[ FF ] Baby Don’t Cry -Chapter 2-

Annyeonghaseyo ….

Adaya kembali dengan BDC 🙂 , sebelumnya Adaya mau ucapin makasih bagi readers yang udah sempatkan baca FF karangan Adaya yang gak gitu bagus dan aneh heheehhe . Gumawo buat saran saran dan pujiannya yang berhasil bikin Adaya berbunga bunga . Chapter ini agak panjang chingu tapi nikmati ya . Karena masih Fase perkenalan mungkin cerita belum begitu fokus . Ah ya di part ini juga banyak KyuYoung Momment jadi mian yaa , soalnya saya mau menghidupkan karakter saingan Siwon di sini . Tapi tenang akhir tetap Soowon kok . Btw Chingu sebenarnya BDC ini ada 2 versi . Soowon sama Kyuyoung . Yang Soowon saya post di SAC tapi kalo yang ingin tahu cerita KyuYoung bisa kunjungi BP saya . Yang tertarik bisa comment dan minta alamatnya soalnya udah Chapter 8 di sana . Otthe . Let’s Rock.

Title              : Baby Don’t Cry 

Author          : Adaya Muminah Aljabar ( oe09@live.com )

Main Cast     : Choi Sooyoung, Choi Siwon , dan Cho Kyuhyun

Other Cast    :Hwang Tifanny –> Tifanny ,Super Generation , DBSK

Type              : Chapter

Genre           : Romance, Friendship, Family

Rating          : PG-17 ( All reader who Open mind )

Chapter -2-

SMTown art School tampak lenggang sore ini  . Hanya beberapa kelas teater dan auditorium yang terdengaran berpenghuni.Suara alunan piano dari ruang musik beradu dengan suara hentakan tongkat dan kibasan pedang dari ruang laga , menjanjikan musik tersendiri bagi pengamat yang jeli .

Seorang Namja berpakaian rapi sedang duduk di atas kursi piano . Tanganya dengan penuh penghargaan mencoba menekan tuts-tuts piano di hadapanya . Senyum sedang terkembang di wajah tampanya .

“ Kyuhyun-ah ?”, Sapa seseorang dari balik punggungnya .

Kyuhyun menoleh ke arah lelaki yang memanggilnya , sontak wajahnya dihiasi dengan kebahagiaan bercampur kerinduan . “ Hyung . “

Sungmin membalas senyum dongsaenya , dia mendekatkan langkahnya ke arah Kyuhyun . “ Kapan kau kembali ? Kenapa kau tak memberitahuku .”  tanya Sungmin antusias .

“ Hari ini . Aku langsung berlari ke sini secepat kilat karena aku merindukanmu . “ , goda Kyuhyun .

Sungmin memutar bola matanya dengan jengah mendengar gurauan Kyuhyun yang tak pernah berubah ,“ Aiogoo ,,.“, Sungmin melihat jemari Kyuhyun yang ada di atas tuts piano . “ Kau masih suka bermain piano ?” ,

Kyuhyun mengaguk mengiyakan . “ Aku benar –benar merindukan piano ini .”, ujar Kyuhyun singkat namun penuh makna .

Tatapan Sungmin meletak melembut . Ditepuknya pundak dongsaeng kesayanganya itu dengan sayang . “ Tak ada luka yang tak tersembuhkan oleh waktu . Ini sudah empat tahun Kyu . “

Kyuhyun menjauhkan jemarinya dari piano . Dia berdiri membelakangi Sungmin, tak ingin Hyungnya tahu kesedihan yang masih tertanam di hatinya . “ Aku sudah mencobanya , Hyung . Selama di Amerika aku mencoba untuk melupakannya . Tapi sepertinya Tuhan masih ingin dia ada di hatiku . “

“ Apa kau sudah mengunjunginya ?”,

Kyuhyun berbalik menatap Sungmin dengan senyum tulus , tatapan jahilnya kembali lagi di matanya yang sedetik lalu terlihat sedih . “ Sudah ku bilang SMTown art school adalah tempat pertama yang kudatangi setelah aku menginjakkan kakiku di Korea . “

