[ FF ] Nothing On You – Chapter 4 B-

FYI : yang bercetak miring itu kalo gak flashback , ya diary , ya renungan dalam hati hehehehhe makasihhhh …

Title              : Nothing On You

Author          : Adaya Muminah Aljabar ( oe09@live.com )

Main Cast     : Choi Sooyoung dan Choi Siwon ( Soowon Couple )

Other Cast    :

  • Cho Kyuhyun –> Cho Kyuhyun
  • Shim Chang Min –> Cho Changmin 
  • Hwang Tifanny –> Tifanny 

Type            : Chapter

Genre          : Romance, Sad Ending , Family

Rating          : PG-18 ( All reader who Open mind )

Disclaimer : This story pure my imagined and my fantasy. All the Cast just belong to God but the story is my own. Hope you like it guys. Not for to copy and Please don’t be plagiator!

 Chapter -4 B-

Author POV-

Aku begitu bodoh . Sesungguhnya aku sudah tak memiliki kekuatan lagi . Hatiku sudah remuk redam dan jiwaku sudah terbakar hangus . Aku merasa ketakutan yang semakin membuncah perlahan mengiringku ke tepi jurang keputusasaan . Tapi ….tapi …tapi aku tetap ingin bersamanya . Aku ingin makan bersamanya , tidur di pelukannya , menghirup udara yang di hirupnya , dan tertawa bersamanya . Aku juga ingin merasakan asa yang disimpan dalam hatinya , aku ingin dia mendengar apa yang ku dengar , aku ingin mendengar omelan kecilnya dan ….aku ingin hidup bersamanya . – Sooyoung

********************

Suara dencit troli yang didorong dengat paksa beradu dengan licinnya tubin rumah sakit . Teriakan dan tangisan mengiringi kegusaran para paramedis yang berusaha menyelamatkan jiwa yang sedang terbaring lemas di atasnya .

Siwon berlari mengikuti kemana troli yang membawa tubuh lemah Sooyoung  . Jantungnya berdetak seiring denting jam yang berlalu , air mata di pipinya belum tuntas juga . Harapan semakin tipis di pikirannya saat melihat Sooyoung terbaring begitu pucat . Tangannya ikut mendingin seiring hilangnya aura kehidupan dari tubuh Sooyoung .

“ Maaf Tuan , silahkan tunggu di sini ! “ , larang seorang paramedis saat Siwon berusaha masuk ke ruang operasi .

Siwon ingin melawan tapi paramedis berpakaian serba putih itu segera menutup pintu kaca yang memisahkan Siwon dari Sooyoung .

“ Wae ? Wae ? Kenapa aku tak boleh masuk … aku orang yang paling dekat denganya …. ! “ , teriak Siwon penuh rasa frustasi . Air mata di pipinya mengalir semakin deras . Dia berteriak seperti orang gila , tak memperdulikan orang-orang yang sedang melihatnya dengan pandangan janggal .

“ Oppa ….. “ , ujar Tiffany dari balik punggungnya . ” Hentikan , aku mohon ! ” , bujuknya seraya menepuk lembut pundak Siwon yang berguncang .

” Wae ….. kenapa aku tak boleh masuk … dia membutuhkanku ! ” , isak Siwon semakin melemah . Ada peluh menetes dari hidungnya , dia terlihat begitu menyedihkan dalam penyesalan . ” Babo …. aku begitu bodoh. “, ujarnya seraya memukul-mukul dadanya dengan kepalan jemarinya.

Saat aku mengatakannya hal – hal yang menyakitkan hatinya  separuh hatiku turut sakit bersamanya , tapi aku tak mampu menahan diriku dari perasaan ini . Aku melihatnya menangis dan terluka tapi tak melakukan apapun . Aku tak ingin melemah di hadapannya , tapi di dalam hatiku aku merasa hancur berkeping-keping . Dia adalah wanita pertama yang bisa membuatku jatuh cinta … tapi juga wanita pertama yang meremuk redamkan hatiku . Aku ingin berhenti dan mengakhiri ini … tapi Tuhan sepertinya berbicara lain .

