[ FF ] Dare To Tempt a Duke – Chapter 2 –

Annyeong Adaya dan Nidya Back dengan DTD chap 2 . Adaya juga ingin sekalian mengumumkan kalau FF yang akan di pos setelah ini adalah NOY Chap 5 A ( berdasarkan polling ) , jadi tiap akhir minggu Adaya akan gelar Voting untuk melihat bagaimana ketertarikan reader pada FF buatan Adaya . Jadi jangan lupa ngevote dan tinggalin jejak ya . Karena selain vote ada standar komentar yang Adaya tetapkan sebelum mempost lanjutan FF Adaya yang lain . Misal saja , Adaya akan post FF NOY 5A setelah di FF DTD ini ada lebih dari 15 comment pembaca , atau setidaknya setara dengan jumlah click FF DTD , jadi jangan coba coba jadi silent reader ya :p griiiin (kejamnya author …) , hahahha mian saja hanya Author merasa sudah bekerja keras memeras otak untuk membuat sesuatu yang tujuannya mengibur reader , dan harapan kami reader yang budiman turut membangun FF ini agar bisa dan lebih dapat layak dibaca tiap chapternya , jadi kami sengaja melakukan warning keras seperti ini juga berguna untuk kelanjutan karya kami . Maaf jika terkesan belagu dan seenaknya sendiri . Standar komentar menurut kami adalah standar sebuah FF diminati atau enak dibaca , sedikit komentar menandakan FF kurang bisa menarik perhatian pembaca , jadi kami para author juga tak akan menghabiskan energi kami pada sesuatu yang tak bermanfaat bagi para reader sekalian . 🙂 jadi mohon pengertiannya . BOW

Happy Reading …

Ingat jika belum ada TBC dan Catatatn kaki bearti FF ini masih dalam proses pengetikan ! Terimakasih banyak ! 🙂

Title     : Dare To Tempt a Duke

Author : Nidya (pulpen_ijo@yahoo.com) and Adaya Muminah Aljabar ( oe09@live.com )

Main Cast :

  • Choi Sooyoung  – > Lady Summer Westwood
  • Choi Siwon         –> Siwon Duke of Rutherford
  • Im Yoona            –> Lady Yoona Easterling
  • Cho Kyuhyun     –> Kyuhyun Viscount of Arestoone

Other Cast :

  • Victoria Song –> Lady Victoria Duchess of Claymore 
  • Nickhun            –> Nick Duke of Claymore 

Type           : Chapter

Genre         : Historical Romance

Rating        : PG-18 ( All reader who Open mind )

Chapter -2-

London , 1867

 Sooyoung tak memikirkan perbuatannya , tentu saja dia tak pernah memikirkannya . Karena jika iya dia tak akan pernah melakukannya . Membuat kekacauan adalah keahliannya . Tapi menggoda Duke Ruterford dan berbagi sensualitas melalui penyatuan bibir dengannya adalah kesalahan terbodoh yang pernah dilakukannya .

 “ Wanita menawarkan …laki laki membeli , bukan begitu my lady ?”,

 Ucapan Duke of Ruterford terus menggaung di telingannya membuat dirinya tak mampu berkosentrasi pada target yang berjarak empat meter di hadapannya . “ Sial !”, umpat Sooyoung perlahan saat melihat tembakan panahnya kembali melesat ke arah pohon di balik target panahnya .

  “ Ada apa dengamu hari ini ?”, Kyuhyun menatap sekilas pada Sooyoung yang mencoba merentangkan busur panahnya untuk kesekian kalinya.

 ” Tidak ada apa-apa !”,

 ” Aku mencium sesuatu yang mencurigakan .”, ejek Kyuhyun yang tak puas dengan jawaban Sooyoung .

 ” Diamlah , kau menggangu kosentrasiku !” , delik Sooyoung seraya mencoba melepaskan satu anak panah lagi . Dan Gagal . “Shit !” , umpatnya lirih .

 “ Yeah kau kira aku akan percaya semudah itu. Athena yang kehilangan kemampuan memanah ?”,

 Sooyoung hanya melirik Kyuhyun dengan pandangan mematikan sebelum kembali berkosentrasi kembali pada target di hadapannya .

 “ Katakan padaku , apa yang terjadi semalam ? Kau dan Ruterford tiba-tiba menghilang di balik kegelapan taman . “

 “ Kau mulai menjengkelkan . “ , gerutu Sooyoung yang tahu Kyuhyun tak akan berhenti sampai dia menceritakan kejadian sebenarnya . “ Kami berciuman . “ , lanjut Sooyoung singkat .

 “ Awww ini baru berita . S Duke of R berbagi ciuman dengan The Lady Most Scandalous di balik keremangan taman Lady E ! . Bagaimana kedengarannya ? Jika aku menjualnya ke harian Wisteldone aku akan mendapat cukup uang untuk kuhabiskan di atas meja judi White“,

” Aku tak butuh leluconmu Kyu . “, Sooyoung sudah lelah mencoba memanah target yang selama ini tak pernah meleset dari bidikannya . Dia melonggarkan kancing gaun yang disematkan dengan pita berwarna merah di pergelangan tangannya . Dengan cekatan Sooyoung membuaka sarungtangan kulit yang dipakainya untuk melindungi telapak tangannya dari goresan tali busur yang tajam . Dia merenggangkan bagian belakang punggungnya yang terasa kaku sesaat sebelum meninggalkan area memanah .

Kyuhyun mengikuti Sooyoung dengan langkah lebar .” Biar ku tebak , kau yang memulainya ?”, lanjut Kyuhyun dengan kilat menggoda di matannya .

Sooyoung mencoba mempertahankan ekspresi tenang di wajahnya , karena Kyuhyun akan semakin gencar melancarkan celetukan jahilnya saat menyadari kegusaran Sooyoung . “ Kau tahu hal itu . Jadi diamlah !”, Sooyoung terdiam sejenak sebelum berbalik menghadap Kyuhyun yang mengekor di balik punggungnya . “ Kenapa kita tidak mencobanya ?”, Sooyoung ingin membuktikan sesuatu . Ciuman Rutherford . Ciuman itu tak bearti apa-apa baginya .

“ Mencoba apa ?”,

“ Berciuman ! Kita mengenal seumur hidup dan kita belum pernah berciuman ?! “,

“ Apa yang coba kau buktikan ? “ , ujar Kyuhyun dengan desir kecurigaan .