“ Berhentilah bercanda . Ayo aku ajak kau berkeliling , tempat ini sudah banyak berubah . Kau pasti ingin melihatnya . Kajja … “,

Kyuhyun mengikuti Sungmin menuju lorong penghubung gedung para traineer berada . Kyuhyun menyapukan pandanganya pada setiap sudut ruangan yang ada , SMTown art school memang sudah banyak berubah belakangan ini . “ Hyung apa itu ?”, tanya Kyuhyun saat dia melihat gedung bergaya Renaissance menjulang diantara gedung gedung yang lain .

“ Itu perpustakaan . Baru dibangun dua tahun yang lalu . Kau ingin ke sana?”,

Kyuhyun menggeleng perlahan . “ Mungkin lain kali . Aku masih ingin menikmati pemandangan kaki jenjang hobae –hobae kita . “, canda Kyuhyun .

Sungmin senang dongsaengnya tidak berubah sama sekali . Dia khawatir sejak kejadian itu Kyuhyun akan menjadi pemurung . Tapi sepertinya kekhawatian Sungmin tak beralasan . “ Kajja , ku tunjukkan padamu yang paling cantik . “ 

 

******************

Sooyoung sedang malas pergi ke sekolah hari ini . Manager tempatnya bekerja paruh waktu baru saja menelefon kalau Sooyoung tak perlu datang lagi ke tempat kerja . Sudah puluhan kali Sooyoung dipecat dari tempat kerjanya . Bukan karena Sooyoung pemalas , tapi karena Sooyoung sangat tak tahan dengan pelecehan. Dia cantik dengan tubuh ideal yang disukai laki-laki . Tak banyak orang tahu dia masih berumur 23 tahun saat dia mengenakan pakaian seragam pelayan . Bos di cafe –nya bekerja tak jarang melecehkanya dengan alasan ketidak sengajaan . Kemarin Sooyoung yang sedang tidak ingin diganggu karena masalah Siwon , membuat kegemparan di dapur cafetaria dengan memukulkan teflon yang masih panas ke muka pemilik cafe .

Mulanya Sooyoung merasa lega karena dia tak harus lagi menahan amarah dan kejengkelanya pada sang Bos . Dia sudah pasti di pecat hingga detik berikutnya dia teringat pada omelan Eommanya. Hal itu membuatnya mual untuk sesaat . “ Tuhan … kenapa kau tidak adil padaku …. “, jerit Sooyoung seraya mengacak-acak rambutnya .

Dia lupa saat ini dia sedang berada di tempat umum. “Omo .”, Sooyoung memasang senyum malunya ke arah orang –orang yang menatapnya dengan pandangan mengejek .

“ Aish , kenapa hidupku seperti ini . Dicampakan lelaki , dipecat dari pekerjaan , dilecehkan oleh orang , dan…….. Kyaaaaaaa!!! Aku lupa hari ini ada ujian ….”, Sooyoung dengan heboh menerobos kerumunan ramai jalanan Seoul dengan memikul Cello nya yang berat di pundaknya .

*************

 Kyuhyun POV –

Sungmin Hyung meninggalkan aku sendiri di depan gedung musik yang terletak bersebelahan dengan gedung perpustakaan . Aku memandag berkeliling , walau semua telah berubah ada satu hal yang tak pernah berubah dari tempat ini . Suasana alunan angin dan derit pepohonan yang ikut menyanyi bersama para siswa SAS , membuatku mengenang masa itu.  

Mungkin Tuhan menghukumku atas tindakanku yang kurang terpuji di masa lalu , hingga aku tak pernah bisa melupakan dia . Senyuman yang selalu ada di anganku saat aku memejamkan mata . Suaranya yang lembut yang selalu terdengar bersama hembusan angin. Dan alunan piano yang selalu membuatku meneteskan air mata mengingat kebersamaan kami . 