**************************

7 Maret 2006

Kyuhyun berjalan dalam diam . Tubuh dan jiwanya tak lagi menjadi satu . Mata hitamnya hanya menerawang jauh ke jalan seberang yang memisahkan dirinya dengan sosok itu . Sosok yang sudah menghilang dari hidupnya selama seminggu ini . Sosok yang selalu dirindukannya tapi selalu ditahannya dalam hati . Sooyoung . Dia ada di sana , berdiri mematung dengan pakaian serba hitam . Dia mencengkram rangkaian bunga Lili kesukaan Eommanya.  Kyuhyun tahu , hari ini adalah hari peringatan kematian kedua orangtuannya .

Kyuhyun hanya terdiam dan memperhatikan Sooyoung dari kejauhan . Lampu jalan sudah memberi kesempatan untuknya menyebrangi jalan , tapi kakinya seperti terpaku dengan tanah yang diinjaknya . Matanya seperti tak mau berkedip saat Sooyoung semakin mendekat ke arahnya . Selangkah demi selangkah Sooyoung menyebrangi bentangan jalan yang memisahkan mereka .

” Tuhan ….. kenapa kau menghukumku seperti ini . “ , batin Kyuhyun dalam hati . Hanya kurang selangkah lagi sampai mereka bertatapan .

Ada kesedihan yang terpancar di mata Kyuhyun saat Sooyoung melewatinya. ” Apa yang kau harapkan Cho Kyuhyun ? Dia menyapamu dengan senyum hangatnya ? Kau membuatnya menangis babo. “ , batin Kyuhyun saat Sooyoung hanya berlalu melewatinya . Wajahnya begitu dingin , tatapannya hanya terkunci di depan . Dia tak melirik Kyuhyun sedikitpun , dia hanya berjalan lurus dalam diam . Seolah mereka hanya orang asing yang tak pernah saling mengenal selama sepuluh tahun terakhir. ” Bukankah ini yang kau harapkan ? Dia menjauhimu ? Harusnya kau berterimakasih pada Tuhan .”

************************

7 Maret 2006

Hari ini begitu dingin . Salju tak juga turun , tapi udara seperti membeku di sekitarku .

Kami bertemu , tapi dia hanya berlalu tanpa melihatku . Aku tak tahu kenapa tetap sakit dalam hatiku hanya

dengan membayangkan tatapan Sooyoung siang itu . Ini yang kuharapkan . Aku ingin dia menjauh dariku tapi kenapa

aku merasa lemah karena berjauhan darinya .

Aku ingin dia bahagia , tapi bukan denganku , karena aku bukan segala yang dia kira .

Tuhan jika pendosa sepertiku bisa terlahir kembali , jadikan aku sempurna hanya untuknya .

-CK

*******************

Author POV –

” Minumlah .” , ujar Fanny seraya menyerahkan satu cup kopi panas pada Siwon .

” Gomawo . ” , jawab Siwon singkat seraya menerima cup kopi yang disodorkan Fanny . ” Mian karena aku sudah merepotkanmu seharian ini . Kau pasti lelah . “

” Syukurlah kau menyadarinya . ” , jawab Fanny dengan nada bercanda . Ditatapnya Siwon yang berantakan . Di tangannya ada darah Sooyoung yang sudah mengering . Kemeja mahalnya juga tak luput dari percikan darah yang menakutkan . ” Aku tak pernah melihatmu seperti ini . ” , gumam Fanny seraya menerawang di langit-langit lorong rumah sakit .

Siwon hanya terdiam di sampingnya . Fanny menoleh sejenak ke arahnya sebelum melanjutkan ucapannya , ” Aku tak ingin mengatakannya , tapi aku benar-benar penasaran …. kenapa kau membuat seolah-olah kita punya hubungan yang melibatkan romansa di dalamnya ? ” ,

Kali ini Siwon memberikan senyum kecil di bibirnya . ” Miane …. “, hanya itu .

” Cih …. menghabiskan malam bersama ? Demi Tuhan , kita hanya main Tenis seharian bersama Donghae dan Yoona . ” lanjut Fanny yang merasa lucu dengan keadaan mereka . ” Kau ingat saat aku menolakmu ? “,

Siwon mengangguk mengiyakan . ” Tapi bukan aku yang kalah . Kau yang menyerah . Kau menolakku karena menyerah . ” , jawab Siwon lirih .

