmin dan Jaejoong terjadi sebelum Victoria dan Changmin bertemu direstoran pada Chap 5 A Cont . Dan mimpi Sooyoung terjadi sebelum keberangkatanya ke Verona, tepatnya seminggu setelah dia keluar dari rumah sakit . Yang becetak miring adalah Flashback ya …

Tahu kan sekarang lebih jelas kenapa Vict bisa sakit jiwa gt dan kenapa Changmin bisa ketemu Vict dan clue buat kematian Kyuhyun …. Nantikan 5B yaaa heheheh banyak Soowon d sana:)

Happy reading ,, mian kalo banyak Taypo dan membosankan dan minim Soowon ok ok 🙂

Dont be silent reader 🙂

Bye

Advertisements

58 thoughts on “[ FF ] Nothing On You – Special Chapter : The Secret I –

  1. Oh my~~
    itu vict ampun dah..
    Tingkat kegilaannya benar2 sudah akut!
    Bagaimana bisa ia membunuh banyak manusia tak bersalah?
    Dan kyu, secara tak langsung vict juga bersalah.

    Benar2 hebat si vict,mampu membuat ia lolos dari semua tuduhan,but lebih hebat lagi author yg sukses dengan ff nya

    daebak!
    Nice ff 🙂

  2. OMG !!
    Vic jenius banget dia sakit jiwa tapi dia kuliah di kejiwaan, kayanya cuma orang yang udh bener” saiko yang kaya gitu.
    ooh vic itu unnie angkatnya soo, ih ga tau malu banget udh bagus di adopsi, di biayain hidup tp malah kaya gitu. Vic ga tau terimakasih.
    Yang pada saat itu menangani kasus vic yang mau melukai soo unnie kayanya saiko juga deh, masa udh mau ngelukain + sebelumnya udh ngebunuh ayah ibunya masih aja di lepasin.

    Yippie akhirnya kebenaran mulai terungkap, ayo selidikin lagi apa yg udh di lakuin sama victoria

    Nice chapter chingu di tunggu lanjutannya

    • huft ! saya juga mikir kenapa nih anak saiko bangt <– bener nih author minta d gampar wkwkwkwkkwkw , makasih sudah comment yaaa sis aduh saya nangis banget karena commentnya keren abis panjang bangt dan apa ya bikin saya berbunga bunga ,,,heheheheh jangan bosen ya dan silahkan diintip Chap 5B

  3. omo…
    Aku ga nyangka track record vic kay gtu…
    Ampun deh, psikopat bgt…
    Syoo ada trauma ga stlah kjdian itu..?
    Aku kget bgt sama part ini, aku pkir vic ga sekejam itu…
    Ati2 ya syoo,,
    oiya yg 5B kpn mau dipublish? Aku tnggu…

  4. si vic bener2 sakit jiwa dari bocah wew ~

    oh ia tapi yg ga habis pikir si Minho itu loh yg ternyata gaptek ==
    ohmaigot ~

    lanjut eon 😀

  5. WoW..
    sekarang dah jelas semua…..
    secara aku hanya seorang reader, jadi ga tau kekurangan tulisan adaya dimana, bagi aku selama tulisan nya bisa di baca dan apa yg adaya sampaikan bisa di mengerti sama reader. aku rasa itu dah patut di acungin jempol, dan nie cerita detail banget walaupun awal2 smpat bingung dngan kehadiran victoria, hubungannya dgn changmin dan sooyung, tpi sekarang dah jelas.

    Chingu Hwaiting….

    • hehhehe Vict emang gitu sih ya , siapa sih yang nyiptain tokoh gila itu <– ngomong sama tangan heheh , makasih dah mampir Chingu tuh tuh yang part 5B dahhh di publish silahkan di intip kekek makasih

  6. saiko.
    tp aku hrs akui klo vict bnr” jenius.
    dy ngambil jurusn psikolog spy dy sndri bsa memanipulasi test kjiwaannya.

    vict otak nya mang jln dgan angat sangat pintr tp saking pintrnya sampai da yg konslet tuch otak.

    gomawo

  7. Sumpah.. Vic udh msuk kategori gila stadium akhir…
    Bnar2 gag nyangka klakuan jhatnya smpe sgtunya…
    Untung changmin oppa loem trlmbat mnyadrinya…

    Ksian soo unnie jga.. Pdhal syangnya dy k vict tlus.. Mlah d blas kya gtu…
    Mdah2n siwon oppa jga cpat tahu klakuan bruk vic sma soo unnie biar.. Mkin bnyak yg bsa jgain soo unnie…
    Aplgi ada baby choi d perutnya soo unnie.
    Uniie yaaa fighting…

    • 😦 Kasihan Vict dihujat , pukpuk punggung Vict :p ….
      Hehheheh Soo adalah orang yang sabar dan kuat dia gak akan pernah menyerah akan apapun 🙂
      Makasih ya sudah menjadi pembaca setia hehehe “bow

  8. Wahh ceritanya makin seruuuuu
    Akhirnya changmin oppa udh tau yg sebenernya jd dia gk akan benci lg sama soo eoni, tp knp kyuppa meninggal krn changmin oppa???
    Vict bener2 udh gila stadium akhir, dia ngebunuh orang dr kecil
    Soo eoni bener2 hebat sampai skarang bertahan padahal vict sering nyelakain
    D tunggu part selanjutnya eonni :))