” Seohyun aku kembali ….. “, 

Suara berisik dari celah gedung perpustakaan dan gedung musik menggangu telingaku . Ada sebuah Cello yang seperti sedang dianiaya oleh seseorang . Aku melangkahkan kakiku mendekati celah gelap itu . Ada seorang yeonja yang berpakaian serba hitam sedang mengesek senar Cello dengan kasar . 

“Aaaaaaaaaaaaaaaaa,,,,,,,,,,,,,,,ottoke , Ya ! Cello-ah kenapa kau tak membantuku sama sekali . Kau senang kan Kang Sungsaemin memberiku nilai D lagi untuk tes kenaikan tingkat kali ini . Cello-ah ..kau mendengarku ….jawab aku ..kenapa kau diam saja .” , yeonja itu menbuatku sedikit bergidik ngeri sekaligus ingin tertawa terbahak . Dia berbicara dengan Cello-nya seolah -olah Cello itu akan menjawabnya . Sebenarnya aku tidak suka dengan tindakanya yang kasar pada alat musik . 

Dang dang ……. Yeonja itu memukul bagian belakang Cello-nya dengan kasar . Aku ingin melangkah mendekat untuk menegurnya sampai aku melihat matanya merah dan air mata mengalir deras di pipinya . ” Aku bodoh sekali, aku bodoh sekali …kenapa aku percaya aku bisa berhasil .”

” Apa kau akan menyerah semudah itu ?”, 

*********************************

Sooyoung POV-

” Apa kau akan meyerah semudah itu . “

Suara asing itu membuatku terperanja kaget hingga aku menjatuhkan Cello yang aku pegang . 

Bang ….. Dentuman itu membuat namja di hadapanku memincingkan sebelah alisnya . ” Aku harap kau tak melakukanya dengan sengaja ?”, 

” Ya! … ya! …Siapa kau ?” , karena terbiasa diikuti pengunti aku merasa waspada pada semua orang asing yang berusaha mendekatiku .

Namja itu berjongkok di depan Cello-ku dia mengangkatnya dengan hati – hati ,membersihkan debu yang menempel di fingerboard Cello-ku. ” Kau benar – benar musisi yang kasar . Seorang Celloist seharusnya memperlakukan Cello-nya sebagai kawan . ” 

Aku hanya terdiam melihat namja itu memetik senar Celloku dengan jemarinya . Aku berusaha melihat ke wajahnya yang tak begitu terlihat di balik topi NY nya . ” Kau tidak menyetelnya secara benar . Karena itulah suara yang dihasilkan sumbang .” , Namja itu memutar-mutar tuning pegs di Cello -ku . 

” Apa yang kau lakukan ?”, aku mulai merasa dia bukan orang jahat . Dia memperlakukan Cello-ku seperti seorang lady. Lalu …dia melepas topinya . Ya Tuhan aku sedang berhadapan dengan seorang setan . Dia berwajah tampan dan kulitnya sepucat vampir . Hidungnya yang mancung berpadu dengan bibirnya yang melengkung indah . Aku tak tahu ada orang setampan itu di dunia ini . Duniaku hanya berpusat pada Siwon sehingga aku tak melihat yang lain. 

“Apa rambutmu asli berwarna merah ?”, aku tak tahu apa yang merasukiku hingga aku berkata seperti itu . ” Omo maafkan aku . “, Namja itu hanya tersenyum kecil . Ya Tuhan dia bahkan lebih tampan ketika tersenyum . 

” Aku tidak mewarnainya . Aku campuran . “, jawabnya dengan senyum geli . Bodoh aku merasa sangat malu . 

” Ini cobalah . “, ujarnya seraya memberikan Cello-ku yang tadi dia perbaiki stelan string-nya . 

” Gumawo . “, Namja itu mendadak tersenyum lebar mendengarku berbicara banmal . ” Wae?”, 

” Tidak . Boleh aku tahu berapa umurmu ?”, 

” Apa kau ingin menyindirku karena menggunakan banmal ?” , 

” Anio , aku tak masalah dengan hal itu . Ingat aku campuran ?”, dia memberi senyum yang sangat sexy . OMG kenapa aku tak bertemu dia dari dulu. Tapi aku sudah lelah mempermalukan diriku sendiri dengan berbuat bodoh untuk cinta . 