” Aku tak pernah melihat tontonan ‘ oh – aku-bodoh-sekali-karena-menyembunyikan-cintaku-padamu’ ini sebelumnya , tapi aku bisa merasakan bahwa kau tak pernah serius padaku . Setelah melihat ‘tontonan opera’ yang kau sajikan , aku mengerti kenapa aku begitu lelah saat mencoba menakklukan hatimu . ” keluh Tifanny dengan senyum lebar di bibirnya.

Kesedihan Siwon sedikit berkurang mendengar cerita Fanny yang selalu bisa menghiburnya .

” Tapi kau tak pernah berhenti membuat kejutan bagiku . Bagaimana bisa kau memperlakukan wanita yang kau cintai sebagai seorang musuh ? ” ,

” Apa seorang Fanny yang tak pernah mau ikut campur urusan orang lain berubah menjadi the girl next door yang suka menyebar gosip ? “,

” Ya ! Lupakan … ” , kilah Fanny . Dia melirik Siwon dengan ujung matannya . ” Ceritakan sedikit saja , pliss …. ” , pintanya dengan nada kekanakan .

” Ada sesuatu yang hanya bisa kuceritakan pada Tuhan . Walau kau memohon sampai mati aku akan tetap menutup mulutku . ” ,

” Baiklah … akhir dari pembicaraan . ” , jawab Fanny .

Mereka terdiam untuk seperkian detik sampai ponsel Siwon berdering . ” Yaboseyo …”, jawab Siwon dengan suara baritonnya . ” Sekarang ? Dimana ? ” , Jawab Siwon setelah lebih dari dua menit mendengarkan lawan bicaranya di ponsel .

” Siapa ? ” , tanya Fanny sedikit cemas saat melihat wajah Siwon memucat . ” Apa sesuatu terjadi ?” ,

” Aku harus pergi . ” , jawab Siwon singkat , ada kebimbangan di matannya . ” Tapi aku ingin ada di samping Sooyoung saat dia siuman . ” .

Fanny melihat lampu di atas pintu ruang operasi yang masih menyala merah . ” Sepertinnya operasi masih akan berjalan lama . Kau bisa pergi , aku akan menggantikanmu untuk sementara . ” ,

Siwon mengepalkan kedua tangannya . Dia ingin tetap ada di sini , menemani Sooyoung , memastikan dia baik-baik saja dengan mata kepalanya sendiri . ” Apa yang harus ku lakuakan ? “, gumamnya bimbang .

” Pergilah . Aku berjanji akan menjaganya dengan baik sampai kau kembali . Aku akan menghubungimu segera setelah operasi selesai. “,

Siwon berterimakasih pada Fanny sebelum bergegas berlalu dari Fanny .

 Miane Soo …. aku harap kau mengerti . Ini demi kita , perusahaan kita , masa depan kita , dan impian kedua kakek kita .

*******************

Sooyoung POV –

Aku terbangun dalam kekacauan saat perawat berusaha menyuntikkan cairan bening itu padaku . Sesuatu tentang jarum dan bau rumah sakit selalu mengingatkanku pada masa terkelamku , aku tak ingin lagi dianggap seperti orang gila . Aku tak ingin lagi direndahkan oleh obat-obatan penenang itu . Aku ingin pergi dari sini secepatnya , sesegera mungkin . Salah satu dari mereka memanggil Siwon Oppa , aku tak ingin bertemu dengannya saat ini . Aku tak ingin dia menganggapku lebih rendah lagi . Aku berlari menerobos segalanya . Aku memecahkan segala yang ku lewati , sampai akhirnya aku menyerah pada kebiasaan lamaku , mengancam untuk bunuh diri . Tapi namja itu , namja itu menghentikanku . Bukan . Dia tidak pernah menghentikanku , dia mendorongku untuk mati . Tapi entah kenapa dorongan itu malah semakin mengurungkan niatanku untuk pergi .