“ Aku tidak tahu . Aku akan tahu setelah melakukannya ! “,

” Hell Yeah , Peduli setan “,

 Kyuhyun melonggarkan sedikit ikatan cravatnya. Dengan perlahan kakinya membawanya persis ke hadapan Sooyoung . Sambil tetap mempertahankan pandangan matanya ke arah Sooyoung yang mulai mundur perlahan seiring semakin dekatnya jarak mereka . Tatapan dan siratan kilau jahil masih ada di antara mereka . Sooyoung merambatkan jemarinya perlahan ke kerah kemaja Kyuhyun saat dirinya sudah tak mampu lagi mundur karena membentur pohon ek dibalik punggungnya . Tubuh Kyuhyun yang menghimpitnya membuat Sooyoung menggerakkan bibirnya membentuk senyum geli . Kyuhyun menarik Sooyoung untuk menatap ke arahnya , jari telunjuknya menyematkan juntaian rambut yang tak sengaja lolos dari sanggul rapi Sooyoung . “ Kau yakin kita harus melakukannya ? “,

 ” Kau membuatku ingin tertawa dengan pandangan aneh itu ….”,

 Kyuhyun tersenyum miring dan mulai mencondongkan tubuhnya mendekat ke arah Sooyoung . Sedetik sebelum bibir mereka bertemu Kyuhyun bisa merasakan tubuh Sooyoung yang bergetar karena menahan tawa , sapuan bibirnya ke bibir Sooyong begitu ringan hingga hampir mirip dengan belaian angin . Mereka menikmati seperkian detik ciuman mereka sampai Kyuhyun mencoba untuk membuka bibir Sooyoung dengan menggigit bibir bagian atas Sooyoung perlahan sambil mengelus dengan lidahnya. Napas mereka tampak membentuk uap. Kyuhyun bisa merasakan Sooyoung tersenyum sebelum mengangkat kepalanya . Tatapan mereka bertemu . Mereka terdiam untuk meresapi moment singkat itu selama seperkian detik sebelum Sooyoung meledak dalam tawa.Detik berikutnya Kyuhyun bergabung dalam tawa renyah Sooyoung .Mereka tertawa hingga nafas mereka habis.

 “ Sesuai dugaanku , romansa tak cocok untuk kita !” , ujar Kyuhyun setelah berhasil menguasai dirinya untuk tak tertawa . Dia melirik Sooyoug yang masih berguncang geli di hadapannya dengan pandangan kasih . “ Syukurlah kita tak mencoba hal ini lebih awal . Aku akan menjauhimu seperti wabah !” ,

 “ Kita memilih hubungan yang tepat . Kawan . Cukup !! “ ,

 “ Well , tapi menurutku ciuman tadi tak buruk . Cukup Hebat .”,

 ” Hebat . Tapi tak cukup hebat hingga mampu melemaskan lututku . “

 Sooyoung menegakkan tubunya yang masih bersandar di batang pohon , dia memaki sekilas saat melihat ujung gaun memanahnya tergores oleh lumut hijau yang melapisi batang kayu yang lembab .

” Lalu ?”, tanya Kyuhyun yang masih merasa percakapan mereka belum selesai.

” Lalu apa ?” ,

” Jangan berpura-pura bodoh !” ,

” Berhentilah berbasa-basi My Lord . Katakan apa maksudmu sebenarnya ?”,

” Ciumanku hebat . Tapi tak cukup hebat untuk melemaskan lututmu . Bagaimana dengan Rutherford? Apa dia cukup hebat untuk melelehkan hatimu ?” ,

” Merasa tersaingi , huh ?” ,

” Tidak untuk memperebutkanmu tentunya …. “, goda Kyuhyun dengan kilat jahil di matanya.

Sooyoung terdiam sejenak . Matanya beralih ke pemandangan di kejauhan .  ” Dia payah !”, jawab Sooyoung singkat .

” Payah ? Ini baru berita !”, Kyuhyun menaikkan sebalah alisnya dan menatap spekulatif  ke arah Sooyoung , ” Rutherford tak pernah dikenal karena kepayahannya . Dalam berbisnis maupun wanita. “

” Tapi dia payah !”,

” Berhentilah berbohong ! Dia tak seburuk itu , kau tahu itu …”,

” Tidak , Aku tak tahu . “,

” Ya , Kau tahu hal itu Soo …”, desak Kyuhyun

” Tidak dan Tidak ! “,

Kyuhyun hanya terdiam dan menatap sooyoung dengan mata mengejek.

” Oh baiklah , aku mengakuinya dia tak separah itu …. “,ujar Soo sambil mengalihkan pandangnya , menolak menatap Kyuhyun .

Tawa Kyuhyun seketika meledak melihat pancaran mata Sooyoung yang tak seperti biasa . Sekilas hanya sekilas , tak lebih dari sedetik Kyuhyun menangkap tatapan gadis polos yang selalu terkunci rapat di dalam diri Sooyoung . ” Baiklah . Akhir dari pembicaraan !  “, ujar Kyuhyun seraya bergidik dengan gaya bosan.

Ilustarasi : Gaun memanah Sooyoung .

********* ***********************

Edensor , Derbshire 1867

Donington Manor , House of Rutherford

ilustrasi : Properti Lord Rutherfor , Edensor , Donington Manor

Siwon sudah memutuskan. Ia akan menikahi Yoona. Persetan dengan Sooyoung, ia tidak akan terpengaruh dengan kecantikannya, bujuk rayunya, kelincahannya, bahkan tubuhnya yang menghipnotis itu ia berdiri di depan jendela ruang kerjanya, matanya menatap di kejauhan, otaknya masih mengulang-ngulang peristiwa tadi malam. peristiwa yang telah memakan harga dirinya, menjatuhkannya hingga ke dasar jurang yang paling dalam karena iblis cantik itu. tapi tentu saja ia tidak menyesal. ia gembira bisa mencicipi bibir merah itu.

” Siwon! Kalau sekali lagi kau tidak menjawab panggilanku, aku bersumpah aku akan menggebrak mejamu dengan kursi yang kududuki saat ini!”, suara seorang wanita dari balik punggungnya membuyarkan lamunan yang menggelayuti pikirannya. Masih dengan ekspresi kosong, Siwon membalikkan tubuhnya, memandang sosok perempuan cantik yang dua tahun lalu pernah menggemparkan seluruh London dan menjadi lady most willing di season saat itu.

 Siwon tersenyum lembut, ia langsung maju untuk memeluk kakaknya. Victoria membalas pelukan Siwon seraya mengerutkan alisnya dengan cantik. Firasatnya mengatakan, Siwon sedang dilanda masalah. Dan semoga saja masalah itu adalah cinta, hanya Tuhan yang tahu mau sampai kapan adiknya ini mempertahankan status bujangannya, batinnya.

 “Kau tampak pucat .” ujar Victoria, ia duduk dengan anggun di salah satu kursi beludru yang nyaman. ia memberi isyarat pada pelayan untuk menuangkan teh . Sambil menambahkan sebongkah gula dan krim pada cangkir antik di hadapannya Victoria menelisik lagi gurat aneh di wajah adiknya . “ Minumlah , “ ujar Victoria seraya menyodorkan cangkir teh kepada Siwon yang langsung menyesapnya.