” Apa menurutmu aku jelek ?” , 

” Apa ?”, namja asing itu terlihat terkejut bercampur geli .Ya Tuhan demi apa aku bertanya hal memalukan seperti ini . Mulutku memang harus diamankan karena sering berucap mendahuli pikiran. 

” Mian …lupakan saja , aku memang sering berucap tanpa berfikir . “, 

Namja itu alih-alih memandangku aneh dia malah terlihat TERTARIK ? Ya Tuhan tatapan itu tak mungkin salah lagi. 

” Kau sungguh menarik . Aku Kyuhyun , angkatan 2005 , kelas Vokal . ” 

Aku melihat tanganya yang terulur padaku . Dan apa aku tak salah dengar dia menyebutku “MENARIK”?

” Aku ,,,Sooyoung , angkatan 2007 ,  Kelas Musik Klasik . ” ujarku menyambut uluran tanganya . Dia tersenyum ke arahku , ada aura jail tercemin dari tatapanya dan sebuah rasa Sedih?

  ” Siapa dia? Siapa yang mebuatmu sesedih itu ? “,kali ini Sooyoung harus menjahit mulutnya karena berkata sesuatu yang membuat Kyuhyun terbelalak kaget . 

 Mati kau Choi Sooyoung . 

********************

Author POV –

Yeoja itu berdiri membelakangi Kyuhyun . Tubuh semampainya dibalut gaun pitch cerah yang senada dengan kulit mulusnya . Rambutnya yang menjuntai melewati bahu terkibar dengan apik mengikuti buaian angin .

Seohyun sedang menyambut mentari pertama yang muncul setelah musim dingin berakhir .Kyuhyun hanya bisa memandangnya dengan kebahagiaan tersendiri . Seohyun terlihat seperti dewi musim semi dengan penampilan seperti itu . ” Apa kau begitu bahagia ? “, ujar Kyuhyun seraya melangkahkan kakinya keluar dari lindungan pohon .

” Oppa ?”, Seohyun menghentikan ritualnya untuk menyambut Kyuhyun . ” Kemarilah , aku akan menunjukkanmu sesuatu . “, ajak Seohyun seraya meraih tangan kanan Kyuhyun . ” Ikuti aku . ” , perintahnya kemudian merentangkan tanganya lebar – lebar untuk merasakan hembusan angin . ” Kajja . “, Kyuhyun hanya tersenyum lembut ke arahnya sebelum mengikuti intruksi Seohyun . ” Sekarang , pejamkan matamu dan tengadahkan wajahmu ke sinar mentari . ” ,

Kyuhyun kembali tersenyum . Ditatapnya wajah Seohyun dari samping . ” Kau terlihat lebih kurus ? “,

Seohyun membuka matanya . Wajahnya sedikit kesal karena Kyuhyun merusak ritualnya . ” Oppa , kenapa kau tak memejamkan wajahmu . “,

” Apa kau menjalani diet ?, ”

Seohyun tak berani menatap wajah Kyuhyun . ” Anio .”, Kyuhyun merasa ada yang aneh dengan Seohyun belakangan ini .

” Apa ada sesuatu yang sala , Seo ? Kenapa kau tak menceritakan padaku ?”,

” Gwencana , Oppa . Aku hanya sedikit lelah dengan persiapan konser tunggalku di Madison Garden . ” 

Kyuhyun tahu Seohyun berbohong . Tapi dia hanya tersenyum maklum . ” Jaga kesehatanmu . Aku tak ingin kau terlalu memaksakan diri . ” , ujar Kyuhyun seraya membelai rambut Seohyun . 

Seohyun menatap Kyuhyun dengan tatapan yang tak bisa diartikan . Kyuhyun merasa Seohyun sedang menyembunyikan sesuatu . Tapi dia tak ingin memaksakan Seohyun untuk menceritakan apa yang ingin disimpanya . 