” Dokter Changmin …” ,

Changmin . Itulah namannya . Dia berbalik ke arah perawat di sampingku dengan senyum lebanya . Garis rahangnya begitu tirus , berpadu apik dengan gigi putihnya . Aku selalu merasa familiar dengan senyum itu , hidung yang tegas dan mata tajam yang sedikit menyiratkan kebosanan pada dunia . Dan ya Tuhan …. senyum itu miliknya …. bagaimana aku tak menyadarinya …. Kyuhyun Oppa .

************************

Author POV –

Sooyoung terpaku di tempatnya . Kepalanya yang berdenyut tak dapat lagi ditahannya . Sooyoung mengumpulakan sisa kesadarannya untuk bertahan . Changmin kembali terduduk di hadapannya . Dengan sebelah tangannya dia membenahi rambut Sooyoung yang menjuntai di depan matanya .

” Kenapa kau begitu ingin mengakhiri hidupmu ? Apa kau ingin aku membantumu ? ” , ujar Changmin dengan nada santai. Dia mengambil pisau yang tergeletak di sampingnya dan mengambil sebelah tangan Sooyoung yang tidak di perban . ” Kau ingin tahu bagian mana yang harus di iris saat kau beanar-benar ingin mati …. ” , perlahan Changmin mendekatkan pisau tajam itu ke nadi Sooyoung .

Sooyoung mencoba melawan kekuatan Changmin tapi gagal , kondisinya sedang tidak memungkinkan untuknya melawan kekuatan seorang namja sehat . ” Hentikan …aku mohon hentikan ! ” ,

” Kenapa ? Bukankah kau ingin mati …. ” , Ujung tajam pisau bedah itu sudah menyentuh nadi Sooyoung , semua orang yang berkerumun di sekitar mereka berteriak tak setuju dengan tindakan Changmin , tapi rentetan ancaman menakutkan terus dimantrakan olehnya .

” Selamatkan aku …aku mohon …. hentikan …aku masih ingin hidup . ” , pinta Sooyoung di sela air matanya .

Prang …. bunyi logam yang terjatuh menimbulkan dentum nyaring yang membius semua orang di sekitar mereka .

Changmin masih di sana , tanpa pisau di tangannya . Dia tetap terlihat setenang sebelumnya , ” Akhirnya kau mengatakannya . Kenapa kau mau menyia-nyiakan hidupmu hanya untuk terlarut dalam kepedihan ? Apa luka di kepalamu membuatmu kehilangan kewarasaan ? Hentikan sandiwara konyol bunuh diri ini . Kenapa kau tak mencoba menghadapi kenyataan dibanding bersembunnyi dari kematian yang tak berguna …. ” ,

Air mata Sooyoung sudah menetes sebelumnya , tapi kali ini berbeda , namja di hadapannya memberinya sebuah kekuatan untuk bertahan , walau tak sebanyak yang dia butuhkan tapi itu cukup untuk Sooyoung tetap bernafas . ” Miane …. mianeyo …. Aku takut …aku takut ,,,, aku takut menghadapinnya .,,,, “,

Air mata itu . Air mata yang sama yang pernah dilihat Changmin dari kejauhan saat berada di pemakaman Kyuhyun . Air mata yang membuatnya ragu sesaat untuk membalas dendam . Air mata yang kali ini juga menggoyahkan pertahanannya untuk tak merengkuh gadis di hadapannya . Tarikan itu semakin kuat , entah kegilaan apa yang merasuki pikiran Changmin yang selalu tenang , yeoja di hadapannya memiliki kekuatan yang membuat desir aneh di hati Changmin berdetak . Perlahan ….. sesuatu itu ada dan mendekat …. perlahan jemari itu menyentuh pundak lesu yang ada di hadapannya .

” Jangan menangis ! ” , ujar Changmin yang sudah merengkuh Sooyoung di pelukannya . ” Demi Tuhan aku memberi kenyamanan pada musuhku . Kegilaan apa yang merasukiku …” ,

***************************

Sooyoung POV –

Perasaan apa ini ? Kenapa aku begitu tenang berada di pelukannya , seperti pulang ke rumah dari perjalanan yang panjang . Dia berbau seperti kakek dan memiliki senyum seperti Kyuhyun Oppa , tapi aku bisa merasakan ada nada ketus yang selalu dilayangkan Siwon Oppa padaku . Namja ini , kenapa dia begitu mempengaruhiku . Aku tahu ini salah tapi aku ingin sebentar saja berada di sini . Sebentar saja ..hingga aku bisa percaya lagi pada diriku untuk menatap dunia …..