 “Sepertinya pernikahanmu tidak terlalu banyak mempengaruhi sifatmu , Sis. Kau masih tetap spontan dan meledak-ledak seperti dulu .” ujar Siwon seraya meletakkan cangkir tehnya yang masih setengah penuh kembali ke mejanya. Siwon menyunggingkan senyum miringnya saat mendengar tawa hangat kakaknya .

“Aku tidak akan pernah mengubah sifatku ! Tidak akan pernah! “ , jawab Victoria seraya menyesap tehnya sendiri . “ Nick menyukainya.” ujarnya dengan nada lembut saat berbicara soal suaminya ,  Nickhun Duke of Claymore .

Siwon mengedikkan bahunya yang lebar. “Well, kalau begitu lebih baik aku akan mengajukan protesku pada Nick. Aku akan menyuruhnya untuk tidak terlalu menyukai sifat kakakku yang liar..” ujar Siwon.

“Dan dengan senang hati dia pasti akan menolakmu. Tahun lalu saat peringatan pernikahan kami, aku mencoba bersifat manis seperti lady bermartabat lainnya, tapi Nick malah melihatku dengan aneh seperti berkata siapa-kau-kau-bukan-istriku.” Victoria terkikik geli mengingatnya. Siwon tersenyum lebar, senang melihat kebahagiaan kakaknya yang terbukti sukses dalam pernikahannya.

 Victoria mengarahkan perhatiannya kembali pada Siwon, mencermatinya baik-baik. Ia mengedarkan pandangannya ke sekeliling ruang kerja Siwon. Maskulin. Tanpa feminitas. Kuat. Dan berkuasa. “Kau butuh istri.” putus Victoria tiba-tiba. Siwon langsung mengangkat dahinya, memberi tatapan jangan-campuri-urusanku yang langsung diabaikan segera oleh Victoria dengan lambaian tangannya.

 “Di Edensor tentu saja. Kita bahkan akan mengadakan acara berburu!” cetus Victoria, ” Para Lady muda, lady Easterling ? Sudah pasti.” Gumam Victoria, ” Lady Bowman , Lady Endland, ah.. jangan lupakan Lady Westwood, aku tertarik padanya.”

 Siwon mengerutkan dahinya tak setuju saat mendengar nama Sooyoung disebut sebagai salah satu tamu dalam acara yang direncanakan Victoria . Siwon membelalakkan matanya dengan kesal. “Lalu apa fungsinya acara berburu bila hanya diisi dengan para perempuan?” ucapnya kasar.

“Tentu saja kita juga akan mengundang pria yang sebaya denganmu sayang, coba kita lihat, ada Lord Billington, Lord Illnoise ,dan ahhhh Lord Arestoone teman lady Westwood yang sangat tampan itu, kudengar ia sangat menyenangkan, “ Ujar Victoria dengan pancaran hidup di matanya . Dia kembali bergumam pada dirinya sendiri mencoba mencatat dalam hati apa yang diperlukannya .

 Siwon hanya bisa menatap kakaknya yang sudah mulai tenggelam dalam rencananya. Baru saja ia bersyukur atas kehadiran Nick dalam mengisi kebahagiaan kakaknya, dan sekarang ia malah ingin menyumpahi Nick karena membuat kakaknya terlalu bahagia sehingga punya waktu untuk mengganggu Siwon.

 Suara ketukan pintu membuyarkan percakapan satu arah Victoria, seorang lelaki muda tampan dengan sikap tubuhnya yang tegap melangkah masuk. Ia mencium singkat bibir Victoria dan duduk dengan nyaman di pegangan kursi yang diduduki Victoria.

“Kulihat istriku sudah mulai melancarkan tipu dayanya padamu, Siwon?” kata Nick dengan nada geli dan langsung disikut oleh Victoria, membuat Siwon harus menahan tawanya karena lelaki yang dulu dikenal sebagai kesatria berdarah dingin di hadapannya itu sekarang berubah menjadi sejinak kucing. Tak ada lagi jejak kepahitan yang dulu selalu dilihat Siwon pada gurat wajah Claymore .

Victoria berkata ceria, matanya berkilat bahagia saat berbicara pada suaminya, “Siwon akan mengadakan acara berburu di Edensor, bukankah itu menyenangkan, Nick?”.

Nick terlihat tidak yakin. Dia menatap Siwon sekilas . Hubungan batin diantara mereka membuat Nick yakin kalau istrinya  akan berusaha menjodohkan Siwon dengan para Lady yang akan menjadi tamu undangan. “Well, aku…”

“Tentu saja menyenangkan,” potong Victoria cepat. “Tenang saja adikku, aku yang akan mengurus semuanya.”

 Victoria berdiri dan melangkah kedepan Siwon, yang langsung membuat Nick dan Siwon berdiri, lalu menepuk pelan pipi adiknya. “Biarkan aku yang mengurus semuanya adikku, termasuk makanan, kamar, dan juga tamu undangan, tentu saja. Kau hanya perlu bersikap ramah.” Victoria tersenyum, lalu melangkah menuju suaminya. Victoria bergelayut manja ke lengan suaminya. “Kalau begitu kami pergi dulu Siwon. Jaga dirimu baik-baik.” kata Victoria dengan nada ceria memaksa halus Nick untuk ikut bersamannya.

 ************************

 Sooyoung lelah . Dia merasa kelelahan . Semua bagian tubuhnya terasa remuk . Ia baru pulang dari pesta Lady Mortham nyaris jam lima pagi . Kemudian Dorris , pelayan pribadinya menolak memberinya waktu lebih untuk menikmati rengkuhan selimut hangatnya . Dengan tekad yang begitu kuat Dorris menyeret Sooyoung masuk ke dalam kereta untuk keberangkatan mereka ke Donington Manor , House of Rutherford.

 Sooyoung menatap tajam ke arah Dorris yang mencoba mengalihkan kegugupannya ke rajutan yang dibawannya . ” Kau …”, ujar Sooyoung penuh dengan nada mematikan , ” Aku bilang aku tak akan pergi !” ,

Dorris berdeham dengan anggun sebelum kembali menatap tuannya , ” Anda harus , Miss . ” ,

Jika saja Sooyoung tak menghormati wanita setengah baya di hadapannya melebihi dia menghormati ibunya sendiri , saat ini pasti dia sudah menyuruh wanita itu turun dari keretanya .

” Aku majikanmu …. “,

” Saya tahu Anda adalah majikan saya . “, jawab Dorris tenang .

” Lalu kenapa kau tak mengidahkan perintahku ,,,”,

” Lady Victoria , Duchess of Claymore mengundang Anda secara pribadi Miss . “, Potong Dorris . Lagi . ” Tidak sopan menolaknya , Lady Victoria memiliki koneksi yang menjanjikan di kalangan ton , Anda membutuhkannya ….”,

” Untuk ?”, sahut Sooyoung dengan nada ringan .