” Kau sudah makan ?”,

Seohyun menggeleng lembut . ” Kalo begitu kita makan ?”, ajak Kyuhyun seraya mengandenga tangan Seohyun . 

” Oppa tunggu . “, ujar Seohyun menghentikan langkah mereka . ” Ada yang ingin ku bicarakan padamu . ” , mata jernih Seohyun terlihat begitu tertekan ,perlahan dia menepis genggaman Kyuhyun . ” Aku akan keluar dari SAS setelah konserku berakhir . ”

Kyuhyun tak tahu harus berkata apa . ” Apa kau berencana melanjutkan kuliah di bidang lain?”, 

Seohyun menggeleng pelan . ” Kau akan bergabung dengan sukarelawan di Somalia ?”, Kyuhyun bertanya , karena tahu Seohyun selalu bercita-cita ingin menjadi sukarelawan di Negara berkembang .

Seohyun terdiam sesaat sebelum berkata . “Aku sakit , Oppa . ”

Kyuhyun merasa kebingungan sesaat . ” Apa kau ingin aku mengantarmu pulang ?”, 

Mata Seohyun sudah mulai berkaca-kaca . ” Aku sakit , Oppa . Aku sakit . ” 

Kyuhyun mencoba membaca pikiran Seohyun . ” Apa maksudmu Seo ? “. Kyuhyun tahu jawaban dari pertanyaanya akan membuatnya hancur . 

” Aku mengidap Leukimia , Oppa .”

 ” Katakan kau hanya bercanda Seo ? Kau tak mungkin … kau adalah gadis yang sehat .. kau kau masih begitu mudah . “, Kyuhyun merasa marah bercampur sedih dia benci tak dengan segala yang diluar jangkauan .

” Aku sudah menyerah dengan terapi setahun lalu Oppa . Aku tak ingin hidup seperti orang sakit . Dokter memintaku untuk hidup secara normal .”.

” Kenapa kau baru mengatakanya sekarang Seo . Kenapa kau tak menceritakan ini dari dulu ?”,

” Aku tak bisa , Oppa . Aku tak bisa mnceritakan kepada orang lain .”,

” Termasuk aku ?”, bentak Kyuhyun , merasa marah Seohyun mengangapnya hanya sebagai orang lain .

” Terutama padamu , Oppa . ” Seohyun mulai menangis . ” Aku sudah menyerah pada Tuhan . Aku tak punya alasan untuk marah pada Tuhan akan penyakitku  sampai aku bertemu denganmu . Aku merasa marah kenapa Tuhan begitu tak adil padaku , kenapa dia mengirimu setelah aku bisa menerima penyakit ini . Aku mencintaimu Oppa . Tapi sepertinya kita tak akan bisa bersama . “,

Kyuhyun mematung sendiri . Seohyun sudah pergi meninggalkanya . Perkataan Seohyun mengendap perlahan di fikiranya . Kyuhyun tak sadar air mata sudah menggenangi pipinya . Dia tak pernah menangis untuk apapun . Seohyun telah membuatnya merasakan banyak hal yang tak pernah dia rasakan dalam hidupnya , termasuk kesedihan ini .

*************

Kyuhyun berdiri di tempat yang sama seperti 4 tahun lalu . Musim yang sama , mentari yang sama , dan kepedihan yang sama . Kenangan itu kembali berkelebat di ingatan Kyuhyun . Dia tak suka orang lain bisa membaca ke dalam hatinya . Kyuhyun merasa sedikit terkejut Sooyoung yang baru pertama ditemuinya bisa tahu kesedihan yang disimpan Kyuhyun di dasar hatinya .

” Kyuhyun ?”, Suara seorang namja membuyarkan lamunan Kyuhyun . Dia menoleh pada lelaki yang memanggilnya .

” Siwon , Hyung . “, Kyuhyun gembira sekali , baru sehari kembali di Korea dia sudah diberi kesempatan bertemu dengan sahabat-sahabat terdekatnya . Setelah Sungmin kini Siwon .