**********************

Author POV –

Changmin merasakan tubuh di rengkuhannya semakin melemas . ” Dia tertidur …. bawa dia kembali ke kamar !” , perintahnya pada paramedis yang sejak tadi berkumpul mengintari mereka .

” Ya Tuhan apa yang terjadi ?!!!” , teriak Fanny yang baru datang membawa dua tas belanja besar penuh peralatan untuk Sooyoung . ” Siwon Oppa pasti akan membunuhku ! ” , gerutunya dengan kesal .

********************

Sooyoung terbangun dengan kepala yang masih terasa nyeri . Bibirnya terasa begitu kering dan tenggorokannya serasa dipenuhi oleh pasir . Dia membutuhkan air , tapi tak ada orang di sekitarnya . Dia mencoba menajamkan matannya saat melihat ke arah lain , sejauh yang dia bisa . Ada suara gaduh di depan pintu kamarnya seorang namja masuk dengan hela nafas kelelahan , seperti dia sudah berlari ribuan kilo meter . Sooyoung ingin berteriak air pada namja itu , tapi suaranya tertelan oleh angin yang masuk melalui hidungnya .

Pintu kembali membuka kali ini seorang yeoja bertubuh apik masuk ke dalam kamarnya , yeoja itu menepuk lirih pundak namja yang masih kabur di pengelihatan Sooyoung . Mereka bertukar kata , sesuatu mengenai kecerobohan dan penyesalan , telinga Sooyoung juga tak mampu menangkap dengan benar apa yang mereka ucapkan . Sooyoung kembali mencoba untuk berteriak meminta air tapi nihil .

Pengelihatan Sooyoung semakin membaik dia mulai mengenali namja yang berdiri menjulang membelakanginya , dia masih sibuk berbicara dengan yeoja di hadapannya . Sooyoung masih tak mengenali yeoja itu karena tubuh Siwon menghalangi padangan Sooyoung .

” Oppa dia pasti akan baik-baik saja …. kau tak perlu cemas . ” , ujar yeoja itu pada Siwon , detik berikutnya mereka berpelukan dengan akrab , posisi itu membuat Sooyoung bisa mengenali siapa yeoja yang bersama dengan Siwon Oppa .

” Fanny ….. “, bisik Sooyoung yang akhirnya bisa di dengar oleh dua orang yang ada di ruangannya , ada kekecewaan tergambar di mata Sooyoung . Dia kecewa karena Siwon begitu kejam membawa wanita itu di kamar rawatnya .

Siwon berbalik ke arah Sooyoung , tatapan mereka bertemu untuk sesaat . Siwon ingin sekali berlari merengkuh Sooyoung saat ini . Tapi lagi lagi dan lagi , ada ego yang menghentikannya , ego yang selalu mengalahkan rasa cintanya hingga terlihat mirip kebodohan .

” Kau begitu membenciku ,,,,,,, kau sangat membenciku hingga kau berbuat sesuatu sekejam ini ? “, ujar Sooyoung mengacu pada keberadaan Fanny . ” Aku yang bodoh mengharapkan kebahagiaan dari kebersamaan ini . Aku yang bodoh selalu merasa ada harapan untuk kita , seharunya aku sudah menyerah dari dulu ….. ” ,

Siwon mendekatkan langkahnya seiring hujatan Sooyoung padannya , entah kenapa keluh kesah Sooyoung seperti mantra yang sedikit demi sedikit memecahkan dinding penghalang diantara mereka .