  9. eonni ,, mian kaLo stiap comment aq mesti baweL …
    ntu Vic bisa LuLus skuLah kejiwaan kok isa hebat bnget yaw …
    dy ntu queen of drama bnget d sni …
    pngin jitak …
    d tnggu next part.ny ya eon …

    • Gwencana , saya suka orang bawel kekekekek , heheh aku juga bingung kenapa dia bisa ya? Loh,,,, heheh pengarang sarap :p ,,,, makasih , itu itu dah ada 5B silahkan dilirik kekekeke 🙂
      Makasih ya dah mampiiiir , mana mana FF baru kamu yaaa 🙂 aku tunggu hehehhe

      • ff baru ku ???
        aq age sibuk bnget ma tiketnya orang” … kdang d rmah udh pLang kntor masih sja bnyak yg teLpon …
        *menderita+curcol dadakan
        udh jadi sbenere ,, cma krang beberapa part doang …
        tpi gg ad wktu buat pubLish …
        kkk~

  10. wah ternyata dugaanku bener. . . . .
    vic gila masa ngebunuh orang tuanya
    sma sintingx kya bpax yg tega ngejual istrix sendiri

    mkin penasaran apa yg memotivasi kyu bwt bnuh diri
    sama penasaran sama apa yg vic omongin sama siwon, sampe siwon benci sama sooyoung
    lanjut adaya aku jd mkin penasaran sama masa lalu sooyoung
    ayo ditunggu part 5Bx
    SEMANGAT!!!

    • SEMANGAT !!! kekekkeke , mungkin karena AUTHORNYA agak giila jadi semua castnya gila hahahahah :p
      Yes ada yang penasaran jejjejejeje ….. itu itu jawaban dari beberapa pertanyaan yang bikin penasaran udah ada di Chap 5B kekekek 🙂
      Makasih ya Soo dah mampir dan setia walau FF nya isinya orang gila semua kekekekke

  11. Miris sekalii >_____<

    Victoria ternyata..Astaga,Mentalnya kuat sekali ya.. 😦
    Kasian juga sih sama vic tapi dia juga jahat..-_-

    Harusnya Vic dendam sama Keluarganya soo..Jangan sama soo dong..Astaga,Vic..-_-

    Disini pemaparan permasalahannya enak banget untuk di baca..Dan benar SooWonnya hanya sebiji..-_- 😦

    Aku tunggu lanjutannya unnieee ~ ~ Fightingg ~~!!!^^

  12. astaagaaaaaa udah bener2 psikopat si nona song itu
    segitu ambiusny pengen bls dendam ke org
    pdhl kn bkn slh klwrga soo eonni sgla hal yg trjdi d prshaan song
    aduuuhhh gemes bgt q sm part ini!!!
    tp untgny changmin oppa udh terbuka matany jd nnti dy bs bantuin soo eonni
    adaya jjang!!!
    🙂

    • hhwhhwhwhwhw kasihan ya Vict 🙂 dia sakit jiwa heheehe , gemes jangan cubit pipi saya ya chingu kekekek 🙂 #plakkk …gumawo sudah mampirrrr 🙂 jangan bosen ya dengan cerita aneh ini kekeke

  13. ooh tante..
    Ternyata dirimu sangat mengerikan! >.<
    ckckck!
    Maunya dia dihukum mati aja.
    Biar tau rasa tu tante!

    Nah changmin,
    uda tau lo kan skrang,
    mana yg jhat,mana yg baik.
    Syoo emang ga slah,
    bhkan dya jga korban sitante gila itu.
    Mending lo cpet-cpet deh bunuh atw setidaknya amankan tu tante gila itu.
    Biar dya ga ganggu syoo lagi.

    Next part asap yaa 🙂

    • Tante Jenong eh salah Tante cantik hehehhehe , jangan Chingu dia juga manusia walau dia dah gak berjiwa sih ehhehehe , nee udah aku pos yang 5B silahkan dintip , gumawo dah baca dan comment yaaa

  14. Idid.. Vict mengerikan sumpah..
    gila tingkat akut ..
    Soo eonni.. kasihan banget untung aja masih selamat.. 😦
    Akhirnya Changmin Oppa tau yang sebenernya..
    Semoga.. changmin bantuin soo ngelawan Vict 😀

  15. wahhh kamu udah rajin update ya ….makasih ya
    Disini bener2 terungkap kejahatan Vic……….
    merinding aku baca ceritanya…….kok jahat bnget ya….
    Moga aja Soo nggak jadi korban Vic setelah ini….

  16. Author yg satu ini emang bisa dh bkin penasaran,,he
    skarang jd rada mengerti alur ceritanya stlah terkuaknya secret itu, itu vic org yg plng membahayakn stadium 4 dh kyanya, dia gilanya ga ktulungan tp dia pntarnya bsa menghandle smua itu tanpa cela dan bebas dri semua hukuman atas kejahatannya, dan changmin kayanya org yg pling brharga bgt bwt vic,

  17. gile bener vic bener2 sadis dasar psikopat…brarti changmin dah ga dendam lg dong ama soo..chingu aku minta pw’a yg 5 A dong tp saya ga pny twet…gmn chingu

  18. gila vict ahjumma gila…. orang gila yang bisa masuk universitas di jurusan psikologi dan kejiwaan, vict ahjumma bener bener gila… author aku speechles baca part ini, vict ahjumma emang bener2 gila

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s