” Mencari suami ideal !”,

Sooyoung mendesah lelah , dia tak dalam kondisi prima untuk berdebat dengan Dorris . Dorris selalu menginginkan Sooyoung menikah , menikah dan memiliki anak , dan bahagia dalam pernikahannya . Sooyoung merasa kasihan pada wanita tua itu .

” Aku tak membutuhkannya …”,

” Tak membutuhkan menikah ? Atau koneksi Lady Victoria ?”,

Sooyoung kembali melirik sebal pada Dorris yang bertekad kuat . Tak ada yang dapat menghentikannya jika dia sudah bertekad akan sesuatu . Tak ada . ” Keduanya !” , jawab Sooyoung singkat .

Dorris terdiam sejenak sebelum menjawab , ” Tapi kenapa ? Semua wanita seusia Anda menginginkan pernikahan .”,

Sooyoung memutuskan mengakhiri pembicaraan mereka dengan diam . Sooyoung memijat pelipisnya dengan kedua jemarinya . Kereta yang berguncang membuat Sooyoung semakin merasa remuk di beberapa bagian , ” Sial !”,gumam Sooyoung saat dia menyadari keadaanya yang berantakan . Dorris melupakan satu hal saat menyeretnya dengan paksa pagi ini , dia melupakan Sooyoung sangat memperhatikan penampilan , dan saat ini dia berada dalam keretanya hanya dengan mengenakan gaun berpergian usang yang sudah akan dibuangnya .

Ilustarasi :

Gaun bepergian Sooyoung

Kereta kuda Lady Westwood

 Tak ada yang bisa dilakukan saat ini, Sooyoung tak ingin menghabiskan waktu untuk singgah ke penginapan kumuh yang mereka temui saat perjalanan menuju Derbshire . Sooyoung mencoba meredahkan keteganganya dengan menelisik pada pemandangan dari luar jendela keretannya. Tak banyak yang disajikan oleh alam kecuali pepohonan rindang yang basah terkena rintikan hujan .Dari kejauhan terlihat sekelompok Rusa betina yang sedang bergerombol mencari makan di tengah lindungan hutan. Hanya suara khas burung Kolibri yang mampu menenangkan denyut kesal yang berdentum di kepala Sooyoung .

” Miss … kita hampir sampai . ” , ujar Dorris yang terlihat sama lelahnya dengan Sooyoung .

 Sooyoung menatapnya sekilas , bergidik tak peduli , sebelum kembali menatap pemandangan dari luar jendela keretannya . Sooyoung merasakan firasat aneh . Sebuah pertanda akan timbulnya bencana , atau sesuatu yang mirip seperti itu . Ciuman . Kenangan ciuman itu yang membawa bisikan aneh ke kepalanya yang berdenyut . Bisikan yang membuatnya yakin kekacauan akan segera datang .

 ” Kita sudah sampai Miss …. ” , Sooyoung tak mengalihkan tatapannya , dia tahu , dia tahu mereka sudah sampai . Walau masih berjalak ratusan mill dari kastil Rutherford dia tahu hutan yang saat ini dia lewati adalah properti yang dimiliki Siwon .

 Entah bagaiman Sooyoung bisa merasakan perbedaan pepohonan yang ada di hutan ini dengan hutan sebelumnya , sesuatu yang mendeklarasikan kepemilikan sang Duke . Kesuburan . Dan semua yang memancarkan kemaskulinan pemiliknya . Sooyoung bisa melihat gerbang hitam dari kejauhan berdiri kokoh membentang dari utara hingga selatan hutan , membagi kediaman Lord Rutherford dan properti lainnya .

 Sooyoung memejamkan matanya sesaat , dan menggosok gosokkan telapak tangannya di sepanjang lehernya . Pikiran pertamannya adalah , bagaimana caranya menghindari Lord Rutherford selama seminggu berada di kediamannya . Mungkin ini terdengar bodoh , tapi setelah malam itu Sooyoung mencari-cari cara untuk membalas kelakuan kurang ajar sang Duke .Siwon telah melukai harga diri Sooyoung , dan Sooyoung masih tak memiliki ide untuk membalas pelecehan sang Duke padannya . Dia belum siap , dia belum siap dan tak ingin bertemu dengan sang Duke karena dia tak memiliki persiapan apapun .

Sooyoung berharap Kyuhyun akan menghadiri undangan sang Duke , dia tahu sahabatnya itu sedang disibukkan dengan janda baru yang dia temui di pesta Lady Mortham semalam , dan jika sudah begitu akan membutuhkan waktu seminggu lebih untuk membuat Kyuhyun mau meninggalkan London .

Sooyoung mendesah saat pelayannya membukakan pintu kereta untuknya , di depannya sudah ada kereta keluarga Withamm yang membawa Lady Jessica dan Krystal bersamanya .Sooyoung bertegur sapa dengan mereka sekilas sebelum mengikuti pelayan keluarga Rutherford untuk menuju kamar yang akan ditempatinnya selama seminggu ini .

Sooyoung melewati lorong batu megah yang membawannya ke galeri seni dengan berbagai macam ukiran patung dan lukisan mahal yang sengaja disematkan di bagian depan Manor agar para tamu bisa menikmati kemegahan Donington Manor milik Duke Rutherford. Sooyoung tak menghentikan langkahnya sampai dia melewati ruang musik yang dilapisi dengan beledru merah marun . ” Lady Westwood …. “, ujar seorang lelaki dari balik punggungnya .

Sial . Sooyoung mengumpat dalam hati karena tahu siapa pemilik suara itu . Sooyoung terus berjalan dan tak ingin berhenti . Dorris dan pelayan rumah Rutherford sempat ragu untuk mengikuti Sooyoung yang tak mengidahkan panggilan sang Duke .

 ” Lady Westwood …. ” , panggil pria itu lagi . Sooyoung tahu Siwon mengejarnya dengan langkah cepat . Sooyoung sedikit mempercepat langkahnya seiring dentam sepatu boot Siwon yang semakin membahana. .

” Pengecut ! “,

Sooyoung berhenti seketika . Dia menarik nafas perlahan dan menyunggingkan senyum oh-aku-tak-mau-tahu-lebih-baik-kau-pergi-ke-neraka-sayang yang selalu dia latih di depan cermin . ” My Lord !”, jawab Sooyoung dengan kaku . Dorris memberi isyarat pada Sooyoung untuk membungkuk , tapi Sooyoung memberinya tatapan datar , dia tetap berdiri tegap dengan kepercayaan diri atau tepatnya kesombongan yang selalu dibanggakannya .