” Aku begitu bodoh mencintaimu sepihak , kenapa aku begitu bodoh ….. ” ,

” Hentikan …… ” ,

” Shiro !!! Aku melukai diriku sendiri seperti orang bodoh , terluka dan mengeluh seperti seorang wanita gila . Aku terlihat bodoh dan menyedihkan bagimu , seperti wanita manja yang hanya bisa mengeluh …… “

” Hentikan …….”, Siwon semakin mendekat ,,,,,

Sooyoung menutup wajahnya dengan kedua tangan , dia tak ingin Siwon melihat air matanya . ” Shiro !!!! Kenapa kau tak pergi ke neraka dan hidup tenang di sana bersama wanita itu ,,,,,, kenapa kau tak membiarkanku mati ……. “,

” Hentikan !!! “, Siwon mencengkram perlahan tangan Sooyoung dan mencoba mengurainya , dilihatnya air mata yang meniti dari kedua mata bulat itu . Dia tak pernah melihatnya dari dekat , tapi itu adalah air mata yang selalu ingin dihapusnya ,,,,,, ” Miane ….” , ujar Siwon akhirnya .

Sooyoung berhenti terisak . Matanya mengunci wajah Siwon di hadapannya . ” Ani … aku pasti salah dengar . “

” Mianeyo …. Miane Soo …. Aku adalah orang bodoh yang sebenarnya . “

” Ini pasti mimpi …… Ani …. Ini pasti mimpi …. ” , rintih Sooyoung dalam ketakpercayaan . ” Aku peringatkan padamu …. jangan pernah mempermainkanku ….. lagi !!!”,

Siwon tak menghiraukan ancaman Sooyoung  . Entah kenapa suasana ini menjadi lucu baginya , dia ingin suasana ini menjadi haru biru dan penuh tangisan , tapi sisi jahilnya muncul entah dari mana , dia tersenyum kecil sebelum memeluk Sooyoung dalam pelukannya . Setahun dua tahun Tuhan …. ini sudah begitu lama sejak mereka berpelukan secara benar . Siwon tak tahu Sooyoung semakin kurus , dia kembali merasa bersalah pada Sooyoung . Dia berjanji dalam hati tak akan lagi berbuat bodoh seperti dulu , seumur hidupnya akan dihabiskan untuk berada di sisi Sooyoung , mengganti kesedihan yang dibuatnya , mengganti kebodohan yang dilakukannya di masa lalu . ” Soo …. Miane …. ” , untuk saat ini kata maaf lebih tepat dibanding ungkapan cinta yang menggebu , hanya saat ini .

************************

Fanny ada di sana dengan senyum lebar dan mata membulat konyol , ” Tuhan pasangan ini membuatku ingin muntah ….. ” , ejeknya dengan nada senang . Dia memutar bola matannya dengan berlebih sebelum meninggalkan Siwon dan Sooyoung berdua di dalam kamar .

Fanny membuka pintu perlahan dan mendapati sosok yeoja setinggi dirinya sedang berdiri tepat di depan pintu , ” Miane … apa kau terluka ?”, tanya Fanny dengan sopan .

Yeoja yang terlihat lebih tua beberapa tahun darinya itu mendelik kesal padanya , ada tatapan mematikan yang dilayangkan pada Fanny . ” Kau juga tak membantu sama sekali . ” , gerutu yeoja itu pada Fanny sebelum berbalik pergi dengan langkah lebar .

” Mwo ?”, bisik Fanny pada diri

*********************

Victoria membanting pintu mobilnya dengan kesal . Kemarahan menguasai dirinya , dia ingin membuat Sooyoung menderita hingga mencapai kegilaan yang tak sewajarnya . ” Changmin ….Siwon … Fanny ….. kalian …. BODOH !!!! Aku aku harus turun tangan sendiri . Lihat saja Choi Sooyoung , ini belum berakhir …. ” ,

*********************

-TBC-

Jelek ah … Bosenin ah …Melelahkan banget sih … Tuhan kapan sih selesainya … Sooyoung gak bahagia bahagia sih … Apaan sih FF ini … Banyak Taypo deh ….Kepanjangan tau … Kurang panjang ah …. ya Allah ini bener bener rumit …. ceritanya acakadul … bahasanya jelek ….. ???? Apa reader merasa seperti itu ? MIAN YAAA

Ini Fase sedih ke bahagia jadi pembelotannya mungkin agak aneh ya mian banget dehh ya d chapter selanjutnya Adaya akan berusaha lebih keras lagi ,,,,,

ADAYA GAK TIDUR NULIS INI JADI MAAF KALO FLAAAAAAAAAT

Plisssss plisss jangan comment kurang panjang di chapter ini , ini adalah chapter terpanjang dari semua seri NOY bisa nangis saya kalo minta panjang lagi heheheheheh

Mian ya kalo jelek dan banyak Taypo , dan makasih udah yang baca dan sudah setia menunggu tulisan Adaya .