” Bagaimana kabarmu ?”, tanya Siwon seraya memeluk dongsaengnya itu dengan rasa sayang .

” Baik . Apa yang kau lakukan di sini , Hyung ? Bukankah kau sudah bekerja menjadi President Direktur Shidaee Art ?”,

Siwon mengaguk mengiyakan . ” Ada orang yang ingin ku temui . Bagaimana denganmu apa yang mebawamu kemari ?”,

Kyuhyun menghela nafas , ” Aku merindukan tempat ini . “, jawab Kyu seraya menyapukan pandangan kesekelilingnya .

Siwon meandangya dengan prihatin . ” Apa kau sudah berkeliling ?”, tanya Siwon mengalihkan pembicaraan .

” Ne . Tapi aku belum makan . Maukah kau menteraktirku ? “, goda Kyuhyun yang disambut dengan gembira oleh Siwon .

*****************

Sooyoung POV –

Kelas sudah dimulai sejam yang lalu . Tapi Kang Sungsaemin belum juga memanggil namaku . Saat ini Yuri sedang memainkan quarter dari Mozart dengan sangat cemerlang . Dia memang anak kesayangan di kelas Cello . Aku mencoba mengamati partitur nada di hadapanku . Saat undian tadi aku mendapat gubahan ciptaan August Rush . Aku merasa khawatir karena jenis musik August Rush yang didominasi oleh jenis teknik Staccato yang mengandalkan permainan cepat dan akurat .

” Choi Sooyoung .”, aku terperanjat kaget saat suara Pak Kang memanggil namaku . Demi apapun di dunia ini . Semoga aku lulus di ujian kali ini . Aku bahkan tak sanggup membayangkan bagaimana nasibku jika kali ini aku juga tak lulus .

” Cello-ah , kau harus membantuku . Mari  bekerja bersama . “, ujarku dalam hati . Aku duduk di kursi yang selalu disebut oleh kawan-kawanku sebagai kursi panas . Aku mencoba menghela nafas sebelum aku menggesekkan bow-ku ke strings . Dan ….. semua terdiam .

Jejreettt ,,,jret ,jrettttttttt …# suara apa ya ini hahaha , anggap suara Cello .

Aku memandang Pak Kang dengan sebelah mata . Aku mebuat kesalahan besar di awal permainan . Keringatku sudah mengucur deras , aku tahu saat ini Pak Kang sedang memperhatikanku di balik kacamata bulan separonya .

Aku kembali mengulang nada C , kali ini lebih lembut . Karena kekuatanku adalah di teknik Legato ,aku mulai rileks di bagian ini . Walau ada miss di bagian perempat permainan tapi segalanya terkendali hingga akhir .

Aku baru sadar aku menahan nafas dari tadi . Semua yang ada di kelas bertepuk tangan . Aku mengusap peluh di dahiku dengan lega . Kali ini tinggal penilaian . Aku menunggu dan menunggu Pak Kang mencela permainanku yang berantakan . Tapi dia menatapku dengan tatapan LEMBUT ?

Ya Tuhan apa artinya kali ini aku akan Lulus . Pak kang mendekat ke arahku , dan menyunggingkan senyum di wajahnya . ” Selamat Nak , akhirnya kau lulus . “, Aku spontan langsung menjerit bahagia dan memeluk Pak Kang yang ada di hadapanku . Aku menebarkan senyuman terbahagia seumur hidupku , seakan kemarin aku tak dipecat dari pekerjaanku , seakan Siwon tak mencampakankua, segalanya seperti indah di mataku sampai Pak Kang melanjutkan . ” Setelah kau mengambil kelas ini lagi tahun depan . “,

” Maaf?”, Semua kebahagiaan itu seakan terpaus dan diputar ke belakang . “Tunggu , apa maksud perkataan bapak ?” .