” Akhirnya Anda mendengar Saya . Bagaimana perjalanan Anda , saya harap Anda menikmatinya .”,

 Sooyoung mengumpat dalam hati , dari wajah Siwon jelas terlihat dia menikmati lingkar hitam kelelahan yang terlukis di bawah mata sooyoung , ” Apa yang anda harapkan My Lord , cerita menarik mengenai Rusa yang menghibur ? Atau kerikil sialan yang membuat kereta saya berguncang ? , ” Dorris memelototkan matanya tak setuju , pelayan Ruterford yang belakangan diketahui Sooyoung bernama Ninna juga hanya menunduk dengan ketidak setujuan di matanya

 Siwon terlihat terdiam sejenak sebelum tersenyum kecil ke arah Sooyoung , ” Kau terlihat lelah . ” , ujar Sang Duke perlahan . Sooyoung terkejut saat mendengar percikan suara prihatin dari Siwon . ” Antar Lady Westwood ke kamar Ninna , aku tak akan menggangu kalian lagi … “,

” Tunggu !”,

” Hemmm ?”,

Sooyoung gatal ingin menampar wajah lembut di hadapannya , dia ingin perang bukan pehatian palsu dari sang Duke . ” Berhentilah bersikap palsu di hadapanku !” ,

Siwon menaikkan sebelah alisnya dengan lengkung sempurna . ” Maaf ?”,

Sooyoung mengingatnya laki-laki di hadapannya bisa bersikap sangat sensual tapi detik berikutnya dia akan berubah menjadi bangsawan puritan sombong yang sangat dibencinya .

” Kau membenciku . Aku tahu itu . Karena aku juga sama sepertimu . Lebih . Dan Lebih dibanding kebencianmu . Jadi jangan berpura-pura baik padaku !”,

Kali ini Siwon benar-benar berbalik ke arah Sooyoung , dia semakin mendekat ke arah Sooyoung yang terlihat kurus dan lemah dalam gaun kusamnya . ” Kau salah dalam banyak hal My Lady , pertama …aku tak pernah berpura-pura baik padamu . Aku hanya bersikap sopan pada tamuku . “

 ” Kedua … kau perluh istirahat karena aku melihat lingkaran hitam yang mengerikan tergambar di garis matamu . Aku tak ingin para tamu mengiraku telah jahat memperlakukan tamuku yang sedang lelah dan membuatnya pingsan karena mengajaknya berdebat dengan sesuatu yang disebut kebencian!” ,

 Sooyoung meremas jemarinya dengan kesal di kedua sisi tubuhnya , ” Kau ….. ” , Sooyoung melihat tatapan tajam Siwon beralih kembali menjadi senyum mengejek yang sama seperti malam itu . ” Brengsek . ” , ujar Sooyoung dengan gemerak di sela giginya yang terkatup .

” Dan kau my lady , tak lebih baik dariku !”,

 Sooyoung sudah hampir mengangkat tanganya untuk menampar Siwon tapi suara malas yang ditarik tarik dari balik punggungnya menghentikannya .

 ” Wel well pertunjukan yang menarik ….” , Kyuhyun ada di sana bersandar pada dinding batu tua dengan kesan malas yang selalu menyertainya. ” Your Grace !”, sapa Kyuhyun seraya membungkukan tubuhnya perlahan . ” Sore yang indah …. “,

 Siwon membalas sapaan Kyuhyun sebelum melirik spekulatif pada Sooyoung yang mendesah lelah di hadapannya . ” Kau datang ? Aku membutuhkanmu !” , ujar Sooyoung seraya memeluk Kyuhyun dengan ringan . Yang membuat Siwon menatap tak setuju pada pasangan di hadapannya .

Sooyoung tersenyum kecil ke kulit leher Kyuhyun dan memeberinya isyarat untuk mengikuti rencana yang tiba tiba tergambar di kepalanya . ” Aku merindukanmu . ” , ujar Sooyoung dengan nada berlebih , dia memasang senyum menggodanya di hadapan Kyuhyun sebelum memberikan ciuman ringan pada bibir Kyuhyun .

” Bukankah ini sedikit berlebihan !”, ujar Kyuhyun yang membuat dia mendapatkan lirikan mematikan dari Sooyoung .

” Diam dan ikuti ! ” , delik Sooyoung .

” Maaf !”, sela Siwon dengan nada serak . ” Seseorang yang melihat kedekatan kalian akan memiliki spekulasi yang benar-benar salah …. “,

Sooyoung tersenyum senang melihat perangkapnya berhasil . Dia berbalik kembali menatap sang Duke . ” Anda baik sekali Your Grace , mengingatkan kami ? Saya sangat menghargainya . Tapi apa yang Anda harapkan dari dua orang yang selalu akrab dengan skandal ? “,

 ” Setidaknya Anda harus menahannya diri rumah saya Miss …”, jawab Siwon disela bibirnya yang mengatup kaku .

  Kenyataan Siwon yang berbicara hanya mengacu pada Sooyoung membuat Kyuhyun sadar dirinya tak benar-benar diperhatikan oleh Siwon . Kyuhyun tersenyum kecil dan memutuskan untuk menjadi penikmat drama Lord Sempurna dan Lady Bencana di hadapannya .

 ” Saya akan My Lord , sebisa mungkin mencoba untuk tidak berlaku sopan di rumah anda . Maaf tapi itu adalah satu satunya kesenangan yang saya miliki …. ,” Dorris gemetar takut di tempatnya dua pelayan itu ketakutan melihat perang verbal yang dilancarkan para majikannya .

” Anda Miss , sangat membutuhkan kunjungan misa ke gereja , untuk mencuci pikiran Anda yang sudah teralu jauh melangkah dari kesopanan “,

” Dan Anda My Lord butuh sekali-kali merasakan keindahan menjadi orang yang tak terjerat dengan moral . ” ,

” Sungguh suatu kesalahan Anda ada di sini … “,

” Silahkan mengajukan protes pada pelayan saya yang telah memaksa saya dengan  tekad kuatnya untuk datang ke desa terpencil ini . “,

” Diam ! Atau aku akan …”,

” What ? “,

Menciummu saat ini juga !”,batin Siwon . Siwon mncoba meredam gejolak gairah yang muncul karena pertengkarangnya dengan Sooyoung . Sesuatu tentang cara gadis itu melawannya . Mata yang berapi-api dan senyum licik yang tergambar di wajahnya membuat dirinya menegang . Sebagai gantinya Siwon hanya terdiam di sana tanpa mengucapkan apapun .

” Pengecut !” , ujar Sooyoung dengan nada perlahan . Bibirnya bergerak mebentuk senyum kemenangan karena mampu membalikkan kata kata sang Duke.

 ” Sial . ” , ujar Siwon akhirnya

 Sooyoung mengalihkan tatapanya pada Kyuhyun dan mencoba mengulurkan tangannya dengan gaya manja . Kyuhyun meraih uluran tangan Sooyoung dan melingkarkan lenganya bertaut dengan lengan Sooyoung membentuk sebuah ikatan yang sempurna . ” Anda tentu tidak keberatan saya undur diri My Lord …. senang sekali bisa berbicara seperti layaknya manusia dengan Anda, My Lord !” , ujar Sooyoung seraya membungkuk dengan kesopanan berlebih yang malah mengindikasikan hinaanya pada Siwon

 ” Ah satu lagi , saya harap Anda menyampaikan rasa terimakasih saya pada Lady Victoria . Karena tanpa undangannya saya tak mungkin bisa sebahagia seperti saat ini !” , uajar Sooyoung sebelum berbalik dengan senyum bangga di wajahnya .Dia memandang Dorris dengan kilat lucu sebelum memasuki ruang utama , jauh..jauh… meninggalkan sang Duke di belakangnya .

 ***********************

“ Biar ku tebak , Kau dan Rutherford mencoba memainkan drama baru ? Dia menjadi Lord Sempurna dan kau Lady Bencana ?” , sindir Kyuhyun saat mereka sudah sampai di ruang jeruk , ruang yang disediakan oleh Lady Victoria khusus bagi para tamu menikmati matahari sore di Donington Manor.

 Ucapan Kyuhyun jelas pantas di balas , tapi sayangnya Sooyoung sudah menghabiskan energi terakhir yang dimilikinya untuk bertengkar dengan Siwon .

“ Seandainya aku tahu , aku akan memberi kalian sepasang pedang untuk dimainkan bersama . “ ,

Sooyoung nyaris saya menyikutkan lenganya ke perut Kyuhyun yang bisa dijangkau olehnya . “ Kyuhyun …. “ , geram Sooyoung dengan sisa kekuatannya .

“ Ya ?”,

“ Tutup mulutmu !”,

Kyuhyun sekali lagi meledak dalam tawannya. 

“ Tunggu sampai membunuh sahabat dihalalkan di London !”, ancam Sooyoung seraya melancarkan lirikan kejinya.

“ Kau akan membunuhku ? Dengan cakarmu , huh ?”,

Good God , hentikan ! “ , bentak Sooyoung seraya mengangkat tanganya untuk memberi isyarat jika Kyuhyun tetap melanjutkan gurauan yang dibuatnya dia tak akan segan menghunuskan belati di perut sahabatnya itu.

” Aku merasa kasihan pada semua wanita yang akan berakhir dengan sang Duke . Aku tak bisa membayangkan betapa menderitannya dia harus hidup dengan puritan sejenis Lord Rutherford !”,  geram Sooyoung dibalik giginya . ” Keculi seorang wanita yang bisa membuatnya jatuh berlutut dan memohon cinta . Lady Proper seperti Easterling akan menjadi pion membosankan dalam kehidupan sang Duke . Dia membutuhkan wanita berapi-api yang mampu melawannya , mampu menentang semua tingkah puritan itu , dan mampu membebaskannya dari topeng keras yang selalu dikenakannya saat bersosialisasi di masyarakat . ” ,

” Wanita seperti itu ? “,

” Ya wanita seperti itu . ” , ‘ Wanita sepertiku’ . Lanjut Sooyoung dalam hati . Dia tak pernah menyadarinya sampai perkataan itu terbesit dalam pikirannya . ‘Aku pasti sudah gila’ . 

*****************************

Siwon , Duke of Rutherford , sedang terdiam di meja makannya . Hari ini adalah hari pertama jamuan makan malam di gelar di Manornya untuk menyambut musim berburu yang sudah tiba . Siwon harus berterimakasih pada kakaknya yang telah menyiapkan segala detail keperluan penyambutan tamu tanpa harus meributkan hal sepele seperti warna kelambu yang sesuai untuk acara makan malam . Tapi kemeriahan dan kemegahan yang ada di hadapannya tak mampu mengusir gelitikan kesal di hatinya .

Siwon menyapukan pandangannya berkeliling ruangan . Ratusan tamunya terlihat puas dengan hidangan kepala anak sapi yang disajikan bersama dengan puding ginjal yang menjadi ciri khas di Manornya . Tatapannya menangkap sosok Lady Easterling yang sedang bercengkrama sopan dengan Lord Hallminton di sampingnya . Urutan derajat kebangsawanan masih ditetapkan dalam pengaturan tempat duduk pada jamuan kali ini . Lady Easterling yang hanya anak seorang Baron harus duduk tiga meja jauhnya dari dia . Lain kali dia akan memberitahu kakaknya untuk mengurutkan tamu berdasarkan prioritas rasa suka Siwon pada sang tamu .

Di sampingnya sedang duduk Duke Danbury yang sedang asik menyesap wine yang dituangkan pelayan ke gelasnya .  Di sisi yang lain Lady Haunt yang merupakan putri dari Earl berkebangsaan Prancis . Siwon mencoba menangkap obrolan di sekitarnya . Judi . Pacuan kuda . Klub malam . Dan Rumah hiburan . Hanya itu topik yang mereka obrolkan . Siwon selalu merasa kalangan atas London hanya diisi oleh orang bodoh membosankan yang hanya peduli pada warna cravatnya dibanding orang miskin yang kelaparan di tanahnya .

Siwon memutar pandangannya ke arah kursi yang berjarak dua jengkal darinya . Kursi itu kosong . Siwon tahu siapa yang seharunya ada di sana . Lady Westwood . Lady Sombong yang suka membuat kekacauan dimanapun dan kapanpun dia memiliki kesempatan . Siwon sedikit merasa lega karena Lady Westwood memutuskan untuk tak hadir dalam jamuan makan malam kali ini . Kejadian sore itu masih menyisakan percik amarah di hatinya . Dia tak akan pernah tahu apa yang akan terjadi jika saja Sooyoung hadir dan duduk hanya berjarak dua kursi darinya . Tapi di sisi lain , Siwon sedikit merasa kehilangan kesenangan karena absent dari Lady Westwood , dia merindukan celotehan cerdas dan kejam sang Lady pada para bangsawan yang berusaha melontarkan obrolan tak bermutu padannya .

Secara tak sadar senyum Siwon terkembang mengingat tingkah laku Sooyoung yang selalu mengundang kekacauan . Dia melirik ke arah kakaknya yang ada di meja sebelahnya , dia memberi isyarat pada kakaknya untuk menggantikannya sebagai tuan rumah . Beberapa Lady dan Lord yang melihat Siwon berdiri turut berdiri untuk  memberinya penghormatan . Siwon membalas mereka seraya mempersilahkan mereka untuk melanjutkan kegiatan mereka menyantap makanan sebelum berlalu keluar dari ruang makan .

Siwon melangkahkan kakinya mendekati taman buatan yang dibuat oleh arsitek Prancis yang sengaja dipesannya . Taman kaca itu memberi sedikit sentuhan lembut pada Manornya yang berdiri dengan kemaskulinan pemiliknya . Siwon membuka pintu rumah kaca itu perlahan , hingga menimbulkan suara derit dari engselnya . Dia bersiap untuk meraih obor yang ada di samping pintu ” Jangan !”, tapi suara dingin itu mengehentikannya .

Siwon mencoba menajamkan pengelihatannya , dia menangkap sosok ramping sedang berdiri membelakanginya dengan rambut terurai lebar dan setengah telanjang ? .” Good God , apa yang sedang kau lakukan di sini ?”, teriak Siwon saat mendapati Sooyoung sedang melindungi bagian depan tubunya dengan kedua tangannya . Gaun bagian belakangnya terlihat robek  hingga mencapai pinggangnya .

” Apa menurutmu ? Berjemur di bawah sinar rembulan  . ” , jawab Sooyoung dengan nada kesal .

Entah kegilaan apa yang merasukinnya tapi dia ingin tertawa melihat Lady Westwood melindungi egonya dengan humor kejam yang selalu terurai dari bibirnya . ” Butuh bantuan ?”, ujar Siwon akhirnya , setelah melihat gaun Sooyoung tersangkut oleh ranting tajam dari bibit pohon mahoni yang tingginya masih seukuran manusia .

” Yes , Please !”, jawabnya dengan nada tak tulus .

” Kenapa aku tak terkejut mendapatimu tak menghadiri makan malam , alih-alih terjebak di rumah kaca ini dengan gaun tersangkut pohon …. ” .

Sooyoung ingin membalas Siwon dengan ucapan keji , tapi posisinya saat ini tak memungkinkan dirinya untuk membalas ucapan Siwon . Sooyoung bisa merasakan hembusan nafas Siwon yang menganai punggung telanjangnya , saat dia mencoba membantu Sooyoung menyingkirkan ranting yang membelit gaun dan untaian rambutnya .

Di sisi lain Siwon sedang menahan sesuatu yang buas yang saat ini sudah mulai mengintip di pikirannya . Punggung Sooyoung yang lebar dan ramping memiliki kulit sehalus satin . Aroma bunga lavender dan sedikit bau kopi mulai menguar dari rambutnya yang terurai memeluk tubuhnya . Ikal ikal hitam itu memberikan godaan padanya untuk menyentuhnya . Siwon menyesap aroma tubuh Sooyoung dari lehernya perlahan , ada sebuah kegilaan yang menggerakkan bibirnya mendekati kulit di leher Sooyoung , ” Kau ….Aroma apa yang kau pakai ?!”, ujar Siwon dengan suara parau , dia sudah benar-benar kehilangan humornya , tak ada lagi lelucon dan godaan di matanya .

Sooyoung memutar kepalanya perlahan menghadap Siwon yang ada di balik tubuhnya . Sooyoung bisa merasakan perubahan pada diri Siwon , tak ada lagi senyum menggoda , hanya ada hasrat yang dilihatnya sama seperti malam saat mereka berbagi ciuman . Siwon memandang mata Sooyoung perlahan . Dia menguncinya di sana . ” Aku pasti sudah gila ….. ” , bisik Siwon  lirih sebelum melumat bibir Sooyoung dengan keras.

” My Lord !”, potes Sooyoung yang terkejut dengan tindakan spontan Siwon . ” Bodoh ! Apa yang kau lakukan !”,

Siwon menatap Sooyoung dengan pandangan berkabut , ” Please … sekali lagi saja please , Ya Tuhan !!!” ,  kedua tangannya Siwon  mengunci tubuh Sooyoung dan menenggelamkan Sooyoung ke tubuh bidangnya, bibir mereka saling menempel dengan buas dan lidah yang saling bertautan. Siwon membalikkan posisi mereka, menekan Sooyoung ke arah dirinya, tangannya memenjara tubuh Sooyoung dan dengan tetap mempertahankan ciuman mereka. Panas ditubuh mereka mengalir dengan cepat, Siwon mengangkat wajahnya, sambil terengah-engah, memandang wajah Sooyoung yang memerah dengan mata bulat yang memancarkan keterkejutan. Gaun Sooyoung yang terbuka lebar membuat tubuh bagian atas Sooyoung terekspose secara jelas di hadapan Siwon . ” Kau cantik sekali !”, bisiknya lirih sebelum kembali mendekat ke bibir Sooyoung .

Sooyoung berkedip untuk seperkian detik sebelum mengumpat atas kekesalannya karena tak mampu menahan gairahnya , ” For God Sake  !! Persetan dengan semua ini . Cium aku . Lagi !!! ” , geram Sooyoung sebelum meraih kerah Siwon dan mengimbangi ciuman mereka .

********************

-TBC –

Wkkwkwkwkwkwkwk Maaf reader kecewa . Karena ini diseting 18 tahun jadi cukup sampai di sini hahahahahaha . Adaya dan Nidya tak mau menjadi perusak moral (sekali kali boolehh tapi yaaa #evil griiiin ) , mian kalo banyak Taypo dan membosankan .. Ah Ya Spoiler masih banyak adegan mendebarkan di Chapter yang akan datang jadi jangan lupa tinggalkan jejak ya agar kita juga semangat melanjutkannya ….

Bye bye Salam hangat Nidya dan Adaya

Catatan Kaki :

  • Cravat : sejenis dasi yang menjadi pelengkap suit di era period . Cravat sangat populer di abad ke-17 . 
  • White   : Adalah nama club khusus para laki-laki dari kalangan bangsawan inggris.
  • FYI : Di Inggris semua kegiatan rumah , pembukuan , keuangan , pengngadaan pesta , pendaftaran tamu undangan , hingga menu makanan yang akan disajikan pada tamu diatur oleh seorang Tuan Tanah (Lord ) , pesta pesta perdesaan biasanya mengacu pada pesta tahunan berburu atau pesta untuk merayakan hari khusus bagi sang pemilik properti . Dan properti adalah sebutan bagi kekayaan yang dimiliki oleh seorang Lord . Misal dalam FF ini Properti Rutherford adalah manor dan tanah luas di sekitarnya .