Ah ya sebenernya endingnya mau aku kasih kissu tapiiiiiii jangan ah simpen buat chaptterrr selanjutnya …la la la ala la ala alaallalalalala heheheh

BYEEEE ….

JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK YAAAA

GUMAWOOOO :*

Advertisements

55 thoughts on “[ FF ] Nothing On You – Chapter 4 B-

    • hahhahahah ada waktunya chingu , kan semua indah tepat waktunya , kalo tiba tiba d paksa sweet dari teganggg banget kan ya gak alami jatohnya hahahahah , tenang saja , saya juga sudah capekkkk ngarang sedih sedih hahahah , gumawo sudah mampir , emang kenapa dngan Siwon changmin fanny hahahah

  1. Omona…akhrnya stlh ditunggu2 hampir 1 bulan nongol juga lanjutannya..n omona..ini bener2 bagus..ga nyangka akhrnya Siwon bs minta maaf ke Soo..n Fany ga jahat sm sx..malah agak konyol n baik..hehe..
    ditunggu next partnya ya..
    author daebak..!!!!

  2. ADAYA GAK TIDUR NULIS INI JADI MAAF KALO FLAAAAAAAAAT

    dari awaL baca smpe’ akhir baru isa ketawa Lebar saat baca kata itu …
    oh ya gmana kaLo aku mnta Lbih pnjang age ??? #PLAK *digebukin adaya*

    bagus chingu …
    fighting !!!

  3. Mian eon baru baca.. 🙂
    wah udah mulai ada penerangan nih..
    Semoga siwon Oppa beneran tobat sama Soo Eon..
    Changmin Oppa bimbang, udah deh gak usah bimbang Soo Eon gak salah kok..
    next ditunggu eon 😀

    • heheheh Gwencana hyejoong aku makasih kamu udah mampir d waktu sibuk kamu untuk kuliah hehehhe , silahkan kalo ada waktu luang dibaca next chapter itu ada 4C sudah aku post ….Gumawo

  4. Oah aku bacanya pas jam belajar *o* tak apalah.. ~_~

    Part ini mulai ada setitik harapan untuk SooWon bersatuu ~~ yeyyy ^o^
    Aduh unn slalu TBC d saat yang tak tepat.. -_____-‘ lagi seru ituu..Dan ini menurutku cukup panjanglah.. ^__________________^ Tipo tak ada kok menurutku..Part ini pas.. ^^ Lanjutnya jangan lama-lama ya unn.. 🙂

    dan jangan terlalu cape ya unn..Sampe tak tidur pulak gara-gara nulis ini.-_____-‘

    Fighting ~ ~! Hug unniee x)

  5. omo changmin kaya’a jatuh cinta nih ma soo…hahaha vic jd kesel ma siwon,changmin and fany krn rencana’a gagal…lanjut chingu

  6. gimana bs author blng ceritanya nya acak adul
    bgs bngt thor!!
    bnr2 menarik ulur prsaan pembaca
    bkin gregetan deeeee
    *cubit pipi author*

    itu siwon oppa br skrg ya sdrnya???
    knp br skrg saat soo eonni sdh akn membenciny
    ap changmin oppa akn menyukai soo eonni??
    udh changmini oppa sm tiffany eonni aja

    vic eonni jht bgt ya
    knp yg dy aja yg nyusul kyuppa??
    huh,,,!!

    next part jgn lama2 yaa
    😉
    author jjang

    • kekekekekke ….. Gumawo chingu saya selalu sennag dnegan comment chingu karena sepertinya chingu benar benar memahami dan membaca hehehehe , makasih ya sudah comment dan mengikuti series ini Gumawo …..