” Bagaimana kau bisa menyebut dirimu Cellis kalo kau bahkan takmampu memberikan jiwamu pada permainanmu . Teknik dan caramu memainkan gubahan itu memang sudah cukup bagus , tapi kau memainkanya tanpa perasaan sedikitpun . Apa sebenarnya tujuanmu memilih menjadi Cellis Nona Choi ? . Seseorang tak dikatakan musisi hanya dengan teknik permainanya yang bagus . Kau patut tidak lulus sampai kau mampu menyatukan permainanmu dengan jiwamu . ”

Aku ternganga di depan kelas . Aku hampir menangis mendengar ucapan dari Pak Kang . Aku merasa malu sekaligus sadar , bahwa aku memang bersalah . Aku tak benar-benar ingin menjadi Cellis . Aku bermain dengan setengah hati .

” Musik yang mengalun dari Cello mahalmu itu seperti tubuh kosong yang tak memiliki jiwa . Kau harus belajar lebih banyak lagi . “,

Aku mengagguk perlahan . Harga diriku yang tersisa memberiku kekuatan untuk kembali ke bangkuku dan melanjutkan kelas hingga satu jam ke depan .

*** *********

Author POV-

Yuri menghampiri Sooyoung di bangkunya . Dia merasa prihatin akan keadaan Sahabatnya yang masih schok dengan komentar pedas  Pak Kang . ” Gwencana ? “, sapa Yuri menepuk pundak Sooyoung dengan lembut . ” Tahun depan kau pasti lulus .”, hibur Yuri yang membuat Sooyoung semakin menderita .

” Aku memang bersalah Yul . Aku tak memainkanya dengan sepenuh hati . Aku hanya terkejut Pak Kang mengatakanya di depanku . “,

” Kau sudah cukup baik tadi . Kau hanya perluh belajar tentang menyatukan teknikmu dengan jiwamu . Aku akan membantumu , ”

Sooyoung menatap sahabatnya itu dengan penuh rasa trimakasih . ” Apa kau tak lapar ?”,

Yuri yang tadi merasa iba pada Sooyoung langsung mengubah wajahnya masam . ” Ya ! Jangan bilang kau ingin aku meneraktirmu lagi. ”

Sooyoung hanya mengagguk -angguk dengan polos . ” JANGAN HARAP!”, tegas Yuri kesal . ” Kau makan seperti monster . Kau bahkan menghabiskan jatah uang sakuku selama sebulan . Cukup sekali aku tertipu olehmu . ” , omel Yuri . Sooyoung merasa tersinggung dengan perkataan Yuri .

” Apa kau kira aku tak bisa membayar makananku sendiri ? Aku juga bisa menteraktirmu . “,

” Ck, ck,ck,ck Choi Sooyoung . Apa kau lupa kau selalu berkata seperti itu di awal . Kemudian pada akhirnya apa? Aku yang membayar semua makananmu . Sudahlan aku mau makan bersama tapi jika kau berjanji akan membayar sendiri makananmu  .”,

Sooyoung masih kesal dengan penghinaan sahabatnya , tapi memang benar selama ini Yuri sudah sangat baik padanya .

” Baiklah , Kajja. ”

” Apa kau yang bernama Choi Sooyoung ?”, ujar seorang Yeoja yang mengenakan pakaian mewah . Yuri dan Sooyoung menoleh bersama ke arah yeoja cantik itu. Sekali lirikan saja mereka sudah tahu dia bukan mahasiswa SAS . Dia terlalu berkelas untuk ukuran mahasiswa traineer .

Sooyoung mengamati wajah yeoja asing itu . Sepertinya dia pernah bertemu dengan yeoja ini , tapi Sooyoung lupa kapan dan dimana tepatnya .”

” Maaf , apa aku mengenalmu ?”,

Yeoja itu tersenyum tipis , jenis senyum yang dipaksakan , ” Aku Tifanny . Hwang Stefanny , kekasih Choi Siwon .”,

Yuri membelalak kaget ke arah yeoja itu kemudian menatap Sooyoung yang memperlihatkan ekspresi tak terbaca. ” Younggi , apa yang sebenarnya terjadi ?”,

” Permainan baru di mulai Yuri . Bersiaplah .”