Ilustrasi Suit di Era period yang sering digunakan oleh para Lord :

Ini nihhh yang namanya Cravat lengkap dengan Waiscoatnya 🙂

Sekian ya bagi infonya nanti di lanjut lagi di Chapter selanjutnya …. masalah berbagai macam gaun dan properti seorang Lady 🙂

Advertisements

74 thoughts on “[ FF ] Dare To Tempt a Duke – Chapter 2 –

  1. sumpeh!
    Gw suka bget ama sikap syoo disini 😉
    agak nakal-nakal gmana gtu 😛 😀

    itu siwon pasti cemburu liat KY mesra bget,
    wlau mreka cuma pura-pura.
    Tpi siwon langsung terjebk.
    Sikap siwon menunjukkan kalo dya emang suka ama syoo 😀

    next part asap ^^

  2. brapa kli bolak blik buat ngecek udh tbc blum..
    n stlah tlisan TBC muncul… bnar2 mrasa gag rela…. 😥
    pgennya sih gag bkal ada TBC…
    jdi kakak bkal nulis trus..
    hehehe…. 🙂

    mkin keren n buat pnsaran….
    next part jngan lma2 yah kak.. 🙂

    oh yah… NOY’a d tggu sngaaattt…. 🙂

    • udah konfirmasi sama adaya sista. kalo NOY lanjutannya paling dua hari lagi,,
      hahhahaa,, karena AKU juga penasaran sama lanjutannya NOY,,

      makasih ya sista udah mampir baca, 🙂
      komentar anda sangat berarti bagi kami,,, (author) 😛 😀

    • hehe,, iya mereka memang dilanda nafsu,, #halah
      dan kalo adegan terakhir ini aku juga ga tau,, mereka lanjut ga yaa ? haha#bukan aku yg buat yg terakhir 😛
      makasihh sudah jadi pembaca setia walau kalimatnya sulit dimengerti
      hehehehheehe *boow

  3. soo emg slalu bwt org terpesona.,
    suka liat kyuyoung dsni …walaupun bkan sbgai pasangan….kyuyoung bner2 kompak evilnya…

    • yah setujuu,, soo memang mempesona,,, hahhaha
      makasih sudah suka kyuyoung,, sebenarnya kami ragu juga memperlihatkan persahabatan mereka yang terlalu dekat itu… 😛 takut dikeroyok massa… hahaha
      makasih sudah baca dan koment chingu 😀

      • hahaha, sibuk baca kingdom of dreams kak.. dan ternyata memang baguuuss !!
        cuman kecewa nya kenapa ga dimasukin adegan dimana royce dan jennifer nulis surat yang akan dilimpahkan setiap generasi ? weee ? weee???
        tapi tetep buagusss !! 😀

    • leh meng selama ini kamu belom pernah baca kak ? boong ! hahahahaha aku sejak something wonderful ada trus kamu ngyinggung soal kingdom of dream langsung berburu ebook hahahahha , ya kak aku juga suka banget ma abang Royce ,,,, hahhaha gak tahu kenapa dia dingin dingin lembut kayak marshallow aaawww aduuh aku mendamba baca kissunya , jadi saya putuskan untuk melompati adegan yang lebih hot wkwkwkkw , ya kak , aku juga waktu d WIL itu kan d akhir mang d singgung masalah itu tapi gak ada , hanya perang itu udah cukup deh kak nunjukkin so swwweeeetnya si Wolf ini nangisss aduh demi cintanya sama si Jenny :* dia adalah hero kesukaanku ke 2 kak , setelah forever wesclif jajajjajaja

      • bangetttt! untuk seorang pahlawan perang yang ditakuti bergelar black wol, cara pendekatan dan ngegoda jenny dia sama sekali gag barbar! bahkan royce itu cenderung ngalahan.. aku benerrr benerr gemes sama jennifer, huhuu kasihan royce, tapi pas lah mereka,! hahaa mungkin karena jenny seumur hidupnya cuman pengen dapet pengakuan dari klan nya ya sampe kaya segitunya, hahahaa
        suka adegan pas royce udah kaya ga bsa berdiri karena dikeroyok keluarganya jenny, trus jenny langsung lari dan dihadapan seluruh penonton dgan berbagai macam klan, jenny bersimpuh dihadapannya royce yang babak belur, megang tangan royce dan nyium.. huhuuuhuhuu

  4. keren,, kyu yg tkang ngomporin ,vic yg brtindak semaunya sndri, soo siwon yg sling gengsi kayanya bwt mengakui kalo mereka trtarik satu sama lain..keren poko nya
    ciuman nya d adain lagi ga ya bwt next part nya? Itu bikin suasana tambah tegang tp seru

    • lohh suka adegan ciumannya ya chingu ? makasihh yaa *saya:penulis dan penggagas ide adegan ciuman
      akan ada kok tiap chapter.. jangan bosen yaa HAHHAHAAA
      makasih udah baca dan komentar

  5. really, i love this fanfic the most… Just like i’m reading novel klasik terjemahan! Love soooyoung unnie and siwon oppa, SooWon is real! Guardians jjang! Author hwaiting! Waiting for ur next update…(:

  6. Wow..haha..seru banget..
    pertama diawali dg prtengkaran n debat..tp diakhiri dg kisseu..
    aduh..aduh Siwon..sbnrnya qm suka kan sm Sooyoung..
    author paling jago bikin adegan kisseu..haha..
    tapi bagus koq..tmbah pngetahuan jg soal baju2 bangsawan Inggris era period..
    ditunggu lanjutannya ya..
    🙂

    • hmmm.. korset chinguuu.. jangan lupakan korset… hahaha

      silahkan diimajinasikan sendiri untuk adegan sensor selanjutnya … 😀
      makasih sudah baca dan komentar !! 😀

  7. aduuhhh deg-degan q baca nyaa
    crtanya emg beda dr yg lain
    hhihii

    oh iia pkkny nothin on you bener2 d tunggu ya adaya
    😉
    fighting!!!

    • makasihh sudah deg degan,, semoga author yang nulis sambil adegan dan blushing tersalurkan pada para reader sekalian….

      katanya adaya 2-3 hari lagi chinguu NOY nyaa,, aku juga ga sabarrrrr 😉

  8. lagi lagi aku ketinggalan lagi maaf ya thor
    ceritanya itu , mereka itu saling benci tap kok mereka kaya yg suka ?
    udahlah menikah jah haha 🙂
    yang semangat ya thor 🙂

  9. wah bagus banget critanya. jujur awal baca agak pesimis karena sifatnya sooyoung itu lho ckckckck
    tapi setelah itu jadi ketagihan
    dilanjutkan ya 😀

  10. hodueh bujug buneng hot banget nih soowon
    hidangannya gk banget my lord klo aku emoh gk bakalan mo lagi kekastilmu klo hidangannya kelapa ma ginjal #begidik
    kaya panci nemu tutup yah klop banget
    mo lanjut ah aku pusying banyak banget yg apik2

  11. eonnn, kalo ngeending jangan pas kayak gitu dong TT^TT lagi tegang-tegangya malah dizleeeb “TBC” *nangis gulangguling*

    Tapi bagus sih, biar yadong aku ga dateng xD Keep writing, speciall love for author<33

  12. bagus bgt..
    celotehan tajam khas lady westwood, keren!! q suka karakternya. setipe ma soo d ff u yg billionaire next door.
    aroma erotic kuat bgt d cerita ini
    bagus bgt chingu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s