  7. Dahulu terasa indah tak ingin lupakan kemesraan yg slalu..SDahulu terasa indah tak ingin lupakan kemesraan yg slalu..SDahulu terasa indah tak ingin lupakan kemesraan yg slalu..SDahulu terasa indah tak ingin lupakan kemesraan yg slalu..STOP!
    Kenapa malah nyanyi?
    Aneh 😐
    tpi ga tau kenapa,
    pas bca FF ini langsung teringat lg Manusia Bodoh 😛 😀

    nah looh changmin..
    Nah loo..
    Uda mulai suka yaa ama syoo??
    Uda jujur aja.. 😀
    lgian syoo itu ga salah,
    yg salah tante vict uda ngehasut lo.

    Aiiya tante!
    Kayaknya lo ga ada capenya buat buat syoo mendrita lwat orang2 itu.
    Tpi syukurlah fanny,siwon ama changmin sepertinya tdak mau menyakiti syoo lgi 😀

    jdi..
    Selama ini siwon ama fanny ga ada hub apa2? 😮
    Yaampuun..
    Dan itu..
    Itu kayaknya

  8. Dahulu terasa indah tak ingin lupakan kemesraan yg slalu..STOP!
    Kenapa malah nyanyi?
    Aneh 😐
    tpi ga tau kenapa,
    pas bca FF ini langsung teringat lg Manusia Bodoh 😛 😀

    nah looh changmin..
    Nah loo..
    Uda mulai suka yaa ama syoo??
    Uda jujur aja.. 😀
    lgian syoo itu ga salah,
    yg salah tante vict uda ngehasut lo.

    Aiiya tante!
    Kayaknya lo ga ada capenya buat buat syoo mendrita lwat orang2 itu.
    Tpi syukurlah fanny,siwon ama changmin sepertinya tdak mau menyakiti syoo lgi 😀

    jdi..
    Selama ini siwon ama fanny ga ada hub apa2? 😮
    Yaampuun..
    Dan itu..
    Itu kayaknya SooWon uda mau baikan 😉
    senengnya 🙂

    next part asap ^^

    • WOW chinggu commentmu selalu daebak hahahha panjanggg banget saya suka sekali … heheheheh masalah perasaan changmin silahkan cek sendiri di chapter chapter selanjutnya ya ,,,, sudah ada lanjutanya tuuuu ..silahkan d intip …gumawooo

  9. Annyeong….
    wuahhh Siwon akhirnya mengeluarkan isi hatinya juga…
    tapi menurut aku Siwonnya kurang emosional(nah loh, abaikan)
    aigo akhirnya tembok pembatas itu runtuh juga
    untung Tiffany juga gak berambisi untuk dapetin Siwon klo g bisa nambah konflik…
    Aku penasaran banget apa yang diomongin Vic keSiwon ??
    sampe bikin Siwon ngejauh dari Sooyoung n nganggep Sooyoung kya musuh gto?
    keren Chingu ditunggu part selanjutnya…

  10. sudah ada titik terang di hubungannya siwon oppa dan soo eonni
    Moga mereka baikan yaw ~
    Untung aja tiff eonni ga jahat dan ga mau ngerebut siwon oppa

    Btw, melting banget sama karakternya changmin oppa ❤

    Chingu 'n NOY Hwaiting !

  11. Ish, itu vict ajhuma ngapain sih… Brani-braninya nyakitin Soo onnie…

    Seru chingu,; gimanaya, konfliknya itu lo, dapet bnget feelnya….

    Jadi Siwon oppa nyakitin Soo onnie gara-gara disuruh Vict ajhuma gitu??? Astaga….

  12. aku suka beuth ma part ini
    egonya abang dah tak tendang pe ke mares
    mb vic sini mbke #dibujuk supaya mo konseling ke spikiater #tul gk tulisane auah
    yg satu dibutakn dendam yang laen dibutakan ego yang satu ndibutakan cinta
    vi… siwon…changmin
    ck ck ck halah .bai dah sepet nih mata walo sek penazaran tak lajoot besok inyaallah
    luv ya bakpao bulat bulat sey cacao

  13. Baru baca, tapi salut deehh.. Keren abis ceritanya..alur selanjutnya ga bisa ditebak gitu aja…asseekkk…aseeekk…hhhahaha..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s