****************

– TBC – 

Aduuuh gmana chingu jelek ya . Pasti deh pada sebel mana SOWON mana? heheheh , jawabnya ada di next chapter . Ini memang sebuah cerita tentang sebuah kebesaran hati untuk memaafkan seseorang yang sangat kita cintai . Kenapa banyak Kyuhyun? Kenapa ? pasti itu yang ada di pikiran Chingu sekalian . Heheh ini adalah gaya adaya menulis , adaya suka mikir bagaimana kalau antagonis banyak peran dan bukan sampingan . Bagaimana kalau love square itu bener bener dapat bagian rata ? , Ini tetap cerita SOWON kok , heheh mian kalo jelek ya dan gak banyak SOWON moment di sini . Tapi Adaya janji next chapter seru ..SOWON SOWON semua teriak SOWON 😛 .

Mian kalau banyak Taypo bertebaran … Dont be silent readers ya … Bye ….

Advertisements

29 thoughts on “[ FF ] Baby Don’t Cry -Chapter 2-

  1. uwaaa. Kasian kyuhyun seonya punya penyakitt, menyedihkan..

    Tiffany nyebelin bikin ESMOSI aja

    Tapi soowonnya terlalu sedikit.
    di tunggu ya lanjutsnnya

    • 🙂 ne …itu sudah saya kasih tahu kan chingu heheh mian banyak kyuyongnya biar kesanya Kyuhyun hidup di cerita ini heheh …Gumawo komentarnya

  2. Annyeong saya reader baru disini…
    Wah… Ceritanya DAEBAK !!! Seru.. Ditunggu lanjutannya…
    Oh ya, aku minta alamat yang Versi “Kyuyoung” ya…
    Gomawo..

  3. Annyeong haseyo…
    Wahh ceritanya seru nieh, ver.SooWon and Kyuyoung…
    Tiffany menyebalkan ya, bahkan sangat menyebalkan….
    Semoga Siwon sadar ya….hhaha
    Aku mau berkunjung ke blog mu thor, mau baca ver.Kyuyoung
    Next part aku tunggu
    Hwaiting

    • annyeong chingu gumawo sudah baca , heheh silahkan saja bekunjung 🙂 , tapi di blog sampai chapter 3 sama dengan chapter 2 di blog ini selebihnya beda heheh . Itu silahkan lanjutanya chapter 2 dan 3 sudah saya post di sini , mampir juga ya . Gumawo sudah mau mampir dna meninggalkan jejak , BP saya bisa dikunjungi di http://adayamuminah.blogspot.com/ silahkan mampir , yang chapter 1 gak usah baca lagi . Oh ya ada juga lohh FF lain yang lumayan seru 🙂 ,,,,

    • Bikin bingung ya ceritanya 😦 mianeyo Chingu ….. ne itu lupa di kasih keterangan di chapter 3 udah ada keterangnya kok hehehhe 🙂 gumawo atas sarannya 🙂

  4. haduhh kasian soo eonnie d suruh ngulang kelas lagi, apa ya kira-kira tujuan fany eonnie ketemu soo eonnie??
    Lanjut part 3 🙂

  5. waaaa tiffany gak tau malu juga ya…
    kasian soo eonnie menderita banget nasib hidupnya T_T
    semoga akan lebih baik nasibnya nanti
    siwon oppa sadarlah!! kasian soo eonnie
    keren thor ><

  6. wahk permainan apa ya kiranya yg soo maenin, salut dh sma soo yg bsa move on stlh d khianati siwon..
    senang nya ada moment seokyu nya jga, sampe nangis aku baca partnya ,apakh seo nya meninggal ya

  7. Aaaaa, aku udah baca part 1nya tapi gak komen karena keseriusan mau buka lanjutannya._. Tipaniiiii-_- sumpah si tipani minta dibacok. Tapi kok model nulis eon berubah ya?.-. biasanya sih kayak novel tapi ini kayak fanfiction biasa, heheh._.v (?